Search Header Logo

Quiz Pretest

Authored by Muhammad Faizal

Other

9th - 12th Grade

Quiz Pretest
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • Ungraded

1. Bacalah teks berikut dengan cermat! Devide et impera menjadi salah satu senjata kongsi dagang Belanda (VOC) untuk menguasai Nusantara. Istilah ini berasal dari bahasa Spanyol yang kurang lebih artinya ‘belah dan kuasai’. Istilah ini merujuk pada sebuah strategi perang yang dikombinasikan dengan politik, ekonomi, dan sosial untuk menguasai sebuah wilayah atau kelompok. Cara ini bahkan dijadikan kebiasaan oleh VOC dalam hal politik, militer, dan ekonomi untuk melestarikan penjajahannya di Indonesia. Orientasinya adalah mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan menaklukkan raja-raja di Nusantara. Misalnya dalam kasus Kerajaan Mataram, posisinya semakin melemah karena terbagi menjadi empat wilayah terpisah. Dalam konteks lain, devide et impera juga berarti mencegah kelompok-kelompok kecil untuk bersatu menjadi sebuah kelompok besar yang lebih kuat. Kondisi ini terasa sekali ketika kita didera pandemi Covid-19. Kita tak sadar bahwa pro kontra terhadap sebuah kebijakan publik misalnya, justru memperoleh panggung daripada upaya bersama untuk keluar dari pandemi ini. Kondisi di masyarakat saat itu seperti terkena “politik belah dan kuasai”. Ego “siapa kami” lebih mengemuka dibandingkan “inilah kita!”. Media sosial menjadi ajang untuk mengaduk-aduk jejak digital masa kelam. Lantas, langkah yang sudah mulai ke depan kembali mundur. Upaya untuk membentuk imunitas komunal pun memperoleh hambatan justru di pusat kasus. Misalnya, hasil survei mencatat persentase warga DKI Jakarta yang menolak vaksinasi Covid-19 paling tinggi di Indonesia, yakni 33 persen. Kita patut merenungkan ucapan ahli virus, Faheem Younus, “Orang yang terpecah tidak bisa menang melawan virus yang bersatu.” Simpulan yang tepat bacaan di atas adalah ….

Pemerintah Belanda dapat menguasi selurruh wilayah Nusantara dalam waktu yang lama karena menerapkan strategi devide et impera

Strategi devide et impera berupaya mencegah kelompok-kelompok kecil bersatu menjadi sebuah kelompok besar yang kuat.

Media sosial dapat menjadi sarana mengekspresikan pro dan kontra dalam menyikapi kebijakan publik untuk menghadapi masalah

Kerajaan Mataram terbagi menjadi empat wilayah terpisah karena adanya perebutan wilayah dan perpecahan para pemimpinnya.

Kesepahaman dan kebersamaan semua pihak merupakan faktor penting dalam upaya menghadapi dan menyelesaikan permasalahan.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • Ungraded

2. Bacalah teks berikut dengan cermat! Meskipun mobil listrik tidak dapat dikatakan sebagai penemuan abad ke-21, teknologi ini baru dipopulerkan beberapa tahun terakhir. Mobil listrik adalah mobil dengan mesin pendorong berupa motor listrik yang energinya diambil dari baterai isi ulang. Berita paling menonjol dalam teknologi ini di antaranya adalah usaha pembangunan tempat pengisian daya pengganti pompa bensin. Pada dasarnya, stasiun pengisian daya dapat ditempatkan di mana saja, bahkan di rumah sekalipun. Dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal, mobil listrik lebih senyap dan tidak memiliki emisi gas buang. Mobil listrik hemat energi dan tidak menyebabkan banyak polusi udara dan suara. Mobil listrik ini merupakan alternatif yang baik yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan, termasuk lingkungan atmosfer yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim adalah masalah nyata dan tantangan terhadap pemanasan global yang merupakan persoalan sangat serius yang harus ditemukan solusinya. Kendaraan listrik juga hadir dengan beberapa kekurangan. Salah satunya adalah bahwa stasiun pengisian daya tidak tersedia di semua area dan bahkan mungkin sulit ditemukan. Paket baterai di kendaraan listrik lebih mahal untuk diganti daripada yang ada di kendaraan biasa karena kapasitas dayanya harus besar. Akibatnya, waktu pengisian baterai lama dan volume ataupun berat baterai sangat besar sehingga mobil listrik menjadi lebih berat. Daya yang bisa disimpan baterai sampai saat ini masih terbatas yang berakibat baterai seperti tidak berguna untuk berkendara jarak jauh. Sejumlah pemerintah di dunia telah memperkenalkan kebijakan untuk mendukung adopsi masal kendaraan listrik. Berbagai kebijakan telah ditetapkan untuk memberikan insentif nonmoneter, subsidi untuk penyebaran infrastruktur pengisian daya, dan peraturan jangka panjang dengan target khusus. Inti kebijakan tersebut adalah mendorong pengembangan dan penggunaan mobil listrik. Kebijakan ini perlu didukung mengingat kelebihan-kelebihan mobil listrik yang telah dikemukakan di atas dan bahan bakar fosil yang akan habis dalam waktu yang tidak lama lagi. Kekurangan dari mobil listrik, sesuai bacaan, adalah…

Teknologi baterai belum berkembang baik dan harganya mahal
Waktu pengisian baterai sangat lama seperti baterai untuk mobil biasa
Stasiun pengisian baterai tidak bisa dibangun di sembarang tempat
Daya baterai mobil listrik tidak sebesar daya baterai mobil biasa
Menyebabkan perubahan iklim yang harus ditangani secara serius

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • Ungraded

3. Bacalah teks berikut dengan cermat! Meskipun mobil listrik tidak dapat dikatakan sebagai penemuan abad ke-21, teknologi ini baru dipopulerkan beberapa tahun terakhir. Mobil listrik adalah mobil dengan mesin pendorong berupa motor listrik yang energinya diambil dari baterai isi ulang. Berita paling menonjol dalam teknologi ini di antaranya adalah usaha pembangunan tempat pengisian daya pengganti pompa bensin. Pada dasarnya, stasiun pengisian daya dapat ditempatkan di mana saja, bahkan di rumah sekalipun. Dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal, mobil listrik lebih senyap dan tidak memiliki emisi gas buang. Mobil listrik hemat energi dan tidak menyebabkan banyak polusi udara dan suara. Mobil listrik ini merupakan alternatif yang baik yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan, termasuk lingkungan atmosfer yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim adalah masalah nyata dan tantangan terhadap pemanasan global yang merupakan persoalan sangat serius yang harus ditemukan solusinya. Kendaraan listrik juga hadir dengan beberapa kekurangan. Salah satunya adalah bahwa stasiun pengisian daya tidak tersedia di semua area dan bahkan mungkin sulit ditemukan. Paket baterai di kendaraan listrik lebih mahal untuk diganti daripada yang ada di kendaraan biasa karena kapasitas dayanya harus besar. Akibatnya, waktu pengisian baterai lama dan volume ataupun berat baterai sangat besar sehingga mobil listrik menjadi lebih berat. Daya yang bisa disimpan baterai sampai saat ini masih terbatas yang berakibat baterai seperti tidak berguna untuk berkendara jarak jauh. Sejumlah pemerintah di dunia telah memperkenalkan kebijakan untuk mendukung adopsi masal kendaraan listrik. Berbagai kebijakan telah ditetapkan untuk memberikan insentif nonmoneter, subsidi untuk penyebaran infrastruktur pengisian daya, dan peraturan jangka panjang dengan target khusus. Inti kebijakan tersebut adalah mendorong pengembangan dan penggunaan mobil listrik. Kebijakan ini perlu didukung mengingat kelebihan-kelebihan mobil listrik yang telah dikemukakan di atas dan bahan bakar fosil yang akan habis dalam waktu yang tidak lama lagi. Menurut bacaan, alasan utama dikembangkannya mobil listrik adalah ….

Baterai mobil biasa mengandung logam berbahaya yang menyebabkan polusi udara
Rumah dapat dijadikan tempat pengisian baterai mobil
Gas buang yang dihasilkannya ramah lingkungan
Mobil listrik semakin populer dalam beberapa tahun terakhir di masyarakat
Cadangan minyak bumi akan segera habi

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • Ungraded

Media Image

4. Bacalah teks berikut dengan teliti! Fenomena pernikahan usia dini telah berkurang di berbagai negara dalam tiga dekade trakhir. Namun, fenomena tersebut masih banyak terjadi di negara berkembang, Indonesia menempati urutan ke-37 dari 158 negara di dunia yang memiliki kasus pernikahan usia dini yang tinggi. sementara itu, di antara negara ASEAN, Indonesia menempati urutan kedua setelah Kamboja (UN DESA, 2011). Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia(SDKI) tahhun 2012, 17 persen perempuan yang berusia 20-24 tahun melaporkan bahwa mereka menikah sebelum berusia 18 tahun dan 3 persen lainnya menikah sebelum berusia 15 tahun. Pernikahan usia dini memiliki beberapa dampak negatif. semua perempuan yang menikah di usia dini beresiko tinggiuntuk bercerai. Hal tersebut dipicu oleh perkembangan emosi yang masih belum matang. sebagian dari perempuan yang beresiko tinggi untuk bercerai mengalami kekerasan dalam rumah tangga.Selain itu, anak perempuan berusia 10-14 tahun berisiko lima kali lipat untuk meninggal saat hamil maupun bersalin dibandingkan kelompok usia 20-24 tahun, sementara risiko ini meningkat dua kali lipat pada kelompok usia 15-19 tahun. Ditemukan pula bahwa 14 persen bayi yang lahir dari ibu berusia remaja di bawah 17 tahun adalah prematur. Menurut Nurhayati(2015), pengetahuan akan dampak pernikahan usia dini berkontribusi kuat terhadap sikap dan pengambilan keputusan untuk menikah di usia dini. Semakin tinggi pengetahuan perempuan tentang dampak tersebut, sikap terhadap pernikahan dini semakin negatif. Ketika seorang perempuan memiliki sikap negatif terhadap pernikahan usia dini, keputusan mereka untuk melakukan pernikahan tersebut dapat dicegah. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan yang sikapnya negatif terhadap pernikahan dini akan memiliki kemungkinan kecial untuk melakukan pernikahan dini. Salah satu alsannya adalah perempuan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bekerja dan memiliki penghasilan sendiri. Biasanya, kelompok ini adalah mereka yng tinggal di kota besar. Data pernikahan dini di Indonesia disajikan pada tabel Simpulan apa yang dapat ditarik dari paragraf 3 ?

Jika pengetahuan wanita mengenai dampak pernikahan usia dini semakin tinggi, wanita lebih memilih berkarier dibandingkan menikah.
Semakin tinggi penghasilan wanita, semakin tinggi kemungkinanya untuk tinggal di kota besar
semakin tinggi penghasilan wanita, semakin tinggi pengetahuannya mengenai dampak pernikahan dini
Jika pengetahuan wanita mengenai dampak pernikahan usia dini semakin tinggi, keputusannya untuk menikah di usia dini dapat dicegah
Semakin tinggi kemungkinan seorang wanita tinggal di kota, semakin tinggi pengetahuannya mengenai dampak pernikahan dini.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • Ungraded

Media Image

5. Bacalah teks berikut dengan teliti! Fenomena pernikahan usia dini telah berkurang di berbagai negara dalam tiga dekade trakhir. Namun, fenomena tersebut masih banyak terjadi di negara berkembang, Indonesia menempati urutan ke-37 dari 158 negara di dunia yang memiliki kasus pernikahan usia dini yang tinggi. sementara itu, di antara negara ASEAN, Indonesia menempati urutan kedua setelah Kamboja (UN DESA, 2011). Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia(SDKI) tahhun 2012, 17 persen perempuan yang berusia 20-24 tahun melaporkan bahwa mereka menikah sebelum berusia 18 tahun dan 3 persen lainnya menikah sebelum berusia 15 tahun. Pernikahan usia dini memiliki beberapa dampak negatif. semua perempuan yang menikah di usia dini beresiko tinggiuntuk bercerai. Hal tersebut dipicu oleh perkembangan emosi yang masih belum matang. sebagian dari perempuan yang beresiko tinggi untuk bercerai mengalami kekerasan dalam rumah tangga.Selain itu, anak perempuan berusia 10-14 tahun berisiko lima kali lipat untuk meninggal saat hamil maupun bersalin dibandingkan kelompok usia 20-24 tahun, sementara risiko ini meningkat dua kali lipat pada kelompok usia 15-19 tahun. Ditemukan pula bahwa 14 persen bayi yang lahir dari ibu berusia remaja di bawah 17 tahun adalah prematur. Menurut Nurhayati(2015), pengetahuan akan dampak pernikahan usia dini berkontribusi kuat terhadap sikap dan pengambilan keputusan untuk menikah di usia dini. Semakin tinggi pengetahuan perempuan tentang dampak tersebut, sikap terhadap pernikahan dini semakin negatif. Ketika seorang perempuan memiliki sikap negatif terhadap pernikahan usia dini, keputusan mereka untuk melakukan pernikahan tersebut dapat dicegah. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan yang sikapnya negatif terhadap pernikahan dini akan memiliki kemungkinan kecial untuk melakukan pernikahan dini. Salah satu alsannya adalah perempuan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bekerja dan memiliki penghasilan sendiri. Biasanya, kelompok ini adalah mereka yng tinggal di kota besar. Data pernikahan dini di Indonesia disajikan pada tabel Berdasarkan paragraf 2, manakah simpulan di bawah ini yang BENAR?

sebagian perempuan yang mengalami masalah kehamilan belum matang secara emosional
sebagian perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga mengalami masalah kehamilan.
sebagian perempuan yang perkembangan emosinya belum matang tidak menikah di usia dini.
sebagian perempuan yang menikah di usia dini mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
ebagian perempuan yang bercerai tidak mengalami masalah kehamilan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?