
SELEKSI OLIMPIADE LITERASI NUMERASI
Authored by Kusuma Wardani
World Languages
9th - 12th Grade
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh
“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, 'Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.' Aku kecewa, Yah.”
“Hmm... Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.
“Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”
“Pandora L? Apa itu, Yah?”
“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.
Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan. Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.
(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)
Di bawah ini adalah hal-hal yang menjadi topik pembicaraan antara tokoh Aku dan Ayah, kecuali ....
kekurangan air di musim kemarau
alat untuk mengolah air
pengadaan biaya untuk pemasangan pandora
penanaman belimbing wuluh
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Mengenang Katherine Johnson, Manusia Komputer dari NASA
Sumber: tekno.tempo.co/read/1314311/mengenang-katherine-johnson-manusia-komputer-dari-nasa
Disadur oleh: Tyas.
Senin, 2 Maret 2020, 09:57 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat NASA kehilangan orang yang sangat penting dalam bidang upaya eksplorasi luar angkasa awal Amerika. Orang itu adalah seorang matematikawan yang dijuluki manusia komputer, yaitu Katherine Johnson. Ia telah meninggal pada usia 101 tahun pada 24 Februari 2020.
Administrator NASA Jim Bridenstine melalui akun Twitter-nya mengabarkan berita duka itu. "Dia adalah pahlawan Amerika dan warisan kepeloporannya tidak akan pernah dilupakan," bunyi unggahan Bridenstine, seperti dikutip VOA News, akhir pekan lalu.
Katherine adalah perempuan keturunan Afrika-Amerika yang bekerja dalam program luar angkasa NASA. Dia dan rekan-rekannya dikenal sebagai manusia komputer pada tahun-tahun awal upaya NASA untuk memulai program misi luar angkasa.
Mereka menggunakan pensil, penggaris geser, dan mesin penghitung mekanis untuk menghitung jalur roket dan pengorbit di atmosfer dan di luar angkasa. Katherine bekerja pada misi pertama untuk menempatkan orang Amerika di luar angkasa pada tahun 1961. Dia juga mengonfirmasi perhitungan komputer yang dibuat oleh komputer IBM pada 1962.
Katherine sempat menerima Presidential Medal of Freedom dari Presiden Barack Obama pada 2015. Saat itu, Administrator NASA Charles Bolden memujinya sebagai pemikir besar yang ikut menentukan arah perkembangan NASA dan Amerika Serikat.
Katherine tumbuh di Virginia Barat saat pendidikan bagi orang Afrika-Amerika dibatasi. Namun, kecerdasan otak membawanya ke West Virginia State College pada usia 15 tahun. Dia juga merupakan salah satu murid kulit hitam pertama yang memasuki sekolah pascasarjana di West Virginia University pada 1938.
Kemudian, Katherine bekerja untuk sebuah lembaga yang kini bernama NASA dan pensiun pada 1986. Dia mengatakan sangat bangga menghitung jalur untuk pendarat bulan dan pesawat ruang angkasa komando yang mengorbit untuk perjalanan pertama ke bulan, Apollo 11.
Katherine menggambarkan kemampuannya di NASA dengan menjelaskan, "Anda beri tahu saya kapan dan di mana Anda ingin turun, dan saya akan memberi tahu Anda di mana dan kapan, serta bagaimana cara meluncurkannya," katanya.
Sepanjang masa pendidikannya, Katherine Jonhson berkata bahwa dia berhasil karena dia selalu bertanya–bahkan saat orang-orang mencoba mengabaikannya, dia tetap mengangkat tangannya.
---
Khaterine Johnson mampu bersekolah di West Virginia State College saat pendidikan bagi orang Afrika-Amerika dibatasi di Virginia Barat. Hal tersebut disebabkan oleh ....
kemampuan yang luar biasa
kesehatan yang tidak memadai
orang tua yang pindah kerja
rasisme yang berkembang
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Peluang Bioindustri, Potensi Teripang untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Indonesia
Setelah bergabung dengan tim lingkungan hidup di Bank Dunia tahun lalu, saya menantikan banyak hal, salah satunya adalah melihat terumbu karang yang luar biasa di Negara Indonesia. Dalam sebuah perjalanan baru-baru ini ke Pusat Bioindustri Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Lombok, saya melihat secara langsung seberapa besar potensi teripang.
Sejujurnya, teripang yang saya lihat (Holothurian scabra) tidak terlalu menarik. Saya tidak tertarik untuk menyentuhnya apalagi memakannya, tetapi ternyata hewan ini memiliki harga yang sangat mahal. Teripang telah lama diminati di Asia dan Timur Tengah. Studi ilmiah menemukan bahwa hewan kecil berlendir ini penuh dengan nilai nutrisi, mengandung mineral yang luar biasa tinggi, serta menjadi bahan obat. Setelah para ilmuan lebih banyak mempelajari teripang, permintaan global meroket yang membuat konsumen dan perusahaan farmasi dari Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok berebut teripang.
Permintaan teripang yang meningkat mengarah pada panen yang tidak berkelanjutan. Integrated Sustainable Oceans Program dari Bank Dunia mendukung pemerintah Indonesia dalam mengatasi eksploitasi laut yang tidak berkelanjutan melalui Program Coral Reef Rehabilitation and Management Program Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI). Di Pulau Lombok, COREMAP – CTI membantu mendanai Pusat Bioindustri LIPI, yaitu wadah para ilmuwan untuk melihat bagaimana komunitas lokal dapat membiakkan berbagai jenis teripang untuk dijual. Tingkat kemiskinan di wilayah pesisir Indonesia ini lebih tinggi daripada rata-rata nasional. Diversifikasi mata pencaharian di masyarakat yang bergantung pada perikanan sangat penting.
Karena nilai pasar yang tinggi, biaya awal yang rendah, dan persyaratan teknologi minimal, budidaya teripang bisa menjadi kunci untuk memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan ketahanan pedesaan, serta mengurangi tekanan pada habitat sensitif. "Kami memiliki rencana besar untuk masa depan. Pada saat ini, kami sedang memperluas penelitian tentang spesies dengan potensi komersial. Kami juga berencana untuk memperkuat hubungan antara penelitian dan aplikasi, termasuk berbagi teknologi dan penelitian kami dengan sektor swasta dan komunitas lokal,” ungkap Peneliti senior LIPI Hendra Munandar di Pusat Bioindustri.
Saat meninggalkan Pusat Bioindustri, saya menyadari betapa perasaan saya tentang teripang telah berubah. Walaupun masih tidak ingin memakannya, saya tidak sabar untuk melihat bagaimana investasi dalam modal pembangunan manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi akan menawarkan peluang besar untuk mengubah mata pencaharian pesisir pedesaan. Jika teripang yang tampaknya tidak mencolok memiliki potensi untuk membuat dampak sebesar ini, coba pikirkan hal apa lagi yang ada di bawah lautan Indonesia yang juga memiliki dampak untuk Indonesia dan masyarakatnya.
Penulis: André Rodrigues De Aquino Senior (Natural Resources Management Specialist, Environment and Natural Resources Global Practice, World Bank) Dan David Kaczan (Economist)
Diedit oleh: Eko Budiono
---
"Permintaan teripang yang meningkat mengarah pada panen yang tidak berkelanjutan. Integrated Sustainable Oceans Program dari Bank Dunia mendukung pemerintah Indonesia dalam mengatasi eksploitasi laut yang tidak berkelanjutan melalui Program Coral Reef Rehabilitation and Management Program Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI)."
Apa yang dimaksud dengan kata "berkelanjutan" pada cuplikan kalimat dari paragraf 3 di atas?
Terbatas sumbernya.
Dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.
Mendukung kehidupan.
Mendukung perekonomian.
Pengembangan teknologi tepat guna
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung yang melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan berwarna kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan mencuci tangan.
Guru pembimbing, Amalia Sholihah, menangkap keprihatinan para siswa didiknya. Ia kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. 'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya, kan, berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu melihat hasilnya, mereka sangat bahagia,' tutur Amalia.
Dari penelitian tersebut, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau, tetapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit yang berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.
Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.
Tidak sekadar efektif, harga bahan-bahan tersebut pun terjangkau sehingga siswa mampu membeli. Harga bahan-bahan tersebut berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. 'Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,' ungkap Amalia.
Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. 'Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,' harap Amalia.
(Sumber: Artikel berjudul 'Sebuah Kisah Praktik Baik Pendidikan STEM dari SMPN 23 Bandung', diunduh dari https://edukasi.kompas.com/read/2018/12/20/10462921/sebuah-kisah-praktik-baik-pendidikan-stem-dari-smpn-23-bandung).
Alasan Amalia memilih menggunakan ziolit, pasir aktif, dan filter akuarium adalah ....
bahan mudah di cari
bahan lumayan murah
mudah dibuat
efektif hasilnya
5.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
10 mins • 1 pt
Perempuan-perempuan perkasa
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..
(Hartoyo Andangjaya, 1963.)
(diunduh dari https://indonesianliteraryworks.blogspot.com/2016/09/poetry-perempuan-perempuan-perkasa.html)
Untuk apa perempuan-perempuan itu membawa bakul ke kereta?
(a)
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
10 mins • 1 pt
Oleh: Mindy Paramita / Menur Adhiyasasti
Saat harus #dirumahaja kala Ramadan, semangat kita untuk berbagi harus tetap tinggi. Karena, Ramadan tak hanya sekadar membersihkan diri dengan menahan haus, lapar, dan hawa nafsu, tapi juga berlomba mendapat pahala yang berlipat ganda dalam melakukan hal yang positif, salah satunya dengan bersedekah atau berbagi.
Jika saat keadaan normal berbagi bisa dilakukan secara langsung, kali ini berbagi tetap bisa dilakukan walau sedang #dirumahaja. Apa saja, ya pilihannya?
Berbagi lewat aplikasi online
Ya, online adalah cara termudah untuk bisa bersedekah tanpa harus berinteraksi atau melakukan kontak saat kondisi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti saat ini. Ada banyak pilihan berbagi, mulai dari menolong mereka yang sedang dalam masa pengobatan penyakit lewat Kitabisa.com atau lewat lembaga penyalur zakat seperti Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa bagi mereka yang kurang mampu. Anda tinggal klik pilihan pada siapa Anda ingin mengirimkan bantuan dan situs akan memberikan nomor rekening. Anda pun kemudian akan mendapat laporan pertanggungjawaban saluran donasi.
Mengirimkan makanan pada tetangga atau warga sekitar
Berbagi tak harus pada mereka yang kurang mampu, kita juga bisa saling berbagi dengan tetangga atau warga sekitar rumah. Bagaimana caranya? Jika kita memasak, lebihkan sedikit untuk berbagi. Jika kita memesan makanan secara online, mungkin memesan lebih dari satu bisa menjadi pilihan. Saat mengantar, tetap perhatikan syarat PSBB dengan berjaga jarak dan menggunakan masker. Atau jika Anda memesan secara online, Anda bisa langsung mengirimkan langsung ke alamat penerima. Tak ada alasan untuk tidak beramal salih di bulan baik.
Keranjang berbagi untuk mereka yang membutuhkan
Nah, ini cara baru yang lebih variatif dan marak dilakukan saat PSBB. Beberapa rumah sudah memberlakukan keranjang berbagi. Apa itu? Keranjang berbagi adalah tempat Anda menaruh makanan atau alat pembersih (seperti hand sanitizer, masker, tisue basah, atau disinfektan) yang bisa diambil oleh mereka yang membutuhkan. Bisa ditaruh di teras rumah Anda, atau di pos satpam komplek rumah. Mereka (penghuni komplek juga Anda) bisa menaruh apa saja di dalam kotak atau keranjang, untuk kemudian boleh diambil oleh siapapun (baik ojek online atau mereka yang kurang mampu).
Perhatikan pernyataan berikut!
Pada masa pandemi Covid 19 ini banyak karyawan yang mengalami pemotongan gaji tiap bulan bahkan dikeluarkan dari tempat kerja (kantor). Andai salah satu dari saudara kalian mengalami kejadian di PHK dari kantor dan memilih untuk membuat makanan ringan untuk dipasarkan. Pendapatan hasil pemasaran tidak sebaik saat saudara kalian bekerja di kantor.
Penilaian informasi yang tepat untuk pembaca yang akan membantu orang lain dari rumah adalah ....
Pembaca mendapatkan memilih cara menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan sehingga informasi tersebut bermanfaat.
Pembaca kurang mendapatkan informasi tentang bagaimana cara menyalurkan bantuan lewat applikasi.
Informasi tersebut bermanfaat bagi yang belum pernah membantu dan dapat menggugah hati pembaca untuk mau membantu sesama.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 5 pts
Berbelanja Sepatu dan Tas
Nindy dan Soraya pergi ke Mal Summarecon Bekasi. Ketika memasuki Mal tersebut, mereka melihat banyak toko sepatu dan tas yang sedang melakukan promosi dengan memberikan diskon. Tabel berikut menunjukkan daftar harga dan besarnya diskon pada beberapa toko di Mal Summarecon. Semua toko tersebut menjual barang yang sama.
Nindy ingin membeli sebuah tas dan sepasang sepatu di toko yang sama. Di toko manakah Nindy berbelanja agar mendapatkan harga yang termurah setelah diskon diberlakukan di semua toko?
Pedro
MyPassion
EA7
StlyeQ
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?