Search Header Logo

Understanding Positivism in Geography

Authored by Fitriana Syahar

Science

University

Used 1+ times

Understanding Positivism in Geography
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

11 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa itu positivisme dalam konteks geografi?

Positivisme hanya berfokus pada data kualitatif dan interpretasi subjektif.

Positivisme adalah pendekatan filosofis yang menolak metode ilmiah dalam geografi.

Positivisme dalam geografi adalah pendekatan yang mengandalkan metode ilmiah dan data empiris untuk menganalisis fenomena spasial.

Positivisme dalam geografi menekankan pentingnya narasi budaya dibandingkan dengan bukti empiris.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana positivisme mempengaruhi pengembangan metode geografi?

Positivisme menghalangi penggunaan analisis kuantitatif dalam geografi.

Metode geografi dikembangkan secara independen dari ide-ide positivis.

Positivisme menekankan interpretasi subjektif daripada data empiris.

Positivisme mempengaruhi metode geografi dengan mempromosikan observasi empiris, analisis kuantitatif, dan ketelitian ilmiah.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Siapa tokoh kunci yang terkait dengan positivisme dalam geografi?

David Harvey

Karl Marx

Auguste Comte

Immanuel Kant

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa saja karakteristik utama penelitian positivis dalam geografi?

Penggunaan studi kasus secara eksklusif

Fokus pada pengalaman subjektif

Karakteristik utama penelitian positivis dalam geografi mencakup pengumpulan data empiris, objektivitas, metode kuantitatif, dan penetapan hukum umum.

Penekanan pada analisis kualitatif

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana positivisme berbeda dari interpretivisme dalam studi geografi?

Positivisme menekankan data objektif dan hukum umum, sementara interpretivisme fokus pada makna subjektif dan pemahaman kualitatif.

Interpretivisme berusaha untuk menetapkan hukum universal, sedangkan positivisme fokus pada pengalaman individu.

Baik positivisme maupun interpretivisme memprioritaskan interpretasi subjektif dalam studi geografi.

Positivisme hanya mengandalkan data kualitatif, sementara interpretivisme menggunakan metode kuantitatif.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa peran data kuantitatif dalam geografi positivis?

Data kuantitatif tidak relevan untuk studi fenomena geografis.

Data kuantitatif terutama digunakan untuk penilaian kualitatif dalam geografi.

Data kuantitatif memberikan pengukuran objektif dan analisis statistik untuk memahami pola spasial dalam geografi positivis.

Data kuantitatif berfokus pada interpretasi subjektif dari hubungan spasial.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bisakah Anda memberikan contoh studi positivis dalam geografi?

Sebuah analisis sejarah tentang pola pemukiman peradaban kuno.

Sebuah studi etnografi tentang tradisi lokal di daerah pedesaan.

Sebuah studi yang menganalisis korelasi antara tingkat urbanisasi dan perubahan suhu menggunakan metode statistik.

Sebuah studi kualitatif yang mengeksplorasi lanskap budaya melalui wawancara.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?