Search Header Logo

Paradigma Baru PKn

Authored by Ulfah Roesdana

others

University

Used 4+ times

Paradigma Baru PKn
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

Paragdigma baru PKn

Proses terbentuknya warga indonesia dari masyarakat madani

Dasar dalam mengembangkan dan bentuk konseptual PKn

Karakteristi dalam mengembangkan PKn

Model untuk Merancang PKn

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

3 karakter bangsa

Peduli, Cinta tanah air, Ikut berjuang

Tidak terbawa isu global, Mempertahankan negara, Cinta tanah air

Peduli terhadap negara, Mengikuti aturan negara, Taat hukum

Demokratis, Tanggung Jawab, Cerdas

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

Civic intelligence

Kepintaran Negara

Kecerdasan warga negara

Bela Negara

Partisipasi negara

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

PKn sebagai wahana ?

Mengembangkan Pengetahuan, Watak dan Karakter Yang cerdas dalam bertindak

Mengembangkan Pengetahuan, Watak dan Karakter Yang cinta terhadap tanah air

Mengembangkan Pengetahuan, Watak dan Karakter

Mengembangkan Pengetahuan, Watak dan Karakter Yang demokratis dan tanggung jawab

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

Pembelajaran belum mampu mengembangkan civic knowledge, civic skills dan civic desposition secara komprehensif. Hal ini disebabkan oleh ?

Pembelajaran PKn belum mengkaitkan materi dengan realita kehidupan siswa, tidak kontekstual, lebih banyak memberikan kemampuan untuk menghapal, bukan untuk berpikir kreatif, dan analitis.

Pembelajaran PKn belum mengkaitkan materi dengan realita kehidupan siswa, tidak kontekstual, lebih banyak memberikan kemampuan untuk menghapal, bukan untuk berpikir kritis, dan analitis.

Pembelajaran PKn belum mengkaitkan materi dengan realita kehidupan siswa, tidak kontekstual, lebih banyak memberikan kemampuan untuk menghapal, bukan untuk berpikir kreatif, kritis, dan analitis.

Pembelajaran PKn belum mengkaitkan materi dengan realita kehidupan siswa, lebih banyak memberikan kemampuan untuk menghapal, bukan untuk berpikir kreatif, kritis, dan analitis.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?