KD6 Perkembangan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia Pada MAsa

KD6 Perkembangan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia Pada MAsa

12th Grade

•

48 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

BAB I MENGANCAM INTEGRITAS BANGSA

BAB I MENGANCAM INTEGRITAS BANGSA

12th Grade - University

•

50 Qs

Respon Internasional Terhadap Proklamasi Indonesia

Respon Internasional Terhadap Proklamasi Indonesia

12th Grade

•

51 Qs

Historia de Mexico (Review 1900s)

Historia de Mexico (Review 1900s)

5th - 12th Grade

•

50 Qs

Latihan Soal US Sejarah SMK (1)

Latihan Soal US Sejarah SMK (1)

12th Grade

•

50 Qs

SEJARAH PEMINATAN KELAS  XII

SEJARAH PEMINATAN KELAS XII

9th - 12th Grade

•

50 Qs

Merdeka

Merdeka

1st - 12th Grade

•

47 Qs

Demokrasi Terpimpin

Demokrasi Terpimpin

9th - 12th Grade

•

45 Qs

Reformasi XII

Reformasi XII

12th Grade

•

50 Qs

KD6 Perkembangan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia Pada MAsa

KD6 Perkembangan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia Pada MAsa

Assessment

Quiz

•

History

•

12th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Satya Hardja P

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

48 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Latar belakang Reformasi Diawali krisis moneter yang melanda Asia Tenggara sejak bulan Juli 1997 berimbas pada Indonesia, bangunan ekonomi Indonesia temyata belum kuat untuk menghadapi krisis global tersebut. Krisis ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Nilai tukar rupiah turun dari Rp. 2.575,00 menjadi Rp. 2.603,00 pada 1 Agustus 1997. Tercatat di bulan Desember 1997 nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai R. 5.000,00 perdolar, bahkan mencapai angka Rp. 16.000,00 perdolar pada sekitar Maret 1997. Nilai tukar rupiah semakin melemah, pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 0 % sebagai akibat lesunya iklim bisnis.

Utang Negara Republik Indonesia.
Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Politik Sentralisasi

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

terhitung bulan Pebruari 1998 pemerintah melaporkan tentang utang luar negeri tercatat: utang swasta nasional Rp. 73,962 miliar dolar AS + utang pemerintah Rp. 63,462 miliar dolar AS, jadi utang seluruhnya mencapai 137,424 miliar dolar AS. Data ini diperoleh dari pernyataan Ketua Tim Hutang-Hutang Luar Negeri Swasta (HLNS), Radius Prawiro seusai sidang Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan (DPKEK) yang dipimpin oleh Presiden Soeharto di Bina Graha pada 6 Pebruari 1998.

Utang Negara Republik Indonesia.
Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Politik Sentralisasi

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pemerintah Orde Baru berusaha menjadikan Indonesia sebagai negara industri yang kurang memperhatikan dengan seksama kondisi riil masyarakat agraris, dan pendidikan masih rendah, sehingga akan sangat sulit untuk segera berubah menjadi masyarakat industri. Akibatnya yang terpacu hanya masyarakat kelas ekonomi atas, para orang kaya yang kemudian menjadi konglomerat. Pengaturan perekonomian pada masa Orba sudah menyimpang dari sistem perekonomian Pancasila, seperti yang diatur dalam Pasal 33 ayat (1), (2), dan (3). Yang terjadi adalah berkembangnya ekonomi kapitalis yang dikuasai para konglomerat dengan berbagai bentuk monopoli, oligopoli korupsi, dan kolusi.

Utang Negara Republik Indonesia.
Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Politik Sentralisasi

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Masa Orde Baru dipenuhi dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme menyebabkan runtuhnya perekonomian Indonesia. Korupsi yang menggerogoti keuangan negara, kolusi yang merusak tatanan hukum, dan nepotisme yang memberikan perlakuan istimewa terhadap kerabat dan kawan menjadi pemicu lahimya reformasi di Indonesia. Walaupun praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme ini telah merugikan banyak pihak, termasuk negara tapi tidak dapat dihentikan karena dibelakangnya ada suatu kekuatan yang tidak tersentuh hukum.

Utang Negara Republik Indonesia.
Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Politik Sentralisasi

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pemerintahan Orde Baru menjalankan politik sentralistik, yakni bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya peranan pemerintah pusat sangat menentukan, sebaliknya pemerintah daerah tidak 'punya peran yang signifikan. Dalam bidang ekonomi sebagian besar kekayaan dari daerah diangkut ke pusat pembagian yang tidak adil inilah menimbulkan ketidakpuasan rakyat dan pemerintah daerah.

Utang Negara Republik Indonesia.
Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Politik Sentralisasi

6.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Gerakan reformasi menuntut pembaharuan lima paket undang-undang politik yang menjadi sumber ketidakadilan, yaitu:

UU No. 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum
UU No. 1 Tahun 1985 tentang susunan, kedudukan, Tugas, dan wewenang DPR/MPR
UU No. 1 Tahun 1985 tentang partai politik dan Golongan Karya
UUNo. 1 Tahun 1985 tentang Referendum
UU No. 1 Tahun 1985 tentang organisasi masa

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Mahasiswa kemudian menyusun agenda reformasi yang isinya sebagai berikut: 1. Adili Soeharto dan kroni-kroninya. 2. Amandemen UUD 1945. 3. Penghapusan dwifungsi ABRI. 4. Otonomi daerah yang seluas-luasnya. 5. Supremasi hukum. 6. Pemerintahan yang bersih dari KKN. 7. Menurunnya pamor pemerintahan Orde Baru dimulai sejak penandatanganan perjanjian pemberian dana bantuan IMF. Pemberian dana bantuan tersebut mengandung dua kelemahan

Benar-
Salah-

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?