Search Header Logo

SEJARAH TARI TRADISIONAL KELAS 7

Authored by Evie Wulansari

Arts

7th Grade

Used 17+ times

SEJARAH TARI TRADISIONAL KELAS 7
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

11 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 3 pts

Tari pada zaman prasejarah diungkapkan melalui gerak-gerakan yang sudah memiliki nilai estetis dan sedah menemukan bentuk. Tari yang dimaksud adalah ....

Tari Ramayana

Tari Remo

Tari Tor-tor

Tari Serampang dua belas

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

45 sec • 20 pts

Bentuk tari dan budaya Indonesia setelah mendapat pengaruh agama hindu adalah ... (pilihlah dua jawaban yang benar)

Sebagai seni pertunjukan dan hiburan.

Menjadi media komunikasi untuk menceritakan kembali sebuah legenda

Perkembangan seni musik gamelan semakin pesat

upacara pemujaan kepada arwah nenek moyang yang dikenal dengan Hyang. 

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 10 pts

Tari ini diselenggarakan pada saat tertentu disertai berbagai sesaji, serta diiringi tarian dan bunyi-bunyian. Fungsinya untuk menambah kesakralan dan daya magis. Berdasarkan deskripsi di atas menggambarkan tari pada zaman…

Kemerdekaan

Islam

Prasejarah

Hindu Budha

Answer explanation

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 10 pts

Tarian ini merupakan tarian yang lepas dari standar tari yang baku. Dirancang menurut kreasi penata tari sesuai situasi kondisi dengan tetap memelihara nilai artistiknya. Berdasarkan deskripsi diatas penciptaan karya seni tari pada zaman ...

Pasca kemerdekaan

Kemerdekaan

Hindu Budha

Islam

5.

MULTIPLE SELECT QUESTION

45 sec • 20 pts

Lahirnya seni tari pada zaman Islam, di Jawa dan di luar jawa merupakan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Kesesuaian antara seni zaman Islam dengan asal daerahnya adalah ... (pilihlah tiga jawaban yang benar)

Aceh : Zapin

Aceh : Saman

Sunda : topeng

Aceh : Seudati

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Media Image

Wah aku tahu tari zaman purba


Namaku Anton. Aku amat gemar menjelajahi tempat-tempat baru yang jarang dikunjungi orang lain. Tentu saja aku pergi menjelajah tak seorang diri. Terlalu berbahaya jika dilakukan oleh seorang bocah kecil yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP. Ayah dan ibu juga sangat

gemar menjelajah. Saat muda, mereka pertama kali bertemu ketika mendaki Gunung Timi Razi,

gunung tertinggi kelima di Myanmar.

Pekan lalu, kami mengunjungi Lembah Hukawng di Myanmar. Hal luar biasa aku temukan di daerah pedalam Kalimantan Timur saat orang tuaku sedang berkunjung di suku Dayak. “Wah, Indah sekali, para penari menggunakan topeng berkepala hewan seperti barongsai menari-nari di tanah lapang yang luas,” ucapku takjub. Tanpa pikir

panjang, langsung kuunggah foto itu di media sosialku. Saat kami melanjutkan perjalanan,

ponselku tak henti-hentinya bergetar. Saat kulihat ponselku, aku sungguh kaget. Ada ratusan

komentar di foto terakhir yang aku unggah. Aku tidak paham dengan komentar orang-orang.

Yang paling menarik perhatian adalah sebuah komentar yang berbunyi 'Selamat pagi. Saya dan tim peneliti tertarik dengan foto ini. Bisakah Anda menginformasikan alamatnya? Kami sudah sejak lama berusaha mencari tarian tradisional zaman purba itu.'

“Tarian zaman purba? Berarti itu tarian langka?” gumamku dalam hati dengan penuh tanya. Para peneliti langsung menyusul ke pedalaman pemukiman suku Dayak. Saat tiba, mereka kuantar dan tunjukkan lokasinya. Di perjalanan kami berbincang-bincang mengenai jenis tari ini yang ternyata adalah

seni tari zaman purba. Wah! “Jenis tari ini berbeda dengan yang umumnya kita temukan. Para penari menggunakan menggunakan topeng dan kostum, oleh sebab itu termasuk golongan kesenian tari topeng.

,” ucap seseorang yang kupikir adalah pemimpin kelompok peneliti ini.

Saat pertunjukkan tari itu ditemukan, aku sungguh kaget bahwa tarian itu berupa tarian ungkapan syukur. Setelah diteliti, ternyata jenis tarian tradisional ini bernama Hudoq yang diduga sudah ada pada zaman prasejarah. Aku juga baru

tahu, tak hanya sekedar digunakan untuk memperingati upacara panen, tapi ternyata suku Dayak sangat mendukung proses

pelestarian seni tari tersebut. Sungguh aku masih tidak menyangka. “Iseng-iseng berhadiah,” kataku

sambil menggeleng-gelengkan kepala.

  1. 6. Mengapa anton terkejut setelah mengetahui fakta dari tari hudoq ?

Tari Hudoq ditemukan di pemukiman suku Dayak, Kalimantan Timur

Tari Hudoq sudah ada sejak zaman prasejarah

Tari hudoq masih digunakan untuk memperingati upacara panen

Tari hudoq merupakan peninggalan tari tradisional Indonesia

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

45 sec • 10 pts

Media Image

  1. Wah aku tahu tari zaman purba

    Namaku Anton. Aku amat gemar menjelajahi tempat-tempat baru yang jarang dikunjungi orang lain. Tentu saja aku pergi menjelajah tak seorang diri. Terlalu berbahaya jika dilakukan oleh seorang bocah kecil yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP. Ayah dan ibu juga sangat

    gemar menjelajah. Saat muda, mereka pertama kali bertemu ketika mendaki Gunung Timi Razi,

    gunung tertinggi kelima di Myanmar.

    Pekan lalu, kami mengunjungi Lembah Hukawng di Myanmar. Hal luar biasa aku temukan di daerah pedalam Kalimantan Timur saat orang tuaku sedang berkunjung di suku Dayak. “Wah, Indah sekali, para penari menggunakan topeng berkepala hewan seperti barongsai menari-nari di tanah lapang yang luas,” ucapku takjub. Tanpa pikir

    panjang, langsung kuunggah foto itu di media sosialku. Saat kami melanjutkan perjalanan,

    ponselku tak henti-hentinya bergetar. Saat kulihat ponselku, aku sungguh kaget. Ada ratusan

    komentar di foto terakhir yang aku unggah. Aku tidak paham dengan komentar orang-orang.

    Yang paling menarik perhatian adalah sebuah komentar yang berbunyi 'Selamat pagi. Saya dan tim peneliti tertarik dengan foto ini. Bisakah Anda menginformasikan alamatnya? Kami sudah sejak lama berusaha mencari tarian tradisional zaman purba itu.'

    “Tarian zaman purba? Berarti itu tarian langka?” gumamku dalam hati dengan penuh tanya. Para peneliti langsung menyusul ke pedalaman pemukiman suku Dayak. Saat tiba, mereka kuantar dan tunjukkan lokasinya. Di perjalanan kami berbincang-bincang mengenai jenis tari ini yang ternyata adalah

    seni tari zaman purba. Wah! “Jenis tari ini berbeda dengan yang umumnya kita temukan. Para penari menggunakan menggunakan topeng dan kostum, oleh sebab itu termasuk golongan kesenian tari topeng.

    ,” ucap seseorang yang kupikir adalah pemimpin kelompok peneliti ini.

    Saat pertunjukkan tari itu ditemukan, aku sungguh kaget bahwa tarian itu berupa tarian ungkapan syukur. Setelah diteliti, ternyata jenis tarian tradisional ini bernama Hudoq yang diduga sudah ada pada zaman prasejarah. Aku juga baru

    tahu, tak hanya sekedar digunakan untuk memperingati upacara panen, tapi ternyata suku Dayak sangat mendukung proses

    pelestarian seni tari tersebut. Sungguh aku masih tidak menyangka. “Iseng-iseng berhadiah,” kataku

    sambil menggeleng-gelengkan kepala..

  2. 7. Bagaimanakah ciri fisik tari hudoq yang disampaikan oleh peneliti

kepada Anton? Pilihlah tiga jawaban yang benar.

Daya tarik utamanya terletak pada penggunaan topeng menyerupai kepala binatang buas dengan ukiran serta corak warna suku dayak.

Sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan leluhur dan mengusir roh jahat yang mempengaruhi kesuburan tanah dan produksi tanaman mereka

mengenakan busana yang terbuat dari dedaunan hijau.

Berfungsi sebagai tari hiburan setelah seharian mengerjakan kegiatan rutinitas sehari-hari

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?