
LATIHAN UNSUR INTRINSIK CERITA
Authored by Agustina Riyati
World Languages
6th Grade
Used 80+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Matahari sangat terik. Semut berjalan mencari makanan. Ia membawa bulir-bulir makanan menuju sarangnya.
“Hai, Semut! Mengapa kamu sibuk sekali?” tanya Belalang.
“Aku mengumpulkan makanan untuk persediaan musim dingin nanti,” jawab Semut.
Belalang tertawa mendengar jawaban Semut.
Watak Semut pada cerita tersebut adalah ….
ramah
hemat
pekerja keras
bertanggung jawab
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Serigala dan Bangau
Serigala sedang asyik memakan hasil buruannya. Serigala makan sepotong
daging besar yang sangat lezat. Seperti biasanya ia makan dengan lahap dan
tergesa-gesa. Ia tidak memikirkan akibat yang akan terjadi. Ia tersedak tulang.
tulang tersebut cukup besar, sehingga ia tidak dapat mengeluarkannya. Serigala
terus berusaha, namun tak berhasil. Ia mulai sesak napas. Serigala berjalan
menuju danau mencari bantuan.
“Tolong, tolong!” teriaknya dengan suara parau. Terlihat Bangau tengah asyik
mencari ikan di danau.
“Wahai Bangau, tolong aku!”teriaknya sambil melambaikan tangannya.
Bangau menepi, ia mendekati Serigala.
“Keluarkan benda ini, aku tidak bisa bernapas!” ujar Serigala sambil menunjuk
ke arah mulutnya.
“Baiklah wahai Serigala. Buka mulutmu lebar-lebar dan jangan bergerak aku
akan mengeluarkannya!” ujar Bangau. Bangau tidak berpikir bahwa bahaya
mengancam jika ia menolong Serigala. Serigala bisa saja memangsa Bangau
setelah ditolongnya. Bangau hanya berpikir untuk menolong Serigala.
Kemudian Bangau memasukkan paruhnya yang panjang ke dalam mulut
Serigala yang besar. Bangau kemudian menggigit tulang itu. Bangau
mengeluarkan tulang dari mulut Serigala. Saat itu, Serigala berpikir, Bangau
adalah makanan yang lezat baginya. Dengan mudah Serigala dapat melahap
Bangau. Namun karena Bangau telah menolongnya Serigala mengurungkan
niatnya. Serigala tidak mungkin mencelakai Bangau yang telah menolongnya.
“Cepat sedikit, Bangau!” ujar Serigala.
“Selesai!” ujar Bangau sambil menggigit tulang dengan paruhnya yang
panjang.
“Terima kasih, Bangau,” kata Serigala sambil berbalik pergi meninggalkan
Bangau. Serigala bergegas pergi sebelum keinginannya untuk memangsa
Bangau timbul lagi.
Watak Bangau pada cerita tersebut adalah….
.
suka membantu
baik hatinya
rajin bekerja
rela menolong
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Serigala dan Bangau
Serigala sedang asyik memakan hasil buruannya. Serigala makan sepotong
daging besar yang sangat lezat. Seperti biasanya ia makan dengan lahap dan
tergesa-gesa. Ia tidak memikirkan akibat yang akan terjadi. Ia tersedak tulang.
tulang tersebut cukup besar, sehingga ia tidak dapat mengeluarkannya. Serigala
terus berusaha, namun tak berhasil. Ia mulai sesak napas. Serigala berjalan
menuju danau mencari bantuan.
“Tolong, tolong!” teriaknya dengan suara parau. Terlihat Bangau tengah asyik
mencari ikan di danau.
“Wahai Bangau, tolong aku!”teriaknya sambil melambaikan tangannya.
Bangau menepi, ia mendekati Serigala.
“Keluarkan benda ini, aku tidak bisa bernapas!” ujar Serigala sambil menunjuk
ke arah mulutnya.
“Baiklah wahai Serigala. Buka mulutmu lebar-lebar dan jangan bergerak aku
akan mengeluarkannya!” ujar Bangau. Bangau tidak berpikir bahwa bahaya
mengancam jika ia menolong Serigala. Serigala bisa saja memangsa Bangau
setelah ditolongnya. Bangau hanya berpikir untuk menolong Serigala.
Kemudian Bangau memasukkan paruhnya yang panjang ke dalam mulut
Serigala yang besar. Bangau kemudian menggigit tulang itu. Bangau
mengeluarkan tulang dari mulut Serigala. Saat itu, Serigala berpikir, Bangau
adalah makanan yang lezat baginya. Dengan mudah Serigala dapat melahap
Bangau. Namun karena Bangau telah menolongnya Serigala mengurungkan
niatnya. Serigala tidak mungkin mencelakai Bangau yang telah menolongnya.
“Cepat sedikit, Bangau!” ujar Serigala.
“Selesai!” ujar Bangau sambil menggigit tulang dengan paruhnya yang
panjang.
“Terima kasih, Bangau,” kata Serigala sambil berbalik pergi meninggalkan
Bangau. Serigala bergegas pergi sebelum keinginannya untuk memangsa
Bangau timbul lagi.
Amanat cerita tersebut adalah….
Kita tidak boleh makan daging yang bertulang secara berlebihan
Kita harus membalas jasa kepada orang yang telah menolong
Kita harus menolong orang yang sedang membutuhkan pertolongan
Jasa orang lain kepada kita harus selalu diingat-ingat
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Serigala dan Bangau
Serigala sedang asyik memakan hasil buruannya. Serigala makan sepotong
daging besar yang sangat lezat. Seperti biasanya ia makan dengan lahap dan
tergesa-gesa. Ia tidak memikirkan akibat yang akan terjadi. Ia tersedak tulang.
tulang tersebut cukup besar, sehingga ia tidak dapat mengeluarkannya. Serigala
terus berusaha, namun tak berhasil. Ia mulai sesak napas. Serigala berjalan
menuju danau mencari bantuan.
“Tolong, tolong!” teriaknya dengan suara parau. Terlihat Bangau tengah asyik
mencari ikan di danau.
“Wahai Bangau, tolong aku!”teriaknya sambil melambaikan tangannya.
Bangau menepi, ia mendekati Serigala.
“Keluarkan benda ini, aku tidak bisa bernapas!” ujar Serigala sambil menunjuk
ke arah mulutnya.
“Baiklah wahai Serigala. Buka mulutmu lebar-lebar dan jangan bergerak aku
akan mengeluarkannya!” ujar Bangau. Bangau tidak berpikir bahwa bahaya
mengancam jika ia menolong Serigala. Serigala bisa saja memangsa Bangau
setelah ditolongnya. Bangau hanya berpikir untuk menolong Serigala.
Kemudian Bangau memasukkan paruhnya yang panjang ke dalam mulut
Serigala yang besar. Bangau kemudian menggigit tulang itu. Bangau
mengeluarkan tulang dari mulut Serigala. Saat itu, Serigala berpikir, Bangau
adalah makanan yang lezat baginya. Dengan mudah Serigala dapat melahap
Bangau. Namun karena Bangau telah menolongnya Serigala mengurungkan
niatnya. Serigala tidak mungkin mencelakai Bangau yang telah menolongnya.
“Cepat sedikit, Bangau!” ujar Serigala.
“Selesai!” ujar Bangau sambil menggigit tulang dengan paruhnya yang
panjang.
“Terima kasih, Bangau,” kata Serigala sambil berbalik pergi meninggalkan
Bangau. Serigala bergegas pergi sebelum keinginannya untuk memangsa
Bangau timbul lagi.
Latar tempat cerita tersebut adalah….
pinggir danau
tengah telaga
hutan belantara
lereng gunung
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Suatu hari Kancil melihat Keong yang sedang berjalan di pinggir sungai. Kancil
mengejek Keong karena jalannya lambat. Keong pun menantang Kancil untuk berlomba lari. Kancil menerima ajakan Keong.
Keesokan harinya Keong dan Kancil berlomba lari. Kancil menganggap remeh Keong. Ia hanya berlari pelan-pelan. Akan tetapi, Keong sudah terlihat di depannya. Kancil berlari lebih kencang. Setiap menengok kearah sungai, Keong berada di depan Kancil.
Pada akhir perlombaan, Keong dapat mengalahkan Kancil. Keong pun menjelaskan bahwa sebenarnya ia beserta teman-temannya sudah bersiap disepanjang sungai. Kancil mengakui kepintaran Keong. Kancil meminta maaf kepada Keong atas kesombongannya. Keong mau memaafkan Kancil. Kancil dan Keong sekarang bersahabat
Tema cerita tersebut adalah ….
indahnya persahabatan
indahnya berdamai
pentingnya percaya diri
buah dari kesombongan
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Miama mengikuti perkemahan di halaman sekolah. Ia dan teman-temannya siap mengikuti seluruh kegiatan. Pembina Pramuka mengumumkan agar peserta bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan mencari jejak. Pos I ada di gardu ronda. Pos II terletak di bawah pohon beringin. Pos terakhir berada di Lapangan Mahoni. Sebelum kegiatan mencari jejak dilakukan, Miama pergi ke kamar mandi terlebih dahulu.
Perhatikan latar tempat berikut!
(1) halaman sekolah
(2) bawah pohon beringin
(3) Lapangan Mahoni
(4) kamar mandi
(5) gardu ronda
Latar tempat cerita tersebut adalah nomor ….
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Saat istirahat, Boncel menemukan uang di halaman sekolah. Tanpa berpikir panjang, Boncel mengambil uang tersebut. Uang tersebut digunakan untuk membeli rujak. Sesampainya di rumah, Boncel sakit perut. Ibu bertanya penyebab perut Boncel sakit. Boncel menceritakan bahwa ia membeli rujak dari uang yang ditemukan di halaman. Ibu menasihati agar tidak mengulangi hal tersebut.
Amanat berdasarkan cerita tersebut adalah …
Kita tidak boleh membeli dan makan rujak.
Kita tidak boleh menemukan uang di halaman.
Kita harus berkata jujur kepada kedua orang tua.
Sebaiknya kita mengembalikan barang yang ditemukan.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?