Search Header Logo

UH 2 TEKS ANEKDOT ERNY

Authored by SMAN54 SMAN54

World Languages

10th Grade

Used 39+ times

UH 2 TEKS ANEKDOT  ERNY
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

44 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bagian yang menunjukkan situasi awal cerita disebut ….

Abstraksi

Orientasi

Krisis

Reaksi

Koda

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah penggalan teks anekdot berikut!

(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.

Koda yang terdapat pada paragraf di atas adalah...

1

2

3

4

5

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah teks berikut!

Cuma Takut Tiga Roda


(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. (2) Pembicaraan bertopik isu terhangat. (3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta.

(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.

(5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya.

(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. (7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”

Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor…

1 dan 2

2 dan 3

4

5 dan 6

7

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

Pemulung dilarang masuk!

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Media Image

Ini adalah jenis teks anekdot...

Nasihat

Kritik

Hiburan

Lisan

Tertulis

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Media Image

Merupakan contoh dari...

anekdot politik

anekdot kesehatan

anekdot pendidikan

anekdot masyarakat

semua jawaban benar

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 5 pts

(1) "Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

(2) "Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. (2) Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. (3) Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. (4) Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar, Pak Hakim. Empat kali tujuh itu dua puluh delapan. Iya kan?"

(5) "Kamu itu justru sangat bodoh, "kata hakim itu dengan tenangnya, "Mau-maunya bertekengkar dengan seseorang yang bodoh, yang mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?"

(6) Orang itu mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Bagian orientasi dalam cerita tersebut terdapat pada nomor?

1 dan 2

3 dan 4

2 dan 4

4 dan 6

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?