
SOAL LAWAKAN TUNGGAL
Authored by roma firizeki
World Languages
12th Grade
Used 18+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Salah satu ciri teks anekdot/lawakan tunggal adalah....
Terilhami dari kejadian nyata
Bersifat menghibur
Berisi sindiran dan bersifat lucu
Mengungkapkan kebenaran yagn lebih umum
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Tujuan penyusunan teks anekdot/lawakan tunggal adalah....
Mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya.
Mengetahui kehidupan manusia sesungguhnya.
Menghibur pembaca/pendengarnya
Menghilangkan stress
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Persamaan teks anekdot/lawakan tunggal dengan teks humor adalah ...
Lucu
Sedih
Menangis
Cemberut
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Perbedaan teks anekdot/lawakan tunggal dengan teks humor adalah...
Berisi kritikan
Berisi sanjungan
Berisi tanggapan
Berisi lelucon
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Siapakah yang dikritik dalam teks anekdot/lawakan tunggal?
Sekolah
Tetangga
Pejabat
Orang tua
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Mengapa dalam teks anekdot/lawakan tunggal harus lucu?
Agar penonton tertawa
Agar penonton menyukai.
Agar didalam pementasan lebih hidup.
Agar yang dikritik tidak merasa sakit hati.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 sec • 1 pt
Bacalah teks anekdot dibawah ini!
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan "Pemulung Dilarang Masuk", tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : "Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?"
Pemulung :"Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang."
Pak RT : "Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?"
Pemulung :"Emang tulisannya apa, Pak?"
Pak RT : "Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?"
Pemulung : "Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!"
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari teks anekdot diatas, makna tersiratnya adalah ...
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak
Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita.
Masih banyak orang miskin di sekitar kita.
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?