
Fiksi dan Cerpen
Authored by Edu Tools
Special Education
8th Grade
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
30 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak yang bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.
Kutipan teks cerpen tersebut merupakan struktur teks cerpen bagian ...
Orientasi
Komplikasi
Solusi
Koda
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak yang bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.
Latar yang terdapat dalam kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
di sekolah, siang hari, suasana gelisah
di sekolah, malam hari, suasana panik
di rumah, sore hari, suasana gelisah
. di rumah, pagi hari, suasana gelisah
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak yang bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.
Konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
Tokoh polisi tidak peduli dengan masalah yang dihadapi tokoh Aku
Tokoh Guru kurang simpati dengan hilangnya salah satu muridnya
Tokoh polisi tidak bisa tidur karena belum menemukan anak yang hilang
Tokoh Aku beserta istrinya panik dan sedih karena anaknya hilang
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi disetiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat ....
Pemberani
Baik
Egois
Sombong
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Pagi ini Ibu menyuruhku berbelanja sedikit lebih banyak. Ada warga asing yang datang. Home stay. Orang Jepang. Sebetulnya dari mana pun itu aku tak peduli. Ada atau tidaknya orang baru di sekitarku, aku tak pernah menghiraukan. Toh mereka pun tak akan merasakan keberadaanku. Hari-hariku selain membantu Ibu kuhabiskan di dalam kamar. Menatap lambaian pepohonan kelapa dari balik jendela.
Latar suasana penggalan cerpen tersebut adalah ....
Terharu
Sunyi
Sedih
Galau
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Setelah sarapan dengan pakaian sebagus-bagusnya, saya pergi sembahyang hari raya ke masjid Sultan. Waktu itu, saya masih muda, jadi rupa saya belum seburuk sekarang. Tidak banyak tetapi ada juga tampang raja-raja. Saya dapati orang-orang sudah banyak di sana dengan pakaiannya yang bagus-bagus dan bau-bauan yang semerbak.
Latar dari penggalan cerpen di atas adalah ....
Pagi
Siang
Sore
Petang
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah kutipan cerpen berikut! Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi disetiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat ....
Pemberani
Baik
Egois
Sombong
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?