
Soal Evaluasi Kuliah Untuk Farmasi Kelas A Universitas Al Marisa
Authored by Amriani Sapra
Special Education
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Industri farmasi sedang membuat desain konsep ruang bersih area filling produksi sediaan yang akan disterilkan dengan metode sterilisasi akhir menggunakan autoklav.
Menurut persyaratan regulasi untuk area filling, desain terbaik mana yang dipilih pada kondisi tersebut?
Area filling kelas A dengan background minimal kelas D
Area filling kelas B dengan background minimal kelas C
Area filling kelas C dengan background kelas D
Area filling kelas A dengan background minimal kelas C
Area filling kelas B dengan background kelas D
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bagian penelitian dan pengembangan sebuah industri farmasi sedang mengembangkan produk sediaan steril dalam kemasan ampul plastik volume 25 mL berisi larutan NaHCO3 8,4%. Ukuran bets yang akan diproduksi adalah 100.000 ampul tiap lot, dengan berat jenis larutan Berdasarkan study praformulasi material bahan baku NaHCO3 adalah senyawa garam berbentuk serbuk putih, kelarutan 11,27 g/100 g air (40 °C) dan stabil dalam air dan stabil panas.
Apakah proses sterilisasi yang dipilih untuk produksi produk tersebut?
Aseptic filling menggunakan filter steril 0.22 mikron
Sterilisasi menggunakan oven
Sterilisasi panas basah menggunakan F0: 8, suhu 115 oC
Sterilisasi panas basah suhu 121oC ,15 menit
Sterilisasi menggunakan radiasi
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Industri farmasi mengembangkan formulasi produk sediaan steril infus NaCl 0,9% dalam kemasan botol plastik 500 mL. Ukuran bets tiap lot produk adalah 20.000 botol dengan kapasitas tanki mixing yang tersedia adalah 12.000 liter. Produk ini akan disterilkan secara overkill dengan autoklav kapasitas 10.000 botol setiap siklus.
Berapakah jumlah NaCl yang harus ditimbang dalam setiap lot produksi?
27 Kg
45 Kg
54 Kg
63 Kg
90 Kg
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Suatu pabrik farmasi memproduksi sediaan injeksi serbuk kering antibiotic Ampicillin Sulbactam dalam kemasan vial @1500 mg dengan batch size 4.500 vial/bets. Produk tersebut disterilkan dengan cara filtrasi steril aseptik.
Pada proses MFT rutin, berapa jumlah sampel filling optimum yang diambil untuk evaluasi absah proses produksi?
Minimal 1500 vial
Minimal 3000 vial
Minimal 4500 vial
Minimal 5000 vial
Minimal 10.000 vial
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Pada sebuah industri farmasi pada saat sampling kondisi ruangan kelas B pada mesin yang sulit dijangkau, operator mikrobiologi melakukan sampling menggunakan contact plate. Setelah diinkubasi, ditemukan bakteri resisten desinfektan golongan alkohol dan fenol yang tumbuh pada area sampling tersebut.
Cara apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kembali kontaminasi di daerah yang sulit dijangkau tersebut?
Disinfeksi menggunakan Etanol 70 %
Disinfeksi menggunakan senyawa fenol
Fumigasi menggunakan Peracetic Acid
Fumigasi menggunakan Hydrogen Chloride
Desinfeksi bergantian antara desinfektan golongan alkohol dan fenol
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Industri farmasi akan membuat produk nutrisi parenteral yang berisi asam amino, sifat fisiko kimia dari sediaan asam amino tidak tahan sterilisasi overkill sehingga harus dilakukan proses sterilisasi berdasarkan bioburden dengan menghitung faktor F0, Bagian RnD diminta untuk membuat simulasi proses sterilisasi panas basah menggunkan autoklav dengan kondisi sebagai berikut : F0 = 8.00 dengan suhu sterilisasi 111oC, dan koefisien temperature z : 10oC. Dari data tersebut berapa lama waktu proses sterilisasi yang diperlukan?
80 menit
96 menit
75 menit
85 menit
65 menit
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Industri farmasi melakukan proses pengembangan sediaan injeksi steril Kanamisin Sulfat dengan dosis yang setara dengan 1 g kanamisin base dan dikemas dalam kemasan vial kaca 10 mL. Dari data praformulasi diketahui bahwa kanamisin sulfat sebagai berikut
Pemerian : Serbuk hablur; putih; tidak berbau.
Kelarutan : Mudah larut dalam air; tidak larut dalam aseton, etil asetat dan benzen
pH larutan : 6,5-8,5
Stabilitas dalam air dan panas : Mudah terhidrolisis dan terdegradasi pada suhu > 100oC
Apa bentuk produk jadi dan proses sterilisasi dan yang akan di pilih?
Larutan, Autoklav suhu 121o C, 15 menit
Larutan, Autoklav F0= 8 suhu 111o C, 80 menit
Suspensi, Autoklav suhu 121o C, 15 menit
Serbuk kering untuk injeksi, Filtrasi aseptik
Serbuk kering untuk suspensi, Filtrasi aseptic
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?