
TES FORMATIF
Authored by fitria agustini
World Languages
8th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Topik yang dibahas dalam artikel ilmiah populer di atas adalah ….
pendidikan
kesehatan
kuliner
psikologi
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Berdasarkan isi artikel ilmiah populer di atas, apa dampak negatif jika anak jarang makan sayur?
Pertumbuhan anak bisa tidak optimal
Mengurangi risiko kegemukan
Mengurangi risiko terkena depresi
Emosional anak lebih cepat berkembang
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Berdasarkan isi artikel ilmiah populer di atas, bagaimana cara agar anak tertarik memakan sayur?
Memberi nasihat tentang manfaat sayur kepada anak
Menemani anak saat memakan sayur yang disajikan
Mengajak anak untuk membeli sayur kesukaannya
Menyajikan sayur dalam keadaan yang matang
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Ide pokok paragraf kedua teks artikel ilmiah populer di atas adalah ….
Dampak negatif jika anak tidak mau makan sayuran
Manfaat yang didapat jika anak suka memakan sayuran
Pengaruh nutrisi di dalam sayuran terhadap perkembangan anak
Cara-cara yang bisa dilakukan agar anak suka memakan sayuran
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Pernyataan yang sesuai dengan isi teks artikel ilmiah populer di atas adalah ….
Makanan yang mengandung kalori yang tinggi menyebabkan anak menjadi kurus
Sayuran mengandung asam folat yang sangat baik untuk daya tahan tubuh
Sayuran termasuk makanan yang memiliki kandungan serat yang rendah
Mengonsumsi sayuran segar dapat membantu membersihkan gigi
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Arti kata 'obesitas' dalam teks artikel ilmiah populer di atas adalah ….
kegemukan yang berlebihan
kondisi tubuh yang susah bergerak
kurangnya konsentrasi seseorang
penumpukan kolesterol di dalam tubuh
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dampak Negatif jika Anak Kurang Makan Sayur
Kurang makan sayur memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur. Orang tua perlu mencukupi kebutuhan gizi anak saat memasuki usia 1 tahun hingga 12 tahun agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada anak, termasuk memperhatikan asupan sayur. Sayangnya, tidak jarang orang tua menghadapi tantangan di mana anak menjadi susah makan, termasuk tidak mau makan sayur.
Jenama suplemen VegeBlend 21 Jr, seperti dikutip dari Antara pada Minggu (26/2/2023), menilai ada tiga cara yang bisa dilakukan orang tua supaya anak berselera untuk makan sayur, yaitu menyajikan sayur dalam bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat berbelanja, dan mengajak mereka memasak sayur bersama.
Ada tiga dampak negatif terhadap kesehatan jika anak kurang makan sayur, yaitu:
1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, kekurangan makan sayur dapat menimbulkan masalah lain seperti diabetes dan penyakit jantung.
2. Masalah mental dan emosional
Dampak lain jika anak kurang makan sayur adalah muncul masalah mental dan emosional. Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.
(Sumber Solopos)
Salah satu fakta dalam teks artikel ilmiah populer di atas adalah ….
Sayur merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi.
Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.
Pertumbuhan dan perkembangan anak bisa tidak optimal jika mereka kurang asupan gizi dari sayur.
Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
10 questions
ULANGAN HARIAN 2
Quiz
•
7th - 9th Grade
14 questions
Instrumen Gaya Belajar
Quiz
•
6th - 8th Grade
11 questions
muzari fiil
Quiz
•
5th - 9th Grade
13 questions
PENGURUSAN KENDERAAN KERAJAAN: PENDAFTARAN
Quiz
•
1st Grade - Professio...
15 questions
UHA BAHASA INDONESIA TEMA 9 KELAS 6
Quiz
•
5th - 12th Grade
15 questions
FUENTES BIBLIOGRÁFICAS Y CITAS TEXTUALES
Quiz
•
7th - 12th Grade
15 questions
SUBJEK & PREDIKAT
Quiz
•
4th Grade - Professio...
15 questions
Asesmen Sumatif Paguneman
Quiz
•
8th Grade
Popular Resources on Wayground
8 questions
Spartan Way - Classroom Responsible
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
3 questions
Integrity and Your Health
Lesson
•
6th - 8th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
9 questions
FOREST Perception
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for World Languages
25 questions
Ser vs. Estar
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Ser vs Estar (DOCTOR/PLACE)
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Saber vs Conocer
Quiz
•
7th - 12th Grade
15 questions
-car, -gar, -zar review
Quiz
•
7th - 12th Grade
20 questions
Spanish Direct Object Pronouns
Quiz
•
6th - 8th Grade
30 questions
ir and ir+a infinitive
Quiz
•
8th Grade
20 questions
la ropa
Quiz
•
8th Grade
25 questions
Spanish Adjective Agreement
Quiz
•
6th - 8th Grade