Penguatan Komunitas Belajar

Penguatan Komunitas Belajar

12th Grade

10 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Latihan Soal Editorial

Latihan Soal Editorial

12th Grade

10 Qs

1KGT H1.5 woordenlijst

1KGT H1.5 woordenlijst

1st - 12th Grade

15 Qs

ULANGAN IPS KELAS 6 T1 KD 3.1

ULANGAN IPS KELAS 6 T1 KD 3.1

12th Grade - University

15 Qs

PERMAINAN BOLA TAMPAR

PERMAINAN BOLA TAMPAR

1st Grade - University

10 Qs

Penalaran Umum Simulasi SNBT 2023

Penalaran Umum Simulasi SNBT 2023

9th - 12th Grade

10 Qs

Latihan Pemahaman Materi Debat

Latihan Pemahaman Materi Debat

10th - 12th Grade

15 Qs

Try out SPM Bhs. Indonesia SD

Try out SPM Bhs. Indonesia SD

10th - 12th Grade

15 Qs

Teks Prosedur

Teks Prosedur

7th Grade - University

15 Qs

Penguatan Komunitas Belajar

Penguatan Komunitas Belajar

Assessment

Quiz

Other

12th Grade

Easy

Created by

Gemilang Edu Tech 1

Used 1+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa yang dimaksud dengan penguatan komunitas belajar?

Penguatan komunitas belajar adalah proses menciptakan ketegangan antara anggota komunitas

Penguatan komunitas belajar adalah proses menurunkan kualitas interaksi antara anggota komunitas

Penguatan komunitas belajar adalah proses mengurangi kolaborasi antara anggota komunitas

Penguatan komunitas belajar adalah proses meningkatkan kualitas interaksi dan kolaborasi antara anggota komunitas dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran bersama.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebutkan 3 strategi penguatan komunitas belajar yang efektif!

Mengabaikan partisipasi anggota

Tidak memberikan dukungan emosional

Menyulitkan akses terhadap sumber daya

Membangun hubungan yang kuat, Mendorong kolaborasi aktif, Menyediakan sumber daya dan dukungan

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana peran guru dalam memperkuat komunitas belajar di sekolah?

Guru memperkuat komunitas belajar dengan memberikan tugas yang tidak relevan dan tidak terstruktur kepada siswa.

Guru memperkuat komunitas belajar dengan menjadi fasilitator diskusi, memberikan bimbingan, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menciptakan lingkungan inklusif dan kolaboratif.

Guru memperkuat komunitas belajar dengan menciptakan lingkungan kompetitif dan tidak inklusif di kelas.

Guru memperkuat komunitas belajar dengan tidak memberikan umpan balik kepada siswa sama sekali.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Mengapa penting untuk memiliki komunitas belajar yang solid di lingkungan sekolah?

Penting untuk meningkatkan kolaborasi, rasa kebersamaan, motivasi belajar, dan mendukung pertumbuhan akademik dan sosial.

Menyebabkan ketidaknyamanan di lingkungan sekolah

Membatasi kreativitas siswa

Mengurangi interaksi sosial

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana cara mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif dalam komunitas belajar?

Mengabaikan kontribusi dari anggota komunitas

Membatasi akses informasi dan sumber daya

Memberikan hadiah kepada yang paling sering berpartisipasi

Menciptakan lingkungan inklusif, memberikan kesempatan berkontribusi, mengadakan kegiatan kolaboratif, memberikan apresiasi dan pengakuan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apakah manfaat dari adanya komunitas belajar yang kuat di sekolah?

Meningkatkan kolaborasi, memperluas pemahaman materi, memberikan dukungan emosional dan motivasi, menciptakan lingkungan belajar yang positif

Membatasi kreativitas siswa

Menurunkan kualitas pembelajaran

Menyebabkan persaingan yang tidak sehat

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana cara mengatasi hambatan dalam membangun komunitas belajar yang inklusif?

Tidak memberikan pelatihan tentang inklusi, dan mengedepankan komunikasi yang tidak jujur dan tertutup

Mengabaikan keberagaman, menciptakan lingkungan yang tertutup dan tidak aman

Meningkatkan kesadaran akan keberagaman, menciptakan lingkungan yang aman dan terbuka, memberikan pelatihan tentang inklusi, dan mengedepankan komunikasi yang jujur dan terbuka.

Memperkuat stereotip dan prasangka, tidak memperhatikan kebutuhan individu, dan tidak mendengarkan masukan dari anggota komunitas

Create a free account and access millions of resources

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

By signing up, you agree to our Terms of Service & Privacy Policy

Already have an account?