Refractive Disorders

Refractive Disorders

University

12 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Kuis Webinar PMR

Kuis Webinar PMR

12th Grade - University

15 Qs

Post test Praktikum Agronomi Acara 4 A3

Post test Praktikum Agronomi Acara 4 A3

University

10 Qs

UAS OBGIN, Dosen: Iin Nilawati, SST, M.Kes

UAS OBGIN, Dosen: Iin Nilawati, SST, M.Kes

University

10 Qs

Undang Undang HPP

Undang Undang HPP

12th Grade - Professional Development

17 Qs

Antiinflamasi dan kortikosteroid

Antiinflamasi dan kortikosteroid

University

15 Qs

AL WAQIAH 70-90

AL WAQIAH 70-90

University

15 Qs

SIMRS_KHANZA

SIMRS_KHANZA

University

10 Qs

COVID 19 (240320)

COVID 19 (240320)

12th Grade - University

13 Qs

Refractive Disorders

Refractive Disorders

Assessment

Quiz

Other

University

Practice Problem

Easy

Created by

pradipta dio

Used 5+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

12 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

1. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur bila melihat dekat disertai sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 10 tahun terakhir dan makin memberat 1 tahun terakhir.  Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. Dari pemkeriksaan oftalmologi didapatkan :

VODS: 20/20; TODS : 17,3 mmHg. Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

Pemeriksaan lainnya yang dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis pasien ini adalah ?

A. Pemeriksaan visus dekat

B. Pemeriksaan lapang pandangan

C. Pemeriksaan tes plasido

D. Pemeriksaan amsler grid

E. Pemeriksaan funduskopi

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

2. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedu amata kabur bila melihat dekat, sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat kaca mata sebelumnya tidak ada.

Dari pemkeriksaan oftalmologi didapatkan: VODS: 20/20; TODS : 17,3 mmHg.

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 30 diberikan adisi S+1.00 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

Apakah diagnosis pasien tersebut?

A. Presbiop Emetrop

B. Prebiop Miop

C. Presbiop Hipermetrop

D. Presbiop Astigmat

E. Presbiop Imatur

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

3. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur bila melihat dekat, sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. Pekerjaan penjahit.

Dari pemkeriksaan oftalmologi didapatkan :

VODS: 20/20; TODS : 17,3 mmHg.

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 30 diberikan adisi S+1.00 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

Jenis kacamata yang dibutuhkancpasien ini adalah?

A. Kacamata monofokal jauh

B. Kacamata monofokal dekat

C. Kacamata Bifokal

D. Kacamata Trifokal

E. Kacamata Varifokal

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

4. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur bila melihat dekat disertai sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. Pekerjaan bagian administrasi dan menggunakan komputer untuk pekerjaannya. Pasien butuh kacamata untuk kegiatan sehari-hari.

Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan:

VODS: 20/30 à S+0.50D à20/20 ;TODS : 17,3 mmHg.

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 30 diberikan adisi S+1.00 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

Jenis kacamata yang dibutuhkan pasien ini adalah?

A. Kacamata monofokal jauh

B. Kacamata monofokal dekat

C. Kacamata bifokal

D. Kacamata trifokal

E. Kacamata varifokal

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

5.     Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur bila melihat dekat disertai sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. 

Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan:

VODS: 20/20; TODS: 17,3 mmHg. 

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 30 diberikan adisi S+1.00 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

Apakah patomekanisme penyakit pada pasien ini?

A.     Kelemahan m. siliaris sirkuler dan lensa mata berkurang elastisitasnya akibat sklerosis lensa.

B.     Kelemahan m. siliaris longitudinal dan lensa mata tidak berkurang elastisitasnya akibat sklerosis lensa.

C.     Kelemahan m. siliaris radial dan lensa mata berkurang elastisitasnya akibat sklerosis lensa.

D.     Kelemahan m. dilatators pupil  dan lensa mata tidak berkurang elastisitasnya akibat sklerosis lensa.

E.     Kelemahan m. sfingter pupil dan lensa berkurange lastisitasnya akibat sklerosis lensa.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

6.     Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur bila melihat dekat, sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. Pekerjaan penjahit.

Dari pemkeriksaan oftalmologi didapatkan :

VODS: 20/20; TODS: 17,3 mmHg. 

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 30 diberikan adisi S+1.00 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior kedua mata dalam batas normal.

 

Apakah prinsip pemberian kacamata pada pasien di atas?

  1. A. Tidak harus selalu temukan kelianan refraksi jauh dan koreksi terlebih dahulu.

  1. B. Koreksi presbiopia yang dibutuhkan pada setiap mata secara terpisah lalu tambahkan pada koreksi jauh.

  1. C. Far point ditentukan dengan mempertimbangkan pekerjaan dan kebutuhan pasien.

D. Lensa konveks (cembung) terbesar harus diresepkan karena menghindarkan over koreksi yang akan mengakibatkan gejala astenopia.

  1. E. Lensa konkaf (cekung) terkecil harus diresepkan karena menghindarkan over koreksi yang akan mengakibatkan gejala astenopia.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

7.     Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kabur bila membaca sms disertai sakit kepala terutama setelah melihat dekat lama. Keluhan dialami sejak 5 tahun terakhir dan makin memberat. Riwayat kacamata sebelumnya tidak ada. Pekerjaan pasien adalah sopir.

Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan :

VODS: 20/30 àS+0,50 D à 20/20              TODS: 17,3 mmHg.

Visus dekat pasien dengan American Standart: AS 40 diberikan adisi S+1.50 D menjadi AS 20

Pemeriksaan segmen anterior keduamata dalam batas normal.

Apakah diagnosis pasien tersebut?

A.     Presbiop Emetrop

B.     Prebiop Miop

C.     Presbiop Hipermetrop

D.     Persbiop Astigmat

E.     Presbiop Prematur

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?