Search Header Logo

UH Pend Pancasila Kelas 8 BAB LITERASI DIGITAL

Authored by SUPRIYANTO S.Pd.

Moral Science

8th Grade

Used 8+ times

UH Pend Pancasila Kelas 8 BAB LITERASI DIGITAL
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

50 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Media Image

Yang dimaksud dengan literasi digital adalah….

Penggunaan internet melalui dunia maya yang tak bersekat, setiap orang bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan siapapun. Beragam informasi pun bisa dengan mudahnya diproduksi atau dikonsumsi.
Kemampuan memanfaatkan internt untuk berbagai kegiatan di dunia maya
Literasi digital merujuk pada kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi digital dengan efektif dan kritis. Ini mencakup pemahaman tentang cara menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, navigasi internet, keamanan digital, evaluasi informasi secara online, serta kreativitas dalam memproduksi dan berbagi konten digital.
Jawaban A, B dan C benar semua

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Media Image

Masih menurut data riset yang sama, rata-rata pengguna internet di Indonesia berselancar di dunia maya selama 7 jam 59 menit dalam sehari. Rasio ini melampaui angka rata-rata global penggunaan internet dalam sehari yang berkisar 6 jam 43 menit Masalahnya, ketika konten informasi yang tersebar di dunia maya bermuatan negatif. Misalnya, ujaran kebencian, informasi bohong untuk memfitnah, dan konten negatif lainnya. Maka, hal ini sangat berbahaya dan mengancam kerukunan dalam kebinekaan. Nilai luhur bangsa Indonesia yang terbiasa hidup rukun dalam kebinekaan bisa terkikis. Dibawah ini pernyataan yang kurang tepat dalam mengetahui pentingnya merawat kebhinekaan bangsa melalui literasi digital adalah…

literasi digital menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital ini. Tanpa literasi digital yang memadai, siswa mungkin lebih rentan terhadap penyebaran informasi palsu, disinformasi, atau bahkan ekstremisme online yang dapat merusak kebhinekaan
Ada banyak kasus di mana disinformasi atau hate speech menyebar melalui platform online di Indonesia. Kasus-kasus ini dapat memicu konflik antar kelompok dan merusak kebhinekaan bangsa. Melalui literasi digital, siswa dapat memahami dampak negatif dari penyebaran informasi palsu atau ujaran kebencian dan belajar untuk bertindak secara bertanggung jawab dalam menggunakan internet.
Data empiris seperti laporan insiden atau konflik yang terjadi di sekolah atau komunitas dapat memberikan indikasi tentang sejauh mana literasi digital memainkan peran dalam mencegah atau memperburuk ketegangan antar-etnis atau agama. Jika ditemukan bahwa masalah seperti penyebaran berita palsu atau stereotip negatif melalui media sosial menjadi faktor pemicu konflik, ini dapat menjadi basis untuk meningkatkan upaya literasi digital.
Internet memungkinkan penyebaran informasi dengan cepat dan luas. Namun, hal ini juga membuka celah bagi penyebaran konten yang tidak akurat, provokatif, atau berpotensi merusak keharmonisan sosial. Oleh karena itu, tidak penting bagi siswa untuk memiliki kemampuan dalam memfilter informasi, mengidentifikasi sumber yang dapat dipercaya, dan menganalisis informasi secara kritis.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Istilah digital native yang benar adalah….

Digital natif adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan generasi muda yang tumbuh dan terbiasa dengan teknologi digital sejak usia dini. Mereka memiliki pemahaman alami tentang teknologi digital, termasuk komputer, internet, media sosial, perangkat mobile, dan berbagai aplikasi digital lainnya.
Semua generasi muda adalah digital natif: Meskipun banyak digital natif adalah generasi muda yang tumbuh bersama dengan teknologi digital, tidak semua orang muda otomatis menjadi digital natif. Ada faktor lain yang mempengaruhi, seperti aksesibilitas teknologi dan tingkat penggunaan yang berbeda-beda.
Digital natif hanya memiliki pengetahuan teknis yang luas: Meskipun digital natif cenderung memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi digital, hal itu tidak selalu berarti mereka secara otomatis memiliki pengetahuan teknis yang mendalam. Mereka bisa saja memiliki kesenjangan dalam pemahaman tentang bagaimana teknologi bekerja secara detail.
Digital natif tidak memerlukan bimbingan atau pendidikan dalam penggunaan teknologi: Meskipun mereka mungkin memiliki eksposur awal terhadap teknologi digital, mereka masih memerlukan bimbingan dan pendidikan dalam penggunaan teknologi secara produktif dan aman. Kecerdasan digital dan literasi media tetap penting bagi mereka.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Media Image

Dibawah ini adalah pernyataan tentang cara mendeteksi berita bohong/hoaks yang kurang tepat ....

judul umumnya provokatif. Dan bombastis. Tujuannya untuk memancing orang membaca dengan harapan terpengaruh dengan isi berita yang dibuat.
nama dan situs media tidak jelas dan tidak terdaftar di Dewan Pers. Tidak memiliki standar jurnalistik dan tidak mengikuti pedoman pemberitaan media siber.
nama penulis berita ada. Berita bohong biasanya menyantumkan nama yang dapat menunjukkan siapa yang bertanggung jawab atas pemberitaan yang dibuat.
foto hasil editan. Berita bohong biasanya menggunakan fotofoto yang sudah diedit untuk mengesankan efek dramatis, kemarahan, dan emosi lainnya yang ingin dicapai pembuat berita. Karenanya, cek keaslian foto dengan melakukan penelusuran melalui google.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Pernahkah kalian membayangkan apa jadinya bila orang saling hujat? Pasti tidak nyaman. Kehidupan akan jadi gaduh. Nah tahukah kalian bahwa sekarang ini kehidupan tidak hanya di dunia nyata, namun juga ada kehidupan dunia maya. Bahkan, di era digital sekarang ini, sebagian orang, terutama generasi milenial, justru lebih banyak menghabiskan waktunya di dunia maya dibanding dunia nyata. Dibawah ini adalah contoh netiket saat berselancar di dunia maya yang baik, kecuali ...

saring sebelum sharing (bagikan).
Prinsip dunia maya adalah duniaku, dan menguasai dunia maya adalah menguasai dunia maka kita boleh melakukan sesuatu tanpa dibatasi apapun
think before posting (pikirkan sebelum publikasikan).
Berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan hukum

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Sejatinya, menerapkan etika berinternet merupakan perintah agama dan bentuk keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ajaran agama menerangkan bahwa ketika kita memperoleh informasi, terlebih informasi meragukan atau dari sumber meragukan, maka lakukanlah proses verifikasi dan konfirmasi. Sehingga, kita tidak terjatuh pada perbuatan merugikan orang lain. Contoh dari netiket yang berlandaskan keTuhanan Yang Maha Esa adalah…

Menjauhi fitnah dan berita bohong
Boleh berkata tidak jujur
Berita hoaks yang paling cepat viral
Norma apapun tidak berlaku didunia maya

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 2 pts

Pernyataan : 1. Menulis atau memposting informasi yang valid dan benar. 2.Mengunggah konten yang bisa mengganggu atau merugikan orang lain serta menimbulkan kegaduhan sosial. 3. Jangan menyampuri postingan yang bukan menjadi urusan kalian. 4. Mengintip apalagi mencuri data orang lain 5. Jangan membajak hak kekayaan intelektual orang lain 6. Melakukan Plagiasi hasil karya orang lain Dari pernyataan diatas cara menerapkan netiket yang benar ditunjukkan oleh pernyataan nomor….

(1), (2), (3)
(1), (3), (5)
(2), (4), (6)
(4), (5), (6)

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?