Search Header Logo

LATIHAN SOAL SISPRES SD 2023/2024 (1)

Authored by USWATUN CHASANAH

Education

5th Grade

Used 30+ times

LATIHAN SOAL SISPRES SD 2023/2024 (1)
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

90 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin,Elang berpesan,“Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku.Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”

Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasana membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari,ia teringat pada cincin Burung Elang.Induk Ayam menengok kakinya.“Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia Mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.

Nilai moral positif tokoh induk ayam dalam penggalan cerita tersebut adalah ....

jujur atas segala kesalahan yang dilakukannya

menepati perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya

berusaha keras menyenangkan sahabatnya

suka menjalin persahabatan dengan burung

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin,Elang berpesan,“Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku.Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”

Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasana membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari,ia teringat pada cincin Burung Elang.Induk Ayam menengok kakinya.“Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia Mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.

Watak kedua tokoh dalam teks cerita tersebut adalah ….

Induk ayam berwatak licik sedangkan Burung Elang berwatak pemarah.

Induk ayam berwatak licik sedangkan Burung Elang berwatak bijaksana

Induk ayam berwatak ceroboh sedangkan Burung Elang berwatak pemarah

Induk ayam berwatak ceroboh sedangkan Burung Elang berwatak bijaksana

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Alya bangga kepada tetangganya yang bernama Nek Rosma. Meskipun hidup sebatang kara dan berpenghasilan rendah, Nek Rosma sangat dermawan. Seperti pagi itu, ketika bapak-bapak di kampung mereka sedang bergotong royong membersihkan selokan. Nek Rosma memanggil Alya,”Nak, tolong bagikan kue ini untuk bapak-bapak!”. “Baik, Nek,” sahut Alya. Setelah itu Alya membawa kue pemberian Nek Rosma ke kerumunan bapak-bapak yang sedang beristirahat.

“Ini kuenya, Pak. Silakan dinikmati!” kata Alya sambil berkeliling.

“Tidak terima kasih, Nak. Bapak masih kenyang,” tukas Pak Udin.

“Taruh di meja pos ronda saja, Lya! Nanti bapak-bapak mengambil sendiri,” kata Pak Sholeh

Kalimat perintah dalam teks cerita di atas adalah  . . . .

Ini kuenya, Pak. Silakan dinikmati!

Taruh di meja pos ronda saja, Lya!

Nanti bapak-bapak mengambil sendiri.

Tidak terima kasih, Nak. Bapak masih kenyang.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

        Pak Susilo menyisihkan sebagian gajinya untuk keperluan buku dan alat tulis murid-muridnya. Bahkan ketika ayah dan beberapa orang murid lain ingin melanjutkan ke SMP, Pak Susilo yang mengantarkan mereka dengan mengayuh perahu sendiri ke kampung seberang karena di Kampung Air belum ada SMP waktu itu.

Maksud dari pernyataan yang dicetak tebal pada cerita tersebut adalah….

Pak Susilo selalu membelikan murid muridnya buku-buku dan alat tulis.

Pak Susilo meminta bantuan buku dan alat tulis pada pemerintah.

Pak Susilo membelikan buku dan alat tulis untuk muridnya dengan sebagian uang gajinya.

Pak Susilo mengharuskan muridnya membeli buku dan alat tulis.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Es krim merupakan jajanan favorit semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Variasi rasa yang disajikan beragam dan bahan yang digunakan juga tidak hanya dari buah-buahan.

Sinonim dari kata yang bercetak miring pada paragraf tersebut adalah….

bentuk

pilihan

perubahan

keberadaan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah pantun berikut!

Buah anggur jangan dilempar

Nanti berubah menjadi mangga

Anak sekolah rajin belajar

Jadi juara orang tua bangga

Pesan pantun di atas adalah ....

Anak yang rajin belajar bisa sukses dan membanggakan orangt tua.

Anak yang rajin belajar bisa menjadi juara dan menjadi orang yang berhasil.

Anak yang rajin belajar bisa menjadi juara dan membuat orang tua bangga.

Anak yang rajin belajar disayang gurudan membanggakan orang tua.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah ilustrasi berikut ini!

Satu tahun yang lalu Kosim bekerja pada seseorang yang membuka usaha di bidang percetakan. Di tempat kerjanya tersebut ia mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Ia harus bekerja sepanjang hari tanpa uang makan dan seringkali masih dicaci oleh majikannya. Dan sekarang ia bekerja di sebuah perusahaan garmen. Perlakuan serupa ia alami pula di tempat barunya tersebut. Di tempat kerjanya yang baru ini, pimpinan perusahaannya memperlakukan Kosim layaknya seorang budak. Maka tak jarang ia menangis dan meratapi nasib sialnya tersebut.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas yaitu ….

Sudah jatuh tertimpa tangga

Air susu dibalas dengan air tuba

Bagai ular menghampiri pemukul

Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?