Search Header Logo

Delapan Kasus dalam Bahasa Pali - kata maskulin berakhiran a

Authored by Johan Saputra

Religious Studies

University

Used 4+ times

Delapan Kasus dalam Bahasa Pali - kata maskulin berakhiran a
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

1. Frasa "Vihārasmiṃ sīlaṃ rakkhati" mengandung kata "sīlaṃ". Kata ini berada dalam kasus apa?

Nominatif (Subjek)

Akusatif (Objek)

Instrumen (Alat)

Lokatif (Tempat)

Answer explanation

Kata "sīlaṃ" dalam frasa "Vihārasmiṃ sīlaṃ rakkhati" berada dalam kasus akusatif, yang menunjukkan bahwa "sīlaṃ" berfungsi sebagai objek dari tindakan yang dilakukan, yaitu "rakkhati".

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

2. Pilihlah terjemahan yang paling tepat untuk frasa "Paṇḍitassa paññā":

Para bijaksana di kebijaksanaan

Kebijaksanaan di antara para bijaksana

Kebijaksanaan seorang bijaksana

Bijaksana dengan kebijaksanaan

Answer explanation

Frasa "Paṇḍitassa paññā" secara harfiah berarti "kebijaksanaan seorang bijaksana". Pilihan ini paling tepat karena menunjukkan hubungan kepemilikan antara kebijaksanaan dan seorang bijaksana, berbeda dengan pilihan lainnya.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

  1. 3.Frasa "Dhammassavanaṃ pabbate" menggambarkan suatu peristiwa. Pilihlah terjemahan yang benar.

Gunung mendengarkan Dhamma

Mendengarkan Dhamma oleh gunung

Dhamma Mendengarkan gunung

Mendengarkan Dhamma di gunung

Answer explanation

Frasa "Dhammassavanaṃ pabbate" berarti "Gunung mendengarkan Dhamma". Pilihan ini tepat karena menggambarkan gunung sebagai subjek yang mendengarkan, sesuai dengan struktur kalimat dalam bahasa Pali.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

  1. 4. Terjemahkan frasa berikut: "Vihāre bhikkhūnaṃ upāsakā"

Para umat awam untuk bhikkhu di vihara

Para umat awam di vihara milik bhikkhu

Para umat awam di vihara para bhikkhu

Para bhikkhu dan umat awam di vihara

Answer explanation

Frasa "Vihāre bhikkhūnaṃ upāsakā" berarti "Para umat awam di vihara para bhikkhu". Kata "upāsakā" merujuk pada umat awam, dan "vihāre bhikkhūnaṃ" menunjukkan lokasi, yaitu vihara yang dimiliki oleh para bhikkhu.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

  1. 5. Frasa "Vanasmiṃ sakuṇo" menggunakan kasus lokatif. Pilihlah terjemahan yang benar.

Burung dari hutan

Burung di hutan

Burung untuk hutan

Burung dengan hutan

Answer explanation

Frasa 'Vanasmiṃ sakuṇo' menggunakan kasus lokatif, yang menunjukkan lokasi. Terjemahan yang tepat adalah 'Burung di hutan', karena lokatif merujuk pada tempat di mana sesuatu berada.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

  1. 6. Frasa "Gāme gocaraṃ gaṇhāti goṇo" menggambarkan apa?

Sapi berjalan di desa

Desa memberi makan sapi

Sapi makan di desa

Seekor sapi mencari makan di desa

Answer explanation

Frasa "Gāme gocaraṃ gaṇhāti goṇo" berarti seekor sapi sedang mencari makan di desa, yang sesuai dengan pilihan jawaban "Seekor sapi mencari makan di desa".

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

  1. 7. Terjemahkan frasa berikut ke dalam bahasa Pāḷi: "Seekor burung di pohon."

Rukkhasmiṃ sakuṇo

Sakuṇassa rukkhaṃ

Rukkhesu sakuṇā

Rukkhamhi sakuṇā

Answer explanation

Frasa "Seekor burung di pohon" diterjemahkan ke dalam Pāḷi sebagai "Rukkhasmiṃ sakuṇo". Di sini, "rukkhasmiṃ" berarti "di pohon" dan "sakuṇo" berarti "seekor burung", sehingga pilihan ini adalah yang paling tepat.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?

Discover more resources for Religious Studies