Search Header Logo

Asesmen Diagnostik Kognitif dan Non-Kognitif

Authored by Eni Fatmawati

English

7th Grade

Used 4+ times

Asesmen Diagnostik Kognitif dan Non-Kognitif
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Tujuan utama dari asesmen diagnostik kognitif adalah...

Mengetahui minat dan bakat siswa.

Mengukur kemampuan kognitif siswa secara umum.

Mendiagnosis kesulitan belajar spesifik yang dialami siswa.

Mengetahui kondisi sosial-emosional siswa.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Contoh instrumen yang paling tepat untuk mengukur kemampuan kognitif siswa dalam matematika adalah...

Angket minat belajar.

Tes kemampuan numerik.

Wawancara dengan orang tua.

Observasi perilaku siswa di kelas.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Asesmen diagnostik kognitif sebaiknya dilakukan...

Setelah pembelajaran selesai.

Pada awal pembelajaran.

Di tengah-tengah pembelajaran.

Secara acak selama proses pembelajaran.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Asesmen diagnostik non-kognitif bertujuan untuk...

Mengukur kemampuan kognitif siswa.

Mengetahui kondisi emosional, sosial, dan psikologis siswa.

Menilai prestasi akademik siswa.

Membandingkan kemampuan siswa satu dengan yang lain.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Contoh instrumen yang paling tepat untuk mengukur motivasi belajar siswa adalah...

Tes kemampuan membaca.

Angket motivasi belajar.

Observasi perilaku siswa saat mengerjakan tugas.

Wawancara dengan guru.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Faktor non-kognitif yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah...

Kemampuan mengingat.

Kemampuan memecahkan masalah.

Motivasi belajar.

Kemampuan bahasa.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perbedaan utama antara asesmen diagnostik kognitif dan non-kognitif adalah...

Keduanya sama-sama mengukur kemampuan siswa.

Asesmen kognitif fokus pada aspek kognitif, sedangkan non-kognitif pada aspek non-kognitif.

Asesmen kognitif lebih sulit daripada non-kognitif.

Asesmen non-kognitif lebih penting daripada kognitif.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?