
Perencanaan Alat Penetas Telur
Authored by DEA NURAYDAH
Life Project
7th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Mengapa penting untuk melakukan studi literatur sebelum memulai perancangan alat penetas telur?
Membantu menemukan vendor yang tepat untuk komponen.
Memastikan bahwa desain alat penetas sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Memberikan dasar untuk memilih bahan yang lebih murah.
Menghindarkan dari kesalahan umum dan memperkenalkan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi alat.
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Saat merancang sistem pemutar telur otomatis, apa yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan bahwa semua telur dipanaskan secara merata?
Posisi motor pemutar telur.
Jenis bahan rak telur.
Frekuensi dan sudut pemutaran telur.
Ukuran dan berat telur.
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Bagaimana Anda menentukan kapasitas alat penetas telur dalam tahap analisis kebutuhan, dan mengapa hal ini penting untuk desain keseluruhan alat?
Kapasitas ditentukan oleh ukuran rak telur dan jumlah sensor yang tersedia.
Kapasitas ditentukan berdasarkan jumlah telur yang dapat dijual oleh peternak.
Kapasitas harus seimbang dengan kemampuan sistem pemanas dan ventilasi untuk menjaga kondisi optimal.
Kapasitas bergantung pada ukuran inkubator yang diinginkan oleh pengguna.
4.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa yang akan terjadi jika ventilasi tidak memadai selama proses penetasan?
Telur akan menyerap terlalu banyak kelembaban.
Suhu di dalam inkubator akan meningkat drastis.
Embrio akan kekurangan oksigen, mengganggu proses penetasan.
Anak ayam akan menetas lebih cepat karena kurangnya sirkulasi udara.
5.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Jika tidak dilakukan pemantauan rutin terhadap kondisi inkubator, apa risiko yang paling besar terhadap penetasan telur?
Kelembaban akan menurun secara drastis, menyebabkan semua telur gagal menetas.
Suhu dan kelembaban mungkin tidak terjaga optimal, meningkatkan risiko kegagalan penetasan.
Semua telur akan menetas dalam waktu yang sama tanpa ada masalah.
Ventilasi akan terlalu banyak dan mengurangi efektivitas incubator.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?