Search Header Logo

ANBK Stimulus 5

Authored by Basyaroh Purbania

Education

8th Grade

Used 4+ times

ANBK Stimulus 5
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

6 questions

Show all answers

1.

MATCH QUESTION

10 mins • 1 pt

Media Image

Keunikan Kain Tenun Kajang

Indonesia merupakan negara yang bersuku-suku dengan keanekaragaman pakaian adat yang unik dan perlu dilestarikan. Salah satunya adalah kain tenun Kajang, warisan leluhur masyarakat adat Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan yang masih mempertahankan kealamian dan kesederhanaan.

Menenun merupakan keterampilan yang wajib dimiliki perempuan suku Ammatoa Kajang. Menurut aturan adat di sana, perempuan belum boleh menikah kalau belum bisa menenun. Perempuan adat Kajang akan dikatakan dewasa dan siap menikah apabila sudah pandai menenun.

Masyarakat Adat Kajang memegang teguh hidup sederhana Sumber. jadesta.kemenparekraf.go.id dalam berpakaian dengan warna hitam (tope le'leng). Warna hitam mempunyai makna sebagai bentuk persamaan dalam segala hal, termasuk kesamaan dalam kesederhanaan. Warna hitam menunjukkan kekuatan dan kesamaan derajat bagi setiap orang di depan sang pencipta.

Warna hitam itu bersumber dari pewarna alam nila (tarum atau indigo) yang ditambah dengan ramuan fermentasi. Hasilnya kain akan berwarna biru pekat yang nyaris hitam. Kain tenunan Kajang tidak luntur saat dicuci. Motifnya pun seragam dan sederhana. Hanya garis tipis vertikal berwarna yang membelah sarung.

Sebelum menenun, benang katun yang berwarna putih terlebih dahulu diberi pewarnaan alami. Proses pewarnaan pada kain tenun Kajang bisa dikatakan tidak mudah. Dibutuhkan waktu kerja yang panjang untuk membuatnya Prosesnya dimulai dengan merendam daun tarum/nila selama satu sampai dua hari. Rendaman kemudian diperas dan dicampur kapur dan air fermentasi arang. Lalu, ramuan diendapkan lagi satu malam. Hasil rendaman alr yang jernih dibuang dan yang kental diambil dan dipindahkan ke tempayan tanah liat. Proses selanjutnya adalah perendaman benang selama 2-3 jam setiap subuh dan sore hari selama empat belas hari. Setelah proses perendaman, benang kemudian dicuci dan dikeringkan berulang- ulang hingga muncul warna hitam.

Keunikan lain dari kain tenun Kajang adalah aksen hitam yang mengilat. Biasanya, setelah kain selesai ditenun, kain akan digosok dengan batu karang (keong/batu laut). Penggosokan ini disebut anggarusu" dan proses itulah yang memberikan kesan berkilau dari kain tenun Kajang tersebut.

Berikut ini adalah ciri-ciri kain tenunan Kajang. Pasangkanlah ciri-ciri yang berada di lajur kiri dan keterangannya yang berada di lajur kanan dengan tepat.

Tidak mudah luntur

Warna khas kain Kajang

Garis tipis vertikal berwarna

Motif kain Kajang

Para perempuan Kampung Kajang

Orang yang membuat tenunan

Hitam atau biru pekat

Kualitas kain

2.

CATEGORIZE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bagaimana kondisi benang hasil perendaman jika hanya dikeringkan satu kali saja?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Benang belum menghasilkan warna hitam.

Warna benang menjadi cokelat tua.

Benang akan berwarna hitam pekat.

Benang masih berwarna keputihan.

3.

CATEGORIZE QUESTION

3 mins • 1 pt

Mengapa perempuan suku Ammatoa Kajang harus pandai menenun?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Syarat seseorang memasuki usia remaja,

Sebagai syarat seorang perempuan boleh menikah.

Sebagai tanda kedewasaan seorang perempuan.

Syarat perempuan akan melahirkan anak.

4.

CATEGORIZE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bagaimanakah proses perubahan kain tenun Kajang yang awalnya berupa benang katun warna putih menjadi berwarna hitam?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Merendam benang dalam air endapan hasil rendaman campuran daun nila, kapur, dan air fermentasi.

Benang yang sdudah direndam selama 14 hari pagi dan sore hari kemudian dibilas dan dikeringkan.

Benang akan direndam dalam larutan tarum atau indigo kemudian digosok dengan menggunakan batu.

Benang putih direndam dalam larutan daun tarum selama dua hari dua malam kemudian dijemur.

5.

CATEGORIZE QUESTION

3 mins • 1 pt

Sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan, kain tenun Kajang mempunyai keunikan alami yang berbeda dari jenis kain tenun daerah lain.

Manakah yang dapat menjelaskan informasi pokok tersebut?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Kain Kajang mempunyai aksen hitam mengilap dari gosokan batu karang.

Warna hitam kain Kajang dari bahan alami dan tidak luntur saat dicuci.

Kain Kajang hanya boleh ditenun oleh perempuan yang belum menikah.

Proses pewarnaan kain menjadi hitam melalui proses ritual yang lama.

6.

CATEGORIZE QUESTION

2 mins • 1 pt

Menurutmu bagaimanakah kualitas stimulus tersebut?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Informasi tersebut menambah wawasan tentang keanekaragaman kain tenun di Indonesia.

Informasi kurang relevan dengan kaum nilenial.

Kualitas teks cukup bagus karena dilengkapi dengan ilutrasi gambar kain Kajang dan pewarna indi.

Kualitas informasi yang disajikan kurang menarik.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?