
AST BAHASA INDONESIA X-A
Authored by Miftha Cahyani
Other
10th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Obsevasi secara langsung dapat dilakukan dengan cara…
Melihat
Membaca
Mendengan Informasi
Membaca berita
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Dalam teks laporan hasil observasi aspek-aspek yang dilaporkan pada lapoarn observasi berupa…
Umum
Definisi
Deskripsi
Terpusat
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Observasi secara tidak langsung dapat dilakukan dengan cara…
Mendengarkan
Menyaksikan
Mengamati
Melakukan
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Struktur teks laporan hasil obeservasi berikut ini yang bukan merupakan struktur teks laporan hasil observasi adalah…
Deskripsi bagian
Kesimpulan
Pernyataan umum
Identifikasi
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Struktur yang berisi perincian bagian-bagian hal yang dilaporkan dalam teks laporan hasil obeservasi adalah…
Deskripsi bagian
Pernyataan umum
Definisi umum
Kesimpulan
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Pada teks laporan hasil observasi struktur definisi umum berisi…
Klasifikasi objek dari berbagai segi dan deskripsi manfaat objek
Ringkasan umum mengenai hal yang dilaporkan
Rincian bagian-bagian hal yang dilporkan
Definisi umum atau keterangan umum sebjek yang dilaporkan
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Berikut ini merupakan struktur teks laporan hasil observasi, salah satu struktur teks laporan hasil obeservasi yang tidak harus ada dalam teks adalah…
Kesimpulan
Definis umum
Pernyataan umum
Deskripsi bagian
8.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal no 8-10
Belalang Anggrek
Teman-teman, kali ini saya akan menyampaikan laporan hasil observasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Objek yang diobservasi adalah belalang anggrek. Pertama-tama, saya akan menyampaikan informasi umum terkait dengan belalang anggrek. Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang sentadu atau belalang sembah yang hidup di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Seperti namanya, belalang ini memiliki bentuk dan warna yang menyerupai bunga anggrek.
Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan ciri khas belalang anggrek yang terdiri atas bagian tubuh, bentuk tubuh, makanan, dan daur hidupnya. Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala, toraks, dan abdomen. Di bagian kepala terdapat mata majemuk, mulut, dan dua buah antena seperti benang. Seperti jenis belalang sentadu lainnya, kepala belalang anggrek dapat berputar 3600. Dibagian toraks terdapat tiga pasang kaki. Kaki depan belalang anggrek yang panjang dan kuat dilengkapi dengan duri dan capit. Belalang anggrek memiliki dua pasang sayap yang menutupi bagian abdomennya. Sayap depan berfungsi melindungi sayap belakang sehingga teksturnya lebih keras.
Ukuran tubuh belalang anggrek berbeda antara jantan dan betina. Panjang tubuh belalang anggrek jantan sekitar 2,5—3 cm, sedangkan betina 6—7 cm. Tubuh mereka berwarna putih dengan aksen merah muda lembut atau cerah. Beberapa belalang, bahkan berwarna benar-benar putih atau merah jambu. Namun, belalang anggrek dapat mengubah warna tubuhnya dalam hitungan sehari, bergantung pada kondisi lingkungan, seperti kelembapan dan kondisi cahaya.
Belalang anggrek merupakan predator polifagus atau pemakan beberapa jenis mangsa. Mereka memangsa serangga lain yang ber-tubuh lebih kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, dan lalat. Belalang anggrek menggunakan bentuk dan warna tubuhnya untuk menarik perhatian mangsa. Saat mangsa mendekat, mereka akan meng-gunakan kaki depannya untuk menangkapnya. Belalang sembah hanya memangsa hewan yang masih hidup.
Belalang anggrek merupakan hewan yang mengalami meta-morfosis tidak sempurna. Fase hidupnya terdiri dari telur, nimfa, dan dewasa. Belalang betina dapat bertelur sampai 300 butir. Telur tersebut diletakkan dalam sarang berbentuk buih putih yang disebut ooteka. Ooteka lama-lama akan mengeras dan melindungi telur-telur dari panas dan hujan. Telur-telur tersebut membutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk menetas. Saat menetas, nimfa belalang sembah sudah menyerupai belalang anggrek dewasa. Itulah mengapa belalang anggrek disebut mengalami metamorfosis tidak sempurna.
Sebagai penutup, saya akan menyampaikan manfaat belalang anggrek. Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga. Karena keindahannya, belalang anggrek juga dijadikan peliharaan.
Dari teks belalang anggrek yang merupakan deskripsi beagian adalah…
Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga karena keindahannya, belalang anggrek juga dijadikan peliharaan
Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala, toraks, dan abdomen. Mereka memangsa serangga lain yang bertubuh kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, lalat.
Belalang anggrek merupakan hewan yang mengalami metamorphosis tidak sempurna. Fase hidupnya terdiri dari telur, nimfa, dan dewasa.
Belalang betina dapat bertelur sampai 300 butir.
9.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Belalang Anggrek
Teman-teman, kali ini saya akan menyampaikan laporan hasil observasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Objek yang diobservasi adalah belalang anggrek. Pertama-tama, saya akan menyampaikan informasi umum terkait dengan belalang anggrek. Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang sentadu atau belalang sembah yang hidup di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Seperti namanya, belalang ini memiliki bentuk dan warna yang menyerupai bunga anggrek.
Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan ciri khas belalang anggrek yang terdiri atas bagian tubuh, bentuk tubuh, makanan, dan daur hidupnya. Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala, toraks, dan abdomen. Di bagian kepala terdapat mata majemuk, mulut, dan dua buah antena seperti benang. Seperti jenis belalang sentadu lainnya, kepala belalang anggrek dapat berputar 3600. Dibagian toraks terdapat tiga pasang kaki. Kaki depan belalang anggrek yang panjang dan kuat dilengkapi dengan duri dan capit. Belalang anggrek memiliki dua pasang sayap yang menutupi bagian abdomennya. Sayap depan berfungsi melindungi sayap belakang sehingga teksturnya lebih keras.
Ukuran tubuh belalang anggrek berbeda antara jantan dan betina. Panjang tubuh belalang anggrek jantan sekitar 2,5—3 cm, sedangkan betina 6—7 cm. Tubuh mereka berwarna putih dengan aksen merah muda lembut atau cerah. Beberapa belalang, bahkan berwarna benar-benar putih atau merah jambu. Namun, belalang anggrek dapat mengubah warna tubuhnya dalam hitungan sehari, bergantung pada kondisi lingkungan, seperti kelembapan dan kondisi cahaya.
Belalang anggrek merupakan predator polifagus atau pemakan beberapa jenis mangsa. Mereka memangsa serangga lain yang ber-tubuh lebih kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, dan lalat. Belalang anggrek menggunakan bentuk dan warna tubuhnya untuk menarik perhatian mangsa. Saat mangsa mendekat, mereka akan meng-gunakan kaki depannya untuk menangkapnya. Belalang sembah hanya memangsa hewan yang masih hidup.
Belalang anggrek merupakan hewan yang mengalami meta-morfosis tidak sempurna. Fase hidupnya terdiri dari telur, nimfa, dan dewasa. Belalang betina dapat bertelur sampai 300 butir. Telur tersebut diletakkan dalam sarang berbentuk buih putih yang disebut ooteka. Ooteka lama-lama akan mengeras dan melindungi telur-telur dari panas dan hujan. Telur-telur tersebut membutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk menetas. Saat menetas, nimfa belalang sembah sudah menyerupai belalang anggrek dewasa. Itulah mengapa belalang anggrek disebut mengalami metamorfosis tidak sempurna.
Sebagai penutup, saya akan menyampaikan manfaat belalang anggrek. Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga. Karena keindahannya, belalang anggrek juga dijadikan peliharaan.
Demikian laporan hasil observasi saya. Terima kasih atas perhatian teman-teman semua.
Yang merupakan deskripsi manfaat/simpulan dari teks belalang anggerek adalah…
Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang sentadu atau belalang sembah yang hidup di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti namanya belalang ini memiliki bentuk dan warna yang menyerupai bunga anggrek.
Dibagian kepala terdapat mata majemuk, mulut, dan dua buah antenna seperti benang.
Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga, karena keindahannya belalang anggrek juga dijadikan peliharaan.
Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala toraki dan abdomen. Mereka memanggsa serangga lain yang bertubuh kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, lalat.
10.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Belalang Anggrek
Teman-teman, kali ini saya akan menyampaikan laporan hasil observasi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Objek yang diobservasi adalah belalang anggrek. Pertama-tama, saya akan menyampaikan informasi umum terkait dengan belalang anggrek. Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang sentadu atau belalang sembah yang hidup di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Seperti namanya, belalang ini memiliki bentuk dan warna yang menyerupai bunga anggrek.
Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan ciri khas belalang anggrek yang terdiri atas bagian tubuh, bentuk tubuh, makanan, dan daur hidupnya. Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala, toraks, dan abdomen. Di bagian kepala terdapat mata majemuk, mulut, dan dua buah antena seperti benang. Seperti jenis belalang sentadu lainnya, kepala belalang anggrek dapat berputar 3600. Dibagian toraks terdapat tiga pasang kaki. Kaki depan belalang anggrek yang panjang dan kuat dilengkapi dengan duri dan capit. Belalang anggrek memiliki dua pasang sayap yang menutupi bagian abdomennya. Sayap depan berfungsi melindungi sayap belakang sehingga teksturnya lebih keras.
Ukuran tubuh belalang anggrek berbeda antara jantan dan betina. Panjang tubuh belalang anggrek jantan sekitar 2,5—3 cm, sedangkan betina 6—7 cm. Tubuh mereka berwarna putih dengan aksen merah muda lembut atau cerah. Beberapa belalang, bahkan berwarna benar-benar putih atau merah jambu. Namun, belalang anggrek dapat mengubah warna tubuhnya dalam hitungan sehari, bergantung pada kondisi lingkungan, seperti kelembapan dan kondisi cahaya.
Belalang anggrek merupakan predator polifagus atau pemakan beberapa jenis mangsa. Mereka memangsa serangga lain yang ber-tubuh lebih kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, dan lalat. Belalang anggrek menggunakan bentuk dan warna tubuhnya untuk menarik perhatian mangsa. Saat mangsa mendekat, mereka akan meng-gunakan kaki depannya untuk menangkapnya. Belalang sembah hanya memangsa hewan yang masih hidup.
Belalang anggrek merupakan hewan yang mengalami meta-morfosis tidak sempurna. Fase hidupnya terdiri dari telur, nimfa, dan dewasa. Belalang betina dapat bertelur sampai 300 butir. Telur tersebut diletakkan dalam sarang berbentuk buih putih yang disebut ooteka. Ooteka lama-lama akan mengeras dan melindungi telur-telur dari panas dan hujan. Telur-telur tersebut membutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk menetas. Saat menetas, nimfa belalang sembah sudah menyerupai belalang anggrek dewasa. Itulah mengapa belalang anggrek disebut mengalami metamorfosis tidak sempurna.
Sebagai penutup, saya akan menyampaikan manfaat belalang anggrek. Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga. Karena keindahannya, belalang anggrek juga dijadikan peliharaan.
Demikian laporan hasil observasi saya. Terima kasih atas perhatian teman-teman semua.
Yang merupakan pernyataan umum atau klasifikasi dari teks belalang anggrek adalah…
Belalang anggrek berguna bagi manusia untuk membasmi hama berupa serangga, karena keindahannya belalang anggrek juga dijadikan peliharaan.
Bagian tubuh belalang anggrek terdiri atas kepala toraki dan abdomen. Mereka memanggsa serangga lain yang bertubuh kecil, seperti jangkrik, capung, lebah, lalat. Belalang anggrek merupakan hewan yang mengalami metamorphosis tidak sempurna. Fase hidupnya terdiri dari telur, nimfa, dan dewasa. Belalang betina dapat bertelur samapi 300 butir.
Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang sentadu atau belalang sembah yang hidup di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti namanya belalang ini memiliki bentuk dan warna yang menyerupai bunga anggrek..
Dibagian kepala terdapat mata majemuk, mulut, dan dau buah antenna seperti benang
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
20 questions
Misdinar Paskalis - Busana Liturgi
Quiz
•
1st Grade - Professio...
20 questions
Try out bhs indonesia SD 2
Quiz
•
10th - 12th Grade
15 questions
Pajak Bertutur SMA 2023
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
QUIZ 1 FOSFOR'S 2021
Quiz
•
KG - University
20 questions
Peribadi Mulia Hiasan Diri
Quiz
•
5th Grade - University
20 questions
Kata Am & Kata Nama Khas 2022
Quiz
•
10th - 12th Grade
17 questions
Ulangan Harian PAI kelas 10
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
penilaian harian kemuhammadiyahan kelas 10
Quiz
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
13 questions
SMS Cafeteria Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
SMS Restroom Expectations Quiz
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Pi Day Trivia!
Quiz
•
6th - 9th Grade
Discover more resources for Other
15 questions
Pi Day Trivia
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Understanding Pi and Its Applications
Interactive video
•
7th - 12th Grade
10 questions
Cell Organelles and Their Functions
Interactive video
•
6th - 10th Grade
5 questions
Did You Know? Ireland
Interactive video
•
9th - 10th Grade
10 questions
Exploring Basic Probability Concepts
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
10th Grade
15 questions
Pi Day Trivia
Quiz
•
10th Grade
10 questions
Exploring the Layers of the Earth
Interactive video
•
6th - 10th Grade