Hikayat

Hikayat

10th Grade

15 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Seindah Pinakol Tahun 4

Seindah Pinakol Tahun 4

2nd - 12th Grade

12 Qs

ASESMEN SUMATIF

ASESMEN SUMATIF

9th - 12th Grade

10 Qs

PTS TEMA 6 KELAS 4 (II)

PTS TEMA 6 KELAS 4 (II)

9th - 10th Grade

20 Qs

Katakana Part 1 (ア-ノ)

Katakana Part 1 (ア-ノ)

10th - 12th Grade

20 Qs

sirah nabawi

sirah nabawi

10th - 12th Grade

10 Qs

KESALAHAN EJAAN

KESALAHAN EJAAN

10th - 12th Grade

20 Qs

KESALAHAN EJAAN SEK. MEN. (14)

KESALAHAN EJAAN SEK. MEN. (14)

5th - 11th Grade

10 Qs

REMIDI PAS BAHASA INDONESIA part II

REMIDI PAS BAHASA INDONESIA part II

10th Grade

20 Qs

Hikayat

Hikayat

Assessment

Quiz

World Languages

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

lili gozali

Used 2+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 10 pts

Bacalah penggalan hikayat berikut!
          Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang cantik. Sang Raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Akan tetapi, ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya. Oleh karena itu, ia tidak mampu mendidik anak-anaknya. Istri sang Raja sudah meninggal dunia ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang Raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.
          Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri Nila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri Kuning, dan dua putri lainnya. Baju yang dikenakan mereka pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang Raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu riang dan tersenyum ramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.

Isi pokok paragraf pertama adalah ....

  1. kesepuluh putri-raja yang sering bertengkar karena hal-hal sepele

  1. seorang raja yang memiliki putri-putri yang berwatak manja dan nakal

  1. kesepuluh putri-raja yang suka bermain di danau dan tidak pernah akur

  1. kesepuluh putri-raja yang tak mau belajar dan sering bermain di danau

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 10 pts

Bacalah penggalan hikayat berikut!
          Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang cantik. Sang Raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Akan tetapi, ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya. Oleh karena itu, ia tidak mampu mendidik anak-anaknya. Istri sang Raja sudah meninggal dunia ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang Raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.
          Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri Nila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri Kuning, dan dua putri lainnya. Baju yang dikenakan mereka pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang Raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu riang dan tersenyum ramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.
 

Karakteristik hikayat yang menonjol dalam penggalan cerita rakyat di atas adalah ....

kemustahilan

kesaktian

istanasentris

anonim

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 10 pts

Bacalah penggalan hikayat berikut!
          Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang cantik. Sang Raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Akan tetapi, ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya. Oleh karena itu, ia tidak mampu mendidik anak-anaknya. Istri sang Raja sudah meninggal dunia ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang Raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka.
          Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri Nila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri Kuning, dan dua putri lainnya. Baju yang dikenakan mereka pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang Raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu riang dan tersenyum ramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.
 

Nilai yang terdapat dalam cerita rakyat di atas adalah ....

moral

agama

sosial

pendidikan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Bacalah penggalan hikayat berikut!
Inilah suatu kisah yang diceritakan oleh orang tua-tua, asal raja yang berbuat negeri Patani Darussalam itu. Adapun raja di Kota Maligai itu namanya Paya Tu Kerub Mahajana. Maka Paya Tu Kerub Mahajana pun beranak seorang laki-laki. Maka dinamai anakanda baginda itu Paya Tu Antara. Hatta berapa lamanya, maka Paya Tu Kerub Mahajana pun matilah. Syahdan maka Paya Tu Antara pun kerajaanlah menggantikan ayahanda baginda itu. Ia menamai dirinya Paya Tu Naqpa. Selama Paya Tu Naqpa kerajaan itu sentiasa ia pergi berburu. 

(Hikayat Patani)

Hikayat di atas mengandung ciri istanasentris, yakni ....

  1. mengandung kesaktian tokohnya

  1. tidak ada nama pengarangnya

  1. mengandung kemustahilan

  1. bertema dan berlatang belakang kerajaan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Alkisah, ada seorang raja yang sangat bijaksana bernama Raja Indra. Ia memimpin sebuah kerajaan yang makmur dan damai. Suatu hari, datanglah seorang pemuda miskin yang membawa sekantong kecil beras sebagai persembahan. Raja Indra, yang selalu mengutamakan keadilan dan kebaikan, menerima pemuda itu dengan hati terbuka.

Pemuda itu berkata, "Wahai Baginda, aku hanyalah orang miskin yang tidak memiliki apa-apa. Namun, aku ingin berterima kasih atas kebaikan Baginda kepada rakyat kecil sepertiku. Terimalah beras ini sebagai tanda baktiku."

Raja tersenyum dan berkata, "Ketulusanmu lebih berharga daripada emas dan permata. Apa yang kau berikan dari hati akan kembali kepadamu." Raja pun memerintahkan agar beras itu dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan di seluruh penjuru negeri.

Apa pesan moral dari hikayat di atas?

Kekayaan adalah segalanya dalam hidup

Ketulusan hati lebih berharga daripada harta benda

Raja harus selalu menerima hadiah dari rakyat

Orang miskin tidak bisa memberi apa-apa

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Bacalah hikayat berikut!

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

Basmilah jika melihat kejahatan

Jangan menyombongkan diri

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

kemustahilan

kesaktian

istana sentris

anonim

bahasa

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?