
Ulangan Sejarah Kelas XI
Authored by denok krestanti
History
2nd Grade
Used 5+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Salah satu motivasi utama di balik penjelajahan samudra oleh bangsa Eropa adalah konsep "3G" (Gold, Glory, Gospel). Namun dampak dari penjelajahan ini tidak selalu sesuai dengan tujuan awal. Dari sudut pandang ekonomi dan sosial, apa dampak negatif paling signifikan dari eksplorasi samudera terhadap wilayah yang dijajah?
Penghapusan budaya lokal karena dominasi budaya Eropa.
Terjadinya monopoli perdagangan oleh negara-negara Eropa.
Penyebaran penyakit baru yang menghancurkan populasi lokal.
Kerusakan ekosistem laut akibat eksploitasi besar-besaran.
Ketergantungan ekonomi wilayah lokal pada hasil ekspor bahan mentah.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Selama era penjelajahan samudra, rute perdagangan rempah-rempah menjadi salah satu fokus utama. Namun perubahan rute ini juga membawa dampak geopolitik. Apa alasan strategis yang membuat bangsa Portugis memilih Malaka sebagai pusat kekuasaan maritim mereka?
Lokasi strategis di antara jalur perdagangan Cina dan India.
Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah di Malaka.
Dominasi kekuatan militer Portugis atas pelabuhan-pelabuhan lain.
Keberhasilan Malaka sebagai pusat penyebaran agama Katolik.
Hubungan diplomatik Portugis dengan kerajaan lokal di Malaka.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Penjelajahan samudra mengubah peta kekuatan global. Bangsa-bangsa Eropa berlomba-lomba menguasai wilayah baru. Hal ini menimbulkan konflik dan perang.
Pertanyaan:
Bagaimana perjanjian Tordesillas tahun 1494 mencerminkan upaya penyelesaian konflik antara Spanyol dan Portugis?
Menetapkan batas wilayah berdasarkan zona waktu.
Membagi wilayah eksplorasi dunia berdasarkan garis bujur tertentu.
Menjamin hak eksklusif Spanyol atas Asia Tenggara.
Mengakhiri semua bentuk eksplorasi samudra oleh bangsa lain.
Memperbolehkan Spanyol dan Portugis untuk berbagi keuntungan perdagangan.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Peristiwa pembantaian penduduk Banda oleh J.P. Coen pada tahun 1621 bertujuan untuk menguasai perdagangan rempah-rempah, terutama pala, yang menjadi komoditas utama di wilayah tersebut. Namun, tindakan ini juga mencerminkan kebijakan kolonial yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan ekonomi.
Pertanyaan:
Berdasarkan peristiwa tersebut, apa dampak jangka panjang dari pembantaian ini terhadap struktur sosial dan ekonomi masyarakat Banda?
Penduduk asli Banda dapat kembali menguasai perdagangan rempah-rempah secara penuh.
Wilayah Banda menjadi pusat perdagangan internasional yang damai.
Penduduk asli Banda kehilangan kendali atas sumber daya alam mereka dan digantikan oleh pekerja dari luar.
Rempah-rempah di Banda tidak lagi menjadi komoditas utama perdagangan global.
Kolonialisme di Banda diakhiri oleh perlawanan penduduk asli.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
J.P. Coen menggunakan pembantaian di Banda sebagai strategi untuk mengamankan monopoli rempah-rempah VOC. Namun tindakan ini mendapat kritik dari beberapa pihak, baik di dalam maupun di luar Belanda. Bagaimana Anda menganalisis tindakan ini jika dilihat dari sudut pandang moral dan strategi ekonomi kolonial?
Tindakan ini tidak bermoral tetapi berhasil secara ekonomi karena VOC mendapatkan monopoli.
Tindakan ini bermoral karena mendukung tujuan VOC mengembangkan perdagangan.
Tindakan ini tidak bermoral dan juga gagal secara ekonomi karena tidak menguntungkan VOC
Tindakan ini hanya bermoral jika dilihat dari perspektif VOC, bukan masyarakat Banda.
Tindakan ini merupakan langkah etis untuk mempertahankan kestabilan ekonomi dunia.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Tanam Paksa (Cultuurstelsel) diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Indonesia pada tahun 1830. Sistem ini memiliki dampak besar terhadap masyarakat pribumi. Salah satu dampak positif dari sistem Tanam Paksa adalah:
Peningkatan taraf hidup petani pribumi
Berkembangnya infrastruktur transportasi di daerah pedesaan
Meningkatnya hasil panen untuk konsumsi masyarakat lokal
Masuknya teknologi modern ke pedesaan
Terciptanya kestabilan sosial di masyarakat
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sistem Tanam Paksa mengharuskan petani pribumi menyisihkan sebagian tanahnya untuk ditanami komoditas ekspor. Berapakah luas tanah yang wajib digunakan oleh petani dalam sistem ini sesuai peraturan resmi?
10% dari luas tanah
20% dari luas tanah
25% dari luas tanah
50% dari luas tanah
75% dari luas tanah
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?