
Diagnosis IIH dan Pengobatannya
Authored by Harrie Kurnia
Science
12th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
52 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien wanita berusia 28 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit kepala yang hebat, gangguan penglihatan yang datang dan pergi, serta tinitus berdetak. Pemeriksaan fisik menunjukkan papilledema pada kedua mata. Hasil pemeriksaan perimetri menunjukkan adanya blind spot yang membesar tanpa gangguan penglihatan sentral. Berdasarkan ciri-ciri ini, diagnosis sementara yang dapat diberikan adalah:
Glaukoma
Migrain
Idiopathic Intracranial Hypertension (IIH)
Tumor otak
Pseudotumor cerebri
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien laki-laki dengan berat badan normal berusia 45 tahun datang dengan keluhan sakit kepala kronis, gangguan penglihatan progresif, dan tinitus. Pemeriksaan MRI menunjukkan pembesaran kantung saraf optik dan tanda-tanda lain yang menunjukkan peningkatan ICP. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa pasien ini tidak mengalami obesitas dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang berisiko. Apa kemungkinan penyebab yang harus dipertimbangkan dalam diagnosisnya?
Anemia
Sleep apnea
Dural arteriovenous malformation
Konsumsi vitamin A dalam dosis tinggi
Defisiensi hormon endokrin
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang wanita berusia 33 tahun dengan riwayat obesitas datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit kepala parah dan gangguan penglihatan. Pemeriksaan funduskopi menunjukkan papilledema yang signifikan. MRI otak menunjukkan adanya penurunan aliran vena pada sinus venosus. Pemeriksaan lumbar puncture mengungkapkan tekanan CSF 30 cm H2O. Berdasarkan informasi ini, pengobatan medis yang paling tepat untuk pasien ini adalah:
Penggunaan acetazolamide
Pemberian corticosteroids oral
Pemberian antibiotik untuk infeksi sekunder
Shunting dengan ventriculoperitoneal shunt
Pemberian furosemide
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien dengan IIH datang dengan keluhan penglihatan kabur, namun hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada ketajaman visualnya. Pemeriksaan perimetri menunjukkan adanya blind spot yang semakin membesar. Apa yang harus dilakukan untuk diagnosis lebih lanjut?
Pengukuran tekanan darah
MRI otak dengan MRV
Pemeriksaan fungsi hati
Pemeriksaan radiologi dada
Tes laboratorium untuk anemia
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang wanita dengan IIH didiagnosis dengan papilledema dan gangguan visual ringan. Ia tidak mengalami komplikasi berat, dan pengobatannya termasuk penurunan berat badan. Jika gejala tidak membaik, terapi apa yang dapat dipertimbangkan setelah acetazolamide?
Kortikosteroid intravena dosis tinggi
Venous sinus stenting
Penggunaan topiramate
Ventriculoperitoneal shunt
Operasi untuk mengangkat tumor otak
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada seorang wanita dengan IIH, pemeriksaan menunjukkan adanya tinitus berdetak dan keluhan diplopia. Hal ini disebabkan oleh gangguan pada saraf kranial. Gangguan saraf kranial apa yang paling sering terjadi pada pasien dengan IIH?
Sarap kranial II
Sarap kranial VI
Sarap kranial VIII
Sarap kranial III
Sarap kranial VII
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien dengan IIH datang dengan keluhan sakit kepala yang tidak mereda meski sudah diberikan pengobatan dengan acetazolamide dan penurunan berat badan. Pemeriksaan menunjukkan papilledema yang semakin memburuk dan gangguan penglihatan progresif. Terapi medis apa yang dapat dipertimbangkan untuk pasien ini?
Kortikosteroid oral
Topiramate
Pemberian furosemide
Terapi antibakteri
Penggunaan beta-blocker
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?