Search Header Logo

4. Wawasan Mata Pelajaran Biologi, Fisika, Kimia (Final)

Authored by Rizki Riswandhy

Social Studies

9th - 12th Grade

Used 1+ times

4. Wawasan Mata Pelajaran  Biologi, Fisika, Kimia (Final)
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Di ladang Pak Tri, terdapat tanaman sayur bayam, kangkung, dan sawi hijau. Di sela-selanya tumbuh rumput liar. Ditemukan juga hewan bekicot, bunglon, belalang dan burung emprit. Agar daun tanamannya tidak berlubang-lubang akibat dimakan, organisme yang harus disingkirkan adalah .....

Bunglon dan bekicot

Bekicot dan belalang

Rumput liar dan belalang

Rumput liar dan kangkung

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Diketahui reaksi NaOH + HCl → NaCl + H2O. Yang merupakan pereaksi adalah .....

NaOH dan H2

HCl dan H2O

NaOH dan HCl

NaCl dan H2O

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Nama senyawa berikut ini sesuai dengan rumus kimianya, kecuali ...

NO = nitrogen oksida

PCl3 = fosforus triklorida

CO2 = karbon dioksida

Cl2O = diklorida oksida

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pada hari ini, televisi digunakan selama 3 jam. Televisi tersebut
memiliki daya 100 watt.  Jika harga tiap kWh adalah Rp2.000, tentukanlah biaya
penggunaan televisi tersebut selama 1 bulan (30 hari)

Rp. 17.000

Rp. 15.000

Rp. 19.000

Rp. 18.000

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

1) Gelombang laut

2) Batubara

3) Surya/matahari

4) Gas alam

5) Biogas

Berikut ini yang merupakan contoh energi terbarukan ditunjukkan oleh nomor….

1, 3, 5

1, 2, 3

2, 3, 5

1, 2, 5

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia akan mengoptimalkan sumber daya energi baru terbarukan (EBT) yang tersebar luas di berbagai daerah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, strategi yang akan diterapkan mempercepat pengembangan EBT adalah jaringan super grid dan program Renewable Energy Based Industrial Development (REBID). Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBKTE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, Indonesia memiliki keunikan sebagai negara kepulauan. 

 “Pemerintah berencana menerapkan jaringan super yang modern dan terintegrasi dan program REBID,” kata Dadan di Jakarta, Rabu (10/5/2023) sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis. Jaringan super grid ditujukan untuk meningkatkan pengembangan energi terbarukan, menjaga stabilitas dan keamanan transmisi, mengatasi ketidaksesuaian antara sumber energi terbarukan dan lokasi permintaan energi listrik yang tinggi, serta menyediakan dan memperluas akses energi. Sementara REBID merupakan upaya percepatan pemanfaatan energi terbarukan dalam skala besar di daerah yang memiliki potensi sumber EBT yang melimpah dengan beban energi rendah. REBID dilakukan melalui penciptaan permintaan untuk mengintegrasikan pembangunan regional dan industri, menarik investasi dan meningkatkan pembangunan ekonomi daerah. 

Salah satu contoh program REBID adalah pengembangan terintegrasi antara pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) skala besar dengan pengembangan industri. “Serta sinergi pengembangan EBT dengan pengembangan klaster ekonomi,” ujar Dadan. Konsep ini, lanjutnya, akan digunakan pertama kali untuk pengembangan Taman Industri Hijau di Kalimantan Utara. Taman Industri Hijau memiliki sumber energi air yang melimpah dan merupakan lokasi Kawasan Industri Tanah Kuning yang akan menjadi tuan rumah beberapa industri hijau baru. 

 EBT dan Retail “Apabila Program REBID dijalankan, maka besar investasi yang dibutuhkan untuk interkoneksi dapat berkurang,” ucap Dadan. “Dan yang perlu kita tekankan adalah transisi energi bersih di negara berkembang tidak hanya akan menguntungkan lingkungan tetapi juga menciptakan lapangan kerja, merangsang pertumbuhan ekonomi dan berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan,” imbuh Dadan. Strategi tersebut disusun untuk mempercepat porsi EBT dengan target sebesar 23 persen dalam bauran energi nasional pada 2025 dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). “Kita memiliki beberapa target, akan diwujudkan melalui optimalisasi pemanfaatan EBT untuk supply side (sisi suplai) dan demand side (sisi permintaan) melalui elektrifikasi dan efisiensi energi,” papar Dadan. “Indonesia memiliki sumber daya energi terbarukan yang berlimpah, beragam dan tersebar luas. Sejauh ini, pemanfaatannya baru 12,6 GW (gigawatt) sementara potensinya lebih dari 3.600 GW,” imbuh Dadan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Strategi Pemerintah Percepat Pengembangan EBT", Klik untuk baca: https://lestari.kompas.com/read/2023/05/14/160000486/begini-strategi-pemerintah-percepat-pengembangan-ebt?page=all.
Penulis
: Danur Lambang Pristiandaru
Editor : Danur Lambang Pristiandaru

dari artikel di atas, salah satu program REBID adalah pengembangan terintegrasi dengan industri antara pembangkit?

PLTN dan PLTB

PLTS dan PLTG

PLTU dan PLTS

PLTA dan PLTP

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Sel surya adalah peralatan yang mengubah energi cahaya menjadi

energi panas

energi gerak

energi kimia

energi listrik

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?