
Tuntutan Rakyat dan Sejarah Orde Baru
Authored by YESI FARIDA RAHMAN
History
12th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) yang dikeluarkan oleh Presiden Sukarno pada tahun 1966 memberikan kewenangan kepada Soeharto (Panglima Kopkamtib) untuk memulihkan situasi politik, ketertiban, dan keamanan negara. Kewenangan tersebut diperkuat dengan adanya TAP MPRS No. IX / 1966 mengenai pengukuhan Supersemar dan TAP MPRS No.XV / 1966 mengenai pengangkatan pejabat Presiden yang menggantikan sementara Presiden Soekarno yang tersangkut kasus G30S. Dengan demikian, Supersemar menjadi dasar berdirinya pemerintahan Orde baru dibawah pimpinan Presiden Soeharto. Alasan dari argumentasi tersebut yaitu …
Adanya kalimat "tindakan yang dianggap perlu" dalam Supersemar yang membuka jalan bagi Soeharto untuk memimpin dan mengubah tatanan pemerintahan Indonesia
Adanya kalimat "tindakan yang dianggap perlu" dalam Supersemar yang menunjukkan keterlibatan Presiden Soekarno dalam G30S dan membuka jalan bagi Soeharto untuk melengserkannya melalui sidang MPRS
Adanya kalimat "mengadakan koordinasi dengan panglima-panglima lain" dalam Supersemar yang membuka jalan bagi Soeharto untuk memimpin dan mengubah tatanan pemerintahan Indonesia
Adanya dokumen lain yang menyerupai Supersemar yang digunakan Panglima Kopkamtib untuk melengserkan Presiden Soekarno melalui sidang MPRS
Adanya dokumen lain yang menyerupai Supersemar yang menunjukkan ketidakabsahan kewenangan Panglima Kopkamtib dalam memulihkan situasi politik
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada 22 Juni 1966, Presiden Soekarno menyampaikan pidato berjudul "Nawaksara" sebagai pertanggungjawaban atas krisis politik dan ekonomi termasuk kasus G30S pada sidang MPRS. Pertanggungjawaban tersebut ditolak oleh MPRS yang bersidang pada 12 maret 1967. Dengan ditolaknya pertanggungjawaban tersebut, maka MPRS menetapkan TAP MPRS NO. XXXIII mengenai pencabutan kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno dan mengangkat Pejabat Presiden Soeharto sebagai Presiden RI. Ketua MPRS yang terlibat dalam peristiwa tersebut yaitu ..
Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo
Jenderal TNI Abdul Haris Nasution
Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Adam Malik
Idham Chalid
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Untuk menciptakan stabilitas nasional, pemerintah Orde Baru melakukan penyederhanaan dan penggabungan (fusi) berbagai organisasi politik kedalam dua partai politik peserta pemilu yaitu …
Partai Golongan Karya dan Partai Demokrasi Indonesia
Partai Golongan Karya dan Partai Persatuan Pembangunan
Partai Demokrasi Indonesia dan Partai Persatuan Pembangunan
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golongan Karya
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada pemilu 1977 berbagai organisasi politik bercorak sosialisme dan Kristiani digabungkan dalam wadah politik ….
Partai Demokrasi Indonesia
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Golongan Karya
Golongan Karya
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada masa orde baru dilaksanakan program indoktrinasi wajib mengenai ideologi negara Pancasila bagi semua warga negara sejak tahun 1978 untuk mendorong keseragaman ideologis. Program tersebut dinamakan
Pedoman Penghayatan Pancasila (P3)
Pedoman Pengamalan Pancasila (P3)
Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)
Penataran Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)
Pembinaan Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Pada 15 Januari 1974 terjadi demostrasi mahasiswa yang dikenal dengan Peristiwa Malari (malapetaka limabelas januari). Beberapa tokoh mahasiswa terlibat dalam aksi tersebut diantaranya Hariman Siregar (Ketua Dewan Mahasiswa UI), Sjahrir (penasehat ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), Judilherry Justam (kini dosen FK UI), dan Wahyu Sardono (dikenal dengan Dono Warkop DKI). Aksi tersebut merupakan protes pertama pada masa awal pemerintahan Orde baru. Salahsatu tuntutan aksi tersebut yaitu …
Mendesak penghapusan dwi fungsi ABRI
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada masa pemerintahannya, Presiden Soeharto dijuluki “Bapak Pembangunan Indonesia” atas berbagai pencapaian prestasi berbagai bidang. Salah satu prestasi di bidang ekonomi yaitu
Otonomi daerah bagi wilayah diluar Pulau Jawa
Penerapan Dwifungsi ABRI di berbagai daerah
Penghargaan dari FAO atas swasembada beras pada tahun 1985
Penghargaan dari UNESCO atas pelestarian Candi Prambanan pada tahun 1986
Terpilihnya menteri luar negeri RI Adam Malik sebagai Presiden Majelis Umum PBB tahun 1971
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?