Search Header Logo

Teknik Peledakan - UAS

Authored by Asri Arifin

Design

University

Used 110+ times

Teknik Peledakan - UAS
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Apa perbedaan utama antara peledakan pada tambang terbuka dan tambang bawah tanah?

Jenis bahan peledak yang digunakan

Tujuan dan desain pola lubang ledak

Perbedaan kedalaman lubang bor

Waktu siklus peledakan

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Sebuah tambang menggunakan pola peledakan 5m x 6m dengan burden 5 meter, spasi 6 meter, kedalaman lubang bor 15 meter, dan tinggi batuan 12 meter. Berapakah volume batuan yang diledakkan dalam satu siklus?

450 m³

540 m³

900 m³

1,080 m³

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Jenis bahan peledak apa yang paling sering digunakan dalam tambang permukaan?

Ammonium nitrate-fuel oil (ANFO), emulsions, dan dynamite

Nitroglycerin, black powder, dan C4

TNT, detonating cord, dan slurry explosives

RDX, PETN, dan semtex

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Apa yang dimaksud dengan “cut design” dalam peledakan bawah tanah?

a. Desain pola ledakan untuk menciptakan jalan masuk awal

Pola lubang untuk mencapai fragmentasi maksimum

Lubang tambahan untuk ventilasi tambang

Pola peledakan untuk mengurangi getaran

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Dalam metode V-cut, apa langkah pertama yang dilakukan dalam desain pola peledakan?

Menentukan jumlah bahan peledak yang dibutuhkan

Menghitung volume batuan yang akan diangkat

Membuat lubang utama untuk memungkinkan batuan pecah ke dalam

Mengidentifikasi lokasi lubang tambahan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Gas berbahaya yang sering dihasilkan dari peledakan bawah tanah meliputi:

CO2, CH4, dan NO2

H2S, SO2, dan CO

CO, NOx, dan SO2

CO, NO2, dan NH3

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Langkah utama yang harus dilakukan oleh seorang supervisor peledakan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi risiko dalam aktivitas peledakan adalah:

Menyediakan pelatihan bagi pekerja setelah peledakan dilakukan

Membuat laporan harian tanpa inspeksi lapangan

Melakukan inspeksi lapangan dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP)

Menghentikan seluruh operasi tanpa alasan teknis

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?