
Kuis Individu (Majas Metafora, Simile, dan Repetisi))
Authored by Peserta PPG 01546
Other
8th Grade
Used 8+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Majas metafora yang ditemukan dalam kedua puisi tersebut adalah ...
“Buku bagai jendela dunia” (Puisi 1) dan “Kita tumbuh seperti pohon rindang,” (Puisi 2)
“Ilmu itu lentera terang” (Puisi 1) dan “Ibu adalah fajar yang merekah” (Puisi 2)
“Guruku bagai mentari pagi” (Puisi 1) dan “Saudara-saudaraku adalah bintang,” (Puisi 2)
“Jika malas terus mengikat” (Puisi 1) dan “Keluarga tercinta,” (Puisi 2)
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Majas simile yang ditemukan dalam kedua puisi tersebut adalah ...
“Buku bagai jendela dunia” (Puisi 1) dan “Kita tumbuh seperti pohon rindang,” (Puisi 2)
“Ilmu itu lentera terang” (Puisi 1) dan “Ibu adalah fajar yang merekah” (Puisi 2)
“Guruku bagai mentari pagi” (Puisi 1) dan “Saudara-saudaraku adalah bintang,” (Puisi 2)
“Jika malas terus mengikat” (Puisi 1) dan “Keluarga tercinta,” (Puisi 2)
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Pada baris “Guruku bagai mentari pagi” dari puisi Cahaya Ilmu dan “Ibu adalah fajar yang merekah” dari puisi Pelukan Akar di Tanah Hati, majas yang digunakan adalah ...
Keduanya menggunakan majas simile karena membandingkan sesuatu dengan kata hubung.
Keduanya menggunakan majas metafora karena menyamakan tanpa kata hubung.
Baris pertama menggunakan simile, sedangkan baris kedua menggunakan metafora.
Baris pertama menggunakan metafora, sedangkan baris kedua menggunakan simile.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Baris berikut yang menggunakan majas repetisi dalam puisi Cahaya Ilmu adalah ...
Tanpa cahaya, kita meraba, Tersesat dalam gelap buta.
Buku bagai jendela dunia, Membuka cakrawala tanpa jeda.
Namun jika ilmu kau genggam erat,
Belajar itu langkah maju, Belajar itu mendaki tinggi,
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Pada puisi Cahaya Ilmu, baris “Ilmu itu lentera terang,” dan pada puisi Pelukan Akar di Tanah Hati, baris “Saudara-saudaraku adalah bintang,” menggunakan majas ...
Metafora, karena keduanya menyamakan sesuatu tanpa kata hubung
Simile, karena keduanya menggunakan kata pembanding
Repetisi, karena ada pengulangan kata yang sama dalam baris berbeda
Hiperbola, karena melebih-lebihkan suatu keadaan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?