Search Header Logo

Keseimbangan dalam Membelanjakan Harta

Authored by Nofri zaldi

Religious Studies

12th Grade

Used 7+ times

Keseimbangan dalam Membelanjakan Harta
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Stimulus - Ayat dan Ilustrasi:

وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

Ali adalah seorang pegawai yang setiap bulan menerima gaji yang cukup besar. Ia selalu membeli barang-barang bermerek dan sering berlibur ke luar negeri, tetapi ia juga tetap menunaikan zakat dan sesekali bersedekah. Namun, ketika ada keperluan mendadak, ia sering merasa kekurangan dan harus meminjam uang dari orang lain.

Bagaimana sikap Ali dalam membelanjakan hartanya berdasarkan ayat di atas?

Ali telah menerapkan keseimbangan dalam membelanjakan hartanya karena masih menunaikan zakat dan bersedekah.

Sikap Ali mencerminkan sifat boros karena ia menghabiskan uang untuk keperluan sekunder tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang.

Tidak ada masalah dengan kebiasaan Ali, karena ia menggunakan uangnya sendiri tanpa merugikan orang lain.

Ali sebenarnya lebih condong pada sifat kikir karena ia masih membatasi jumlah sedekahnya dibandingkan dengan pengeluarannya untuk keperluan pribadi.

Selama Ali tetap membayar zakat dan bersedekah, ia bebas membelanjakan hartanya tanpa perlu mengkhawatirkan keseimbangan finansial.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Stimulus - Ayat dan Ilustrasi:

وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

Fatimah adalah seorang ibu rumah tangga yang sangat hemat. Ia selalu membandingkan harga sebelum membeli sesuatu dan lebih memilih membeli barang bekas atau diskon meskipun kualitasnya kurang baik. Bahkan, ia jarang mengeluarkan uang untuk bersedekah karena merasa lebih baik menyimpan uangnya untuk keperluan mendatang.

Apakah sikap Fatimah sesuai dengan ayat di atas?

Tidak, karena Fatimah lebih cenderung bersikap kikir dengan menahan uangnya dan tidak berbagi kepada orang lain.

Ya, karena Fatimah telah berhemat dan menghindari sifat boros, yang merupakan ajaran dalam Islam.

Tidak, karena meskipun Fatimah hemat, ia tetap perlu mengutamakan kualitas dan manfaat dari barang yang dibeli.

Ya, karena Islam menganjurkan untuk menabung dan tidak menghabiskan harta secara sia-sia.

Tidak, karena Fatimah seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhannya sendiri dibandingkan menyimpan uang terlalu banyak.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Stimulus - Ayat dan Ilustrasi:

وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

Dani adalah seorang pengusaha sukses yang memiliki penghasilan besar. Ia tidak hidup dalam kemewahan yang berlebihan, tetapi juga tidak terlalu menekan pengeluarannya. Ia selalu menunaikan zakat, sering bersedekah, dan tetap menikmati hidup dengan wajar.

Bagaimana sikap Dani dalam membelanjakan hartanya berdasarkan ayat di atas?

Dani telah menerapkan keseimbangan dalam membelanjakan hartanya sesuai dengan ajaran Islam.

Dani seharusnya lebih sederhana dalam gaya hidupnya agar bisa memberikan lebih banyak kepada orang yang membutuhkan.

Dani terlalu banyak menikmati hartanya sendiri dan seharusnya lebih banyak bersedekah.

Dani seharusnya lebih menghemat pengeluaran agar hartanya tidak cepat habis.

Dani kurang maksimal dalam mengamalkan ajaran Islam karena masih menikmati hartanya untuk kebutuhan pribadi.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra' (17): 26–27:

وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا ﴿٢٦﴾ إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًۭا ﴿٢٧﴾

Ibnu Katsir menafsirkan bahwa ayat ini mengajarkan keseimbangan dalam membelanjakan harta. Pemborosan (tabdzir) adalah tindakan menghambur-hamburkan uang tanpa manfaat, sedangkan kekikiran juga tidak dianjurkan.

Ilustrasi:
Rina mendapat uang beasiswa yang cukup besar. Ia kemudian membelanjakan uang tersebut untuk membeli pakaian mahal, barang elektronik terbaru, serta mengadakan pesta bersama teman-temannya. Ketika ayahnya menyarankan agar ia menyisihkan sebagian uangnya untuk membantu saudara-saudaranya yang kurang mampu, Rina menolak dengan alasan bahwa uang tersebut adalah hak pribadinya dan ia berhak menggunakannya sesuai keinginannya.

Berdasarkan ilustrasi di atas dan kandungan QS. Al-Isra' (17): 26-27, sikap Rina yang paling sesuai dengan ajaran Islam adalah...

Tetap menggunakan uangnya sesuai keinginan karena ia yang memperolehnya, selama tidak menghamburkannya secara berlebihan.

Mengalokasikan sebagian uangnya untuk keperluan pribadi dan sebagian lainnya untuk kepentingan sosial, karena Islam mengajarkan keseimbangan dalam membelanjakan harta.

Menyimpan seluruh uangnya untuk kepentingan sendiri di masa depan agar tidak kekurangan di kemudian hari.

Menggunakan seluruh uangnya untuk bersedekah kepada orang yang membutuhkan, karena Islam mengutamakan kepentingan orang lain dibanding kepentingan pribadi.

Membelanjakan uangnya secara bebas selama tidak melanggar hukum negara, karena dalam Islam kepemilikan harta adalah hak individu.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra' (17): 29:

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًۭا مَّحْسُورًا

Ayat ini mengajarkan keseimbangan dalam membelanjakan harta, tidak terlalu pelit tetapi juga tidak terlalu boros.

Ilustrasi:
Budi memiliki penghasilan yang cukup, tetapi ia selalu menghindari pengeluaran yang dianggap tidak perlu. Ia hanya makan makanan murah, menghindari bersedekah, dan selalu menolak ajakan keluarga untuk sekadar bersantai bersama. Sebaliknya, temannya, Amir, cenderung boros. Ia sering membeli barang yang tidak dibutuhkan, mentraktir teman-temannya, dan akhirnya berhutang karena kehabisan uang sebelum akhir bulan.

Bagaimana sikap yang paling sesuai dengan ajaran QS. Al-Isra' (17): 29 dalam menghadapi kedua kondisi di atas?

Membelanjakan harta secara proporsional, tidak berlebihan tetapi juga tidak terlalu menahan diri hingga menyusahkan diri sendiri dan orang lain. 

Lebih baik terlalu hemat daripada terlalu boros, karena menahan diri dari pengeluaran yang tidak perlu lebih dianjurkan dalam Islam.

Sebaiknya mengikuti gaya hidup Amir yang lebih dermawan, karena berbagi rezeki dengan orang lain lebih utama daripada menyimpannya sendiri

Tidak ada batasan dalam penggunaan harta, karena setiap individu memiliki kebebasan dalam mengatur keuangannya sesuai dengan keinginan mereka.

Lebih baik menghindari pengeluaran dalam bentuk apa pun kecuali untuk kebutuhan pokok, agar tidak terjebak dalam pemborosan yang dilarang agama.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra' (17): 30:

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۭا بَصِيرًۭا

Ayat ini menegaskan bahwa Allah memberikan rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya sesuai dengan kebijaksanaan-Nya.

Ilustrasi:
Ahmad mengalami kesulitan ekonomi setelah usahanya bangkrut. Ia mulai merasa putus asa dan hanya berdoa kepada Allah tanpa berusaha mencari pekerjaan lain. Sementara itu, Hasan juga mengalami kegagalan dalam bisnisnya, tetapi ia tetap berusaha mencari peluang baru sambil bertawakal kepada Allah.

�� Soal:
Berdasarkan ilustrasi di atas dan kandungan QS. Al-Isra' (17): 30, sikap yang paling sesuai dengan ajaran Islam dalam menghadapi kesulitan ekonomi adalah...

Membelanjakan harta secara proporsional, tidak berlebihan tetapi juga tidak terlalu menahan diri hingga menyusahkan diri sendiri dan orang lain.

Lebih baik terlalu hemat daripada terlalu boros, karena menahan diri dari pengeluaran yang tidak perlu lebih dianjurkan dalam Islam.

Sebaiknya mengikuti gaya hidup Amir yang lebih dermawan, karena berbagi rezeki dengan orang lain lebih utama daripada menyimpannya sendiri.

Tidak ada batasan dalam penggunaan harta, karena setiap individu memiliki kebebasan dalam mengatur keuangannya sesuai dengan keinginan mereka.

Lebih baik menghindari pengeluaran dalam bentuk apa pun kecuali untuk kebutuhan pokok, agar tidak terjebak dalam pemborosan yang dilarang agama.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah [2]: 155:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍۢ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّـٰبِرِينَ

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah SWT menguji manusia dengan berbagai bentuk cobaan agar iman dan kesabaran mereka teruji. Ibnu Abbas menafsirkan bahwa ujian seperti ketakutan, kelaparan, dan kehilangan harta bertujuan mengangkat derajat orang-orang yang bersabar.

Ilustrasi:
Seorang pedagang bernama Pak Salman mengalami kebangkrutan akibat bencana banjir. Modalnya habis, dan keluarganya mengalami kesulitan keuangan. Tetangganya, Pak Ramli, mengalami nasib serupa tetapi memilih untuk tetap bersedekah dan bekerja keras memulai usaha kecil-kecilan kembali.

�� Soal:
Dari ilustrasi tersebut, bagaimana seseorang seharusnya menyikapi ujian hidup sesuai dengan QS. Al-Baqarah [2]: 155?

Berusaha keras tanpa perlu bertawakal, karena rezeki hanya bisa diperoleh melalui kerja keras tanpa campur tangan Allah.

Tetap berusaha secara maksimal dan bertawakal kepada Allah tanpa menyalahkan keadaan.

Pasrah sepenuhnya kepada Allah dan tidak perlu berusaha lagi, karena semua rezeki sudah ditentukan sejak awal.

Mengandalkan orang lain untuk mendapatkan rezeki, karena dalam Islam membantu sesama adalah kewajiban sosial.

Meninggalkan dunia usaha sepenuhnya dan berfokus hanya pada ibadah, karena mengejar harta duniawi tidak dianjurkan dalam Islam.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?