Search Header Logo

[Evaluasi Pembelajaran] Elit Politik Lokal

Authored by dzul hakim

Other

University

Used 1+ times

[Evaluasi Pembelajaran] Elit Politik Lokal
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 20 pts

Perhatikan fenomena berikut:
Di Kabupaten X, keluarga Bupati telah memegang kekuasaan selama tiga generasi. Meskipun secara formal terjadi pergantian kepemimpinan melalui pemilihan umum, namun kelompok keluarga ini tetap mampu menduduki posisi-posisi strategis di pemerintahan daerah. Kelompok ini memiliki pengaruh kuat dalam pengambilan kebijakan dan mampu mendistribusikan sumber daya ekonomi-politik kepada lingkaran pendukungnya.
Berdasarkan teori elit politik, fenomena tersebut paling tepat dijelaskan menggunakan pendekatan:

Teori pluralis yang menekankan persaingan terbuka antar kelompok elit

Teori Pareto tentang sirkulasi elit melalui revolusi

Teori Mosca tentang elit sebagai kelas yang terorganisir dengan kemampuan mengendalikan sumber daya politik

Teori demokrasi deliberatif yang menekankan partisipasi publik

Teori rational choice yang menekankan kalkulasi untung-rugi individu

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 20 pts

Analisis data berikut:

  • Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Y mencapai 75% pada Pilkada 2020

  • Sebanyak 65% kepala desa di kabupaten tersebut berafiliasi dengan partai pengusung bupati terpilih

  • Terdapat 12 proyek infrastruktur besar yang dimenangkan oleh perusahaan milik kerabat bupati

  • Program bantuan sosial meningkat 30% selama masa kampanye

  • Tokoh agama dan adat sering tampil dalam kegiatan kampanye bupati terpilih

Berdasarkan data tersebut, kesimpulan yang paling tepat mengenai peran elit politik lokal dalam kontestasi elektoral adalah:

Elit politik lokal berperan sebagai pengawas independen proses demokrasi elektoral

Elit politik lokal memanfaatkan sumber daya struktural dan kultural untuk memobilisasi dukungan

Elit politik lokal mendorong partisipasi politik masyarakat secara substantif dan kritis

Elit politik lokal memprioritaskan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi

Elit politik lokal menjadi mediator netral antara kandidat dan masyarakat

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 20 pts

Perhatikan data perkembangan politik di Provinsi Z selama 20 tahun terakhir:

  • Periode 2004-2009: Gubernur berasal dari kalangan militer, didukung partai A

  • Periode 2009-2014: Gubernur berasal dari kalangan pengusaha, didukung koalisi partai A dan B

  • Periode 2014-2019: Gubernur berasal dari kalangan birokrat, didukung partai C

  • Periode 2019-2024: Gubernur berasal dari kalangan akademisi, didukung koalisi partai B, C, dan D

Berdasarkan data tersebut, pola sirkulasi elit politik di Provinsi Z paling tepat dikategorikan sebagai:

Reproduksi elit, karena basis kekuasaan tetap pada kelompok yang sama

Sirkulasi tertutup, karena hanya terjadi di lingkaran partai politik tertentu

Sirkulasi terbuka, karena terjadi perubahan signifikan pada latar belakang dan basis dukungan elit

Sirkulasi semu, karena perubahan elit formal tanpa perubahan kebijakan substantif

Stagnasi elit, karena tidak terjadi perubahan komposisi elit politik

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 20 pts

Baca kutipan wawancara berikut:
"Saya memang bukan pejabat pemerintah, tetapi semua kebijakan pembangunan di kabupaten ini harus mendapat restu saya terlebih dahulu. Tiga kali pemilihan bupati, semua kandidat datang kepada saya untuk meminta dukungan. Mereka tahu bahwa tanpa restu saya, sulit untuk memenangkan pemilihan. Meskipun saya hanya pengusaha dan ketua yayasan pendidikan, suara saya menentukan arah pembangunan di daerah ini."

Berdasarkan kutipan tersebut, kesimpulan yang paling tepat adalah:

Terjadi disfungsi sistem politik karena ketidakmampuan pejabat formal menjalankan wewenangnya

Elit ekonomi berusaha mengambil alih kekuasaan dari elit politik formal melalui jalur illegal

Terdapat fenomena shadow state dimana kekuasaan informal menjadi determinan dalam proses politik formal

Sistem checks and balances berjalan efektif dengan adanya pengawasan dari sektor swasta

Partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik terwakili oleh tokoh berpengaruh

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 20 pts

Perhatikan hasil penelitian berikut:
"Sejak diberlakukannya desentralisasi, terjadi pergeseran komposisi elit politik di 10 kabupaten yang diteliti. Sebelum desentralisasi, 80% elit politik berasal dari birokrasi dan militer. Setelah desentralisasi, komposisi elit menjadi lebih beragam dengan masuknya pengusaha (30%), politisi karir (25%), tokoh agama/adat (15%), akademisi (10%), dan mantan birokrat/militer (20%). Namun, penelitian juga menemukan bahwa 65% kebijakan publik tetap didominasi kepentingan ekonomi elit tertentu yang memiliki akses terhadap sumber daya."

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, analisis yang paling tepat adalah:

Desentralisasi berhasil menciptakan demokrasi substantif di tingkat lokal

Terjadi sirkulasi elit yang mengubah struktur kekuasaan secara fundamental

Terjadi sirkulasi komposisi elit tanpa perubahan signifikan pada pola relasi kuasa

Desentralisasi mengurangi dominasi elit lokal dalam pengambilan kebijakan

Desentralisasi memperkuat akuntabilitas elit kepada konstituen

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?