Search Header Logo

TKP Profesionalisme Medium 2025

Authored by Rizky Indra Abdul Rozak

Social Studies

University

Used 1+ times

TKP Profesionalisme Medium 2025
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Sebagai seorang kepala bagian SDM di perusahaan multinasional, saya sedang menyusun laporan evaluasi kinerja karyawan yang harus segera diserahkan ke direksi. Di saat yang sama, seorang kandidat potensial untuk posisi manajerial datang lebih awal dari jadwal wawancara dan ingin bertemu langsung dengan saya. Bagaimana saya harus menyikapi situasi ini?

Meminta kandidat menunggu sebentar agar saya bisa menyelesaikan laporan sebelum melakukan wawancara.
Mengarahkan kandidat ke tim HR lain yang bisa menangani wawancara sementara saya menyelesaikan laporan.
Melakukan wawancara sambil tetap menyelesaikan laporan evaluasi kinerja.
Meminta maaf dan meminta kandidat datang kembali di lain waktu karena saya masih sibuk dengan laporan.
Langsung menghentikan pekerjaan dan segera mewawancarai kandidat karena ini adalah kesempatan penting.

Answer explanation

Pembahasan dan Poin Penilaian A. (5) Paling Tepat → Memprioritaskan penyelesaian tugas utama sambil tetap menghargai kandidat. Ini menunjukkan manajemen waktu yang baik dan profesionalisme. B. (3) Cukup Baik → Delegasi memang bisa dilakukan, tetapi jika kandidat datang untuk bertemu langsung dengan saya, seharusnya saya tetap menemuinya setelah menyelesaikan laporan. C. (2) Kurang Tepat → Multitasking dapat mengurangi kualitas wawancara dan laporan. Tidak fokus dalam kedua hal ini menunjukkan kurangnya profesionalisme. D. (1) Tidak Tepat → Meminta kandidat kembali tanpa solusi alternatif dapat memberikan kesan buruk dan tidak menghargai waktunya. E. (4) Alternatif Baik → Memprioritaskan wawancara bisa menjadi solusi jika posisi sangat mendesak, tetapi sebaiknya laporan diselesaikan terlebih dahulu karena tenggat waktu sudah dekat. Kesimpulan Jawaban A paling tepat karena menunjukkan keseimbangan antara tanggung jawab utama dan kepentingan mendadak tanpa mengorbankan salah satu aspek.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Pak Joko adalah seorang kasir di sebuah minimarket terkenal. Suatu hari, ia menyadari bahwa ada selisih kelebihan uang sebesar Rp500.000 dalam laporan kas harian. Setelah mengecek ulang, ia menemukan bahwa kesalahan terjadi karena pelanggan memberikan uang lebih tetapi lupa mengambil kembaliannya. Tidak ada pelanggan yang kembali untuk menanyakan hal tersebut. Dalam situasi seperti ini, apa yang seharusnya dilakukan oleh Pak Joko?

Menyimpan kelebihan uang tersebut untuk digunakan di lain waktu jika ada kekurangan dalam kas.
Mengembalikan uang tersebut kepada supervisor atau manajer minimarket agar ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Membiarkan kelebihan uang tersebut tetap dalam kas karena pelanggan tidak kembali untuk menanyakannya.
Menggunakan sebagian uang tersebut untuk kebutuhan pribadi dan menyimpan sisanya di kas.
Memberikan kelebihan uang tersebut kepada rekan kerja sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya.

Answer explanation

Pembahasan Jawaban dan Poin Penilaian: A. (2) Kurang Tepat → Meskipun niatnya terlihat baik, menyimpan uang tanpa melaporkannya bisa menimbulkan masalah di kemudian hari jika terjadi audit kas. B. (5) Paling Tepat → Menunjukkan integritas dan profesionalisme, serta memastikan bahwa kelebihan uang ditangani sesuai prosedur perusahaan. C. (3) Cukup Baik → Tidak mengambil keuntungan dari kesalahan, tetapi kurang bertanggung jawab karena tidak melaporkannya ke atasan. D. (1) Tidak Tepat → Menggunakan uang pelanggan untuk kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak jujur dan bertentangan dengan etika kerja. E. (4) Alternatif Baik → Memberikan kepada rekan kerja bukanlah solusi yang benar, meskipun tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Tetap harus dilaporkan kepada pihak berwenang di tempat kerja. 📌 Kesimpulan: Jawaban B adalah yang paling tepat karena menunjukkan tanggung jawab, integritas, dan kepatuhan terhadap prosedur profesional dalam bekerja.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Perusahaan tempat Anda bekerja memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti program pelatihan dan sertifikasi yang dapat meningkatkan kompetensi kerja. Pelatihan ini dilakukan secara online di luar jam kerja dan bersifat tidak wajib, tetapi sertifikasi yang diperoleh dapat meningkatkan peluang promosi dan pengembangan karier. Bagaimana sikap Anda terhadap kesempatan ini?

Saya mengikuti program pelatihan secara rutin karena saya ingin meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri untuk peluang karier yang lebih baik.
Saya akan mengikuti pelatihan jika ada waktu luang dan tidak mengganggu aktivitas pribadi saya.
Saya meminta perusahaan memberikan waktu khusus di jam kerja agar pelatihan ini lebih mudah diikuti oleh semua karyawan.
Saya mengajak rekan kerja untuk ikut serta dalam pelatihan, sehingga kami bisa belajar bersama dan saling mendukung.
Saya mempertimbangkan untuk mengikuti pelatihan di masa depan, tetapi saat ini saya ingin fokus pada pekerjaan yang sedang saya jalani.

Answer explanation

Pembahasan dan Poin Penilaian: A. (5) Paling Tepat → Menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan diri dan kesiapan untuk meningkatkan kompetensi tanpa menunggu instruksi dari perusahaan. B. (2) Kurang Tepat → Mengikuti pelatihan hanya jika ada waktu menunjukkan sikap pasif dan kurang memprioritaskan pengembangan diri. C. (3) Cukup Baik → Meminta waktu khusus untuk pelatihan memang bisa membantu lebih banyak karyawan, tetapi lebih baik jika inisiatif datang dari diri sendiri tanpa harus menunggu kebijakan perusahaan. D. (4) Alternatif Baik → Menunjukkan inisiatif dan kepedulian terhadap lingkungan kerja, tetapi masih lebih baik jika individu juga memiliki komitmen pribadi yang kuat. E. (1) Tidak Tepat → Menunda kesempatan belajar menunjukkan kurangnya proaktivitas dan komitmen terhadap pengembangan profesionalisme. 📌 Kesimpulan: Jawaban A adalah yang paling tepat karena menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pengembangan profesionalisme dan kesiapan untuk memanfaatkan kesempatan belajar tanpa menunggu paksaan dari perusahaan. Soal ini menguji bagaimana seseorang memprioritaskan pengembangan kompetensi dan menunjukkan sikap proaktif dalam dunia kerja.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Anda adalah seorang manajer proyek yang bertanggung jawab atas penyelesaian laporan bulanan untuk klien. Laporan ini harus diserahkan paling lambat tanggal 30 setiap bulannya. Ketika mendekati tenggat waktu, Anda menyadari bahwa tim Anda masih belum menyelesaikan bagian analisis keuangan karena data dari bagian akuntansi belum diberikan. Jika laporan ini tidak selesai tepat waktu, reputasi perusahaan bisa terpengaruh. Apa yang seharusnya Anda lakukan?

Menghubungi bagian akuntansi dan meminta mereka segera mengirimkan data, lalu menyesuaikan timeline tim agar laporan tetap bisa diselesaikan tepat waktu.
Memberitahu klien bahwa laporan akan terlambat karena keterlambatan dari bagian akuntansi, sehingga perusahaan tidak bisa disalahkan.
Mengumpulkan laporan dengan bagian yang sudah selesai dan menyertakan catatan bahwa analisis keuangan akan menyusul setelah data diterima.
Menerima keterlambatan sebagai bagian dari proses kerja dan menunggu bagian akuntansi menyelesaikan datanya sebelum melanjutkan pekerjaan.
Melaporkan masalah ini ke atasan untuk meminta instruksi lebih lanjut tentang bagaimana menangani keterlambatan ini.

Answer explanation

Pembahasan dan Poin Penilaian: A. (5) Paling Tepat → Menunjukkan sikap proaktif dalam menyelesaikan kendala dan memastikan bahwa laporan tetap selesai tepat waktu, dengan menyesuaikan timeline kerja tim secara efektif. B. (3) Cukup Baik → Menginformasikan klien memang transparan, tetapi lebih baik mencari solusi internal terlebih dahulu sebelum menyampaikan adanya keterlambatan. C. (4) Alternatif Baik → Bisa menjadi solusi dalam situasi tertentu, tetapi mengirimkan laporan yang belum lengkap tetap bukan langkah terbaik dalam menunjukkan profesionalisme dan komitmen terhadap kualitas. D. (2) Kurang Tepat → Pasif dalam menyelesaikan kendala, yang bisa memperburuk keterlambatan dan berdampak negatif terhadap reputasi perusahaan. E. (1) Tidak Tepat → Melaporkan ke atasan tanpa mencari solusi sendiri menunjukkan kurangnya inisiatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan kendala di tempat kerja. 📌 Kesimpulan: Jawaban A adalah yang paling tepat karena menunjukkan komitmen penuh terhadap tanggung jawab pekerjaan, serta sikap proaktif dalam menghadapi kendala tanpa menunda penyelesaian tugas. Soal ini menguji bagaimana seorang profesional menghadapi keterlambatan pekerjaan dengan tetap menjaga target penyelesaian dan menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap hasil akhir.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Anda bekerja sebagai manajer proyek di sebuah perusahaan konstruksi. Dalam sebuah rapat, Anda mengusulkan metode kerja yang lebih efisien, tetapi seorang rekan senior menolak ide tersebut karena merasa cara lama masih efektif. Anda yakin bahwa metode baru dapat meningkatkan produktivitas tim tanpa melanggar kebijakan perusahaan. Apa yang akan Anda lakukan?

Menyerah dan mengikuti metode lama karena menghormati pengalaman rekan senior.
Mengajak rekan senior berdiskusi secara pribadi untuk memahami perspektifnya dan mencari titik temu antara metode baru dan lama.
Mengajukan metode baru kepada atasan tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan rekan senior.
Tetap menggunakan metode baru dalam proyek Anda sendiri tanpa memberi tahu rekan senior.
Mengajak tim untuk mendukung metode baru agar rekan senior terpaksa menerimanya.

Answer explanation

Pembahasan B mendapatkan 5 poin. Berdiskusi secara pribadi dengan rekan senior menunjukkan profesionalisme, menghargai pengalaman kolega, dan mencari solusi yang tetap inovatif tanpa menimbulkan konflik. C mendapatkan 4 poin. Mengajukan metode baru kepada atasan adalah pilihan yang baik, tetapi sebaiknya diskusi internal dengan rekan senior dilakukan terlebih dahulu. A mendapatkan 3 poin. Mengikuti metode lama menunjukkan sikap menghormati senioritas, tetapi menghambat inovasi dan potensi perbaikan dalam pekerjaan. E mendapatkan 2 poin. Mempengaruhi tim untuk menekan rekan senior dapat menciptakan ketegangan di lingkungan kerja dan menghambat kolaborasi. D mendapatkan 1 poin. Menggunakan metode baru tanpa diskusi dapat dianggap tidak menghormati prosedur kerja dan dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam tim. Soal ini menguji sikap profesionalisme dalam menghadapi perbedaan pendapat di tempat kerja, bagaimana seseorang menyeimbangkan inovasi dengan standar perusahaan, serta cara berkomunikasi yang efektif dengan kolega senior.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Kamu adalah supervisor di sebuah perusahaan yang sedang menangani proyek besar dengan tenggat waktu ketat. Salah satu anggota tim, Raka, memiliki keterampilan yang sangat baik dan berpotensi besar, tetapi sering terlambat dalam menyelesaikan tugasnya. Setelah berbicara secara pribadi, Raka mengungkapkan bahwa ia sedang menghadapi masalah pribadi yang mengganggu fokus kerjanya. Sebagai pemimpin tim, kamu harus memastikan proyek berjalan lancar sambil tetap mendukung anggota tim yang mengalami kesulitan. Apa tindakan terbaik yang akan kamu ambil?

Mengabaikan masalah Raka dan berharap ia dapat menyelesaikannya sendiri tanpa campur tangan dari tim
Menyesuaikan target dan memberi Raka waktu tambahan untuk menyelesaikan tugasnya agar tetap bisa berkontribusi dalam proyek
Meminta manajer HRD untuk menangani masalah Raka agar disiplin kerja tetap terjaga.
Berusaha memahami lebih dalam masalah pribadi Raka dan menawarkan bantuan secara pribadi agar ia lebih nyaman dalam bekerja.
Mengkritik Raka di depan tim agar ia lebih disiplin dan anggota lain tidak meniru kebiasaannya.

Answer explanation

Intisari Soal ini menguji profesionalisme dalam kepemimpinan, khususnya bagaimana menangani anggota tim yang mengalami kesulitan pribadi tanpa mengorbankan produktivitas proyek. Jawaban terbaik harus mencerminkan solusi yang adil dan mendukung, menjaga keseimbangan antara hasil kerja dan kesejahteraan tim. Pembahasan & Pembagian Poin B mendapatkan 5 poin. Menyesuaikan target dan memberikan waktu tambahan adalah langkah yang fleksibel dan solutif. Ini memungkinkan Raka untuk tetap berkontribusi tanpa mengorbankan produktivitas tim. Pendekatan ini menunjukkan kepemimpinan yang profesional dan mendukung. D mendapatkan 4 poin. Memahami masalah pribadi Raka adalah langkah baik, tetapi terlalu jauh mencampuri urusan pribadi bisa melewati batas profesionalitas. Fokus utama seharusnya tetap pada kinerja Raka dalam tim. C mendapatkan 3 poin. Melibatkan HRD memang bisa menjadi opsi, tetapi sebaiknya dilakukan jika pendekatan internal tidak berhasil. Langsung menyerahkan masalah ke HRD bisa membuat Raka merasa tidak didukung oleh timnya. A mendapatkan 2 poin. Mengabaikan masalah hanya akan memperburuk situasi tanpa memberikan solusi. Sebagai pemimpin, kamu harus proaktif dalam menyelesaikan tantangan yang dihadapi tim. E mendapatkan 1 poin. Mengkritik di depan tim adalah tindakan yang tidak profesional dan dapat menciptakan lingkungan kerja yang negatif. Hal ini justru bisa menurunkan motivasi kerja Raka dan tim secara keseluruhan.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Profesionalisme - Kamu adalah seorang pegawai negeri yang bertanggung jawab atas fasilitas operasional di instansi tempat kamu bekerja. Suatu hari, tanpa izin, kamu menggunakan salah satu aset kantor untuk keperluan pribadi dan mengalami kerusakan pada aset tersebut. Kamu menyadari bahwa tindakanmu melanggar aturan, tetapi situasi ini sudah terjadi. Apa yang akan kamu lakukan?

Segera memperbaiki aset tersebut karena bagaimanapun itu adalah tanggung jawab saya.
Mengonfirmasi kepada atasan bahwa saya telah menggunakan aset tersebut tanpa izin dan siap menerima segala konsekuensi yang diberikan.
Mengakui kesalahan saya kepada atasan, memperbaiki aset tersebut, dan siap menerima konsekuensi atas kelalaian saya.
Memberitahukan atasan karena saya masih berharap aset tersebut sudah siap diperbaiki ketika saya masuk kerja nanti.
Memperbaiki aset tersebut dan meminta maaf kepada atasan karena telah melakukan kesalahan serta siap menerima konsekuensi yang diberikan.

Answer explanation

Pembahasan & Pembagian Poin E mendapatkan 5 poin. Memperbaiki aset yang rusak dan meminta maaf kepada atasan menunjukkan sikap tanggung jawab yang penuh, transparansi, serta kesiapan menghadapi konsekuensi. Ini adalah langkah yang paling profesional dalam situasi tersebut. C mendapatkan 4 poin. Mengakui kesalahan, memperbaiki aset, dan siap menerima konsekuensi adalah langkah yang baik, tetapi tidak secara eksplisit menyebutkan permintaan maaf, yang merupakan bagian dari etika profesional. A mendapatkan 3 poin. Segera memperbaiki aset memang menunjukkan tanggung jawab, tetapi tidak menyertakan komunikasi kepada atasan dan tidak memperjelas kesediaan menerima konsekuensi. B mendapatkan 2 poin. Mengonfirmasi kepada atasan dan siap menerima konsekuensi adalah langkah yang benar, tetapi tidak mencantumkan tindakan perbaikan yang harus dilakukan, sehingga belum menunjukkan tanggung jawab secara penuh. D mendapatkan 1 poin. Memberitahukan atasan tetapi berharap aset tersebut diperbaiki oleh pihak lain menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab dan kurangnya inisiatif untuk memperbaiki kesalahan sendiri.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?