Search Header Logo

Kuis Pendidikan Kewarganegaraan

Authored by Chairina Chairina

Other

University

Used 7+ times

Kuis Pendidikan Kewarganegaraan
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan dalam konteks demokrasi adalah . . .

Menanamkan loyalitas kepada pemimpin

Mengembangkan sikap kritis terhadap pemerintahan

Mencetak warga negara yang pasif dan patuh

Menumbuhkan rasa bangga terhadap militer

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Salah satu tantangan utama Pendidikan Kewarganegaraan di era digital adalah . . .

Tidak adanya literasi media

Kurikulum yang terlalu nasionalistik

Radikalisme dan penyebaran informasi palsu

Kekurangan guru

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Identitas nasional adalah . . .

Simbol yang digunakan negara dalam perjanjian internasional

Struktur pemerintahan suatu negara

Kebiasaan masyarakat modern

Ciri khas yang membedakan suatu bangsa dari bangsa lain

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Dalam sebuah diskusi kelas, mahasiswa berpendapat bahwa Pancasila sudah tidak relevan sebagai ideologi bangsa. Sikap tersebut mengancam aspek . . .

Integrasi nasional dan identitas bangsa

Etika akademik

Stabilitas politik

kepatuhan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Konflik antarwarga di sebuah desa dipicu oleh perbedaan suku dan agama. Penerapan nilai mana dalam Pancasila yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah ini?

Sila pertama

Sila kedua

Sila ketiga

Sila kelima

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Remaja di kota besar lebih mengidolakan budaya Korea daripada budaya lokal. Fenomena ini menunjukkan pentingnya . . .

Reformasi sistem politik

Penguatan pendidikan karakter dan identitas nasional

Regulasi kebudayaan luar

Pembatasan akses media asing

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Di kampus, terjadi protes besar-besaran terhadap kebijakan rektorat yang dianggap tidak demokratis. Mahasiswa membentuk aliansi lintas suku, agama, dan fakultas. Fenomena ini mencerminkan bahwa . . .

Mahasiswa tidak menghormati otoritas kampus

Integrasi nasional bisa dibangun dari kesadaran kolektif atas nilai keadilan

Otonomi kampus harus dibatasi oleh negara

Pendidikan politik mahasiswa telah gagal

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?