
perlakuan ke 1 literasi
Authored by Nadia Siti
Education
5th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
siapa nama tokoh utama dalam cerita tersebut?
Raja Sulaiman
Kancil
Buaya
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
Apa masalah yang dihadapi Kancil dalam cerita?
Kancil kelaparan dan tidak menemukan makanan.
Kancil ingin menyeberangi sungai tetapi sungai itu penuh dengan buaya.
Kancil dikejar oleh pemburu.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
bagaimana kancil mengatasi masalahnya?
Kancil menipu buaya dengan mengatakan bahwa raja ingin menghitung jumlah mereka.
Kancil membuat jembatan dari kayu.
Kancil meminta bantuan hewan lain.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
buaya berbaris disungai karena?
Mereka sedang berjemur di bawah sinar matahari.
Mereka ingin menangkap ikan yang banyak.
Mereka percaya bahwa raja ingin menghitung jumlah mereka seperti yang dikatakan Kancil.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
apa yang kancil katakan setelah sampai di sebrang sungai?
"Saya akan kembali lagi nanti."
"Tolong saya!"
"Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
6.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
sebutkan salah satu sifat kancil yang terlihat dalam cerita!
(a)
7.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
10 mins • 1 pt
Kancil dan Buaya
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor kancil yang cerdik.
Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai yang lebar dan dalam.
Namun, sungai itu dihuni oleh banyak buaya lapar.
Kancil berpikir keras mencari cara untuk menyeberangi sungai dengan selamat.
Tiba-tiba, Kancil mendapat ide.
Ia berteriak dengan lantang, "Hai buaya-buaya! Raja Sulaiman mengirimiku pesan untuk menghitung jumlah kalian. Katanya, kalian harus berbaris rapi dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya agar aku bisa melompat-lompat di atas punggung kalian dan menghitung jumlah kalian!"
Mendengar perintah Raja Sulaiman, para buaya itu langsung berbaris rapi di sungai.
Kancil dengan sigap melompati punggung buaya satu per satu sambil menghitung dengan suara keras.
Setelah sampai di tepi sungai seberang, Kancil tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Terima kasih, buaya-buaya bodoh! Aku hanya ingin menyeberangi sungai!"
Para buaya marah sekali karena telah ditipu oleh Kancil.
Namun, Kancil sudah aman di seberang sungai dan melanjutkan perjalanannya.
mengapa para buaya marah kepada kancil?
(a)
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?