
UH bahasa indonesia bab 5
Authored by Suryawal Suryawal
Other
6th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah kakak adik dari Pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka bertualang, seperti bersepeda ke daerah-daerah pedesaan. Alam Bali adalah tempat bermain mereka.
Di sekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia, seperti Nelson Mandela, Martin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh-tokoh tersebut, Melati dan Isabel berpikir, “Perubahan apa, ya, yang bisa kita buat sekarang sebagai anak-anak Pulau Bali?”
Ternyata jawabannya ada di depan mata mereka. Di pantai, Melati sering melihat tumpukan sampah plastik. Ketika bersepeda, Isabel selalu melihat sampah plastik bertebaran.
Mereka sadar bahwa tempat bermain mereka yang indah semakin kotor, dan waktunya untuk mereka berkata, “Cukup!” Melati dan Isabel tahu mereka harus berjuang untuk membuat Pulau Bali bebas dari sampah plastik. Gerakan ini mereka namakan Bye Bye Plastic Bag.
Mereka pun membuat petisi untuk mengurangi sampah plastik. Selain petisi, mereka juga ingin mendorong Gubernur Bali untuk membuat peraturan yang melarang kantong plastik.
Banyak orang meremehkan Melati dan Isabel karena mereka masih anakanak. Melati dan Isabel kembali ingat pelajaran mengenai Mahatma Gandhi yang melakukan mogok makan, atau puasa, untuk mendorong perubahan. Mengikuti kegigihan Gandhi, Melati dan Isabel berjuang keras agar Gubernur Bali mau bertemu dengan mereka.
Setelah mogok makan selama 24 jam, Gubernur Bali akhirnya bersedia menemui Melati dan Isabel. Pertemuan ini membuka banyak pintu agar Bye Bye Plastic Bag dapat bekerja sama dengan berbagai cabang pemerintahan.
Selama 6 tahun, Melati dan Isabel juga berjuang bersama-sama banyak orang dan media. Akhirnya pada 2019, Bali menyatakan larangannya terhadap plastik sekali pakai! Melati dan Isabel pun diundang ke United Nation, TED Talks, dan mendapatkan berbagai penghargaan termasuk gelar “Anak remaja paling berpengaruh” oleh Forbes, Times, dan CNN.
Melati dan Isabel menunjukkan bahwa usia bukanlah masalah. Semakin lama, gerakan Bye Bye Plastic Bag menjadi semakin besar dan tersebar ke seluruh dunia.
“Kami, anak-anak, mungkin hanya 25 persen populasi dunia, tetapi kami adalah 100 persen masa depan.”
Melati dan Isabel berasal dari ….
Bali
Malawi
Swedia
Prancis
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hal yang mendorong Isabel dan Melati Wijsen untuk memulai gerakan Bye Bye Plastic Bag adalah ….
Tantangan dari teman-teman sekolah
Kepedulian terhadap sampah plastik di Bali
Keinginan untuk menjadi terkenal
Inspirasi dari buku yang mereka
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Tujuan utama dari gerakan Bye Bye Plastic Bag adalah ….
Menjual kantong plastik
Menggalang dana untuk sekolah
Mengurangi penggunaan kantong plastik
Meningkatkan penggunaan plastik
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Isabel dan Melati memulai gerakan mereka dengan ….
Menyanyi di konser amal
Menulis buku
Membuat film dokumenter
Menggalang petisi
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hasil dari kampanye yang dilakukan oleh Isabel dan Melati adalah ….
Penurunan jumlah wisatawan di Bali
Peningkatan ekspor plastik dari Bali
Larangan penggunaan kantong plastik di Bali
Peningkatan produksi plastik di Bali
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Blog adalah singkatan dari ….
Login
Web log
Wireless networking
Video blog
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Penulis blog disebut ….
Vlogger
Editor
Bloger atau narablog
Konten kreator
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?