Search Header Logo

FisioNer 206

Authored by FisioNer Online Education

Science

University

Used 4+ times

FisioNer 206
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pasien berusia 60 tahun dirawat di rumah sakit setelah operasi amputasi kaki kanan di bawah lutut. Pasien mengeluhkan nyeri pada area stump, serta kesulitan dalam merawat luka pascaoperasi karena adanya pembengkakan. Fisioterapis berencana memberikan intervensi untuk mengurangi pembengkakan dan mempercepat penyembuhan. Pendekatan fisioterapi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah:

Pemberian ultrasound terapi

Teknik kompresi dengan pembalut elastis

Pemberian latihan mobilitas sendi

Pembelajaran pengelolaan stres dan relaksasi

Teknik mobilisasi jaringan lunak

Answer explanation

Kompresi dengan pembalut elastis dapat membantu mengontrol edema pada area stump setelah amputasi. Tekanan eksternal membantu mengurangi akumulasi cairan dan membentuk stump agar lebih siap untuk penggunaan prostesis. Teknik ini harus diberikan dengan tekanan yang sesuai agar tidak mengganggu sirkulasi.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang wanita berusia 45 tahun dengan luka bakar derajat II pada punggung tangan kiri yang baru saja dirawat di rumah sakit merasa nyeri saat mencoba menggerakkan tangan kiri. Fisioterapis berencana untuk mengurangi pembengkakan dan menjaga gerakan sendi agar tidak mengalami kontraktur. Apa pendekatan intervensi fisioterapi yang paling tepat untuk pasien ini?

Penggunaan splinting dan latihan ROM (Range of Motion) pasif

Terapi panas pada area luka bakar

Latihan kekuatan otot ekstremitas atas

Kompresi dengan pembalut elastis

Pembelajaran teknik manajemen nyeri

Answer explanation

Pada luka bakar derajat II, edema dan nyeri dapat menyebabkan keterbatasan gerak serta meningkatkan risiko kontraktur. Splinting membantu mempertahankan posisi fungsional, sedangkan latihan ROM membantu mempertahankan mobilitas sendi. Kombinasi keduanya sesuai untuk mempertahankan fungsi tangan selama proses penyembuhan.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pasien berusia 70 tahun dengan diabetes melitus tipe 2 datang dengan keluhan luka pada kaki yang sudah berlangsung selama dua minggu dan sulit sembuh. Luka tersebut terletak di bagian telapak kaki dengan tanda-tanda infeksi ringan, termasuk pembengkakan dan kemerahan. Fisioterapis akan memberikan terapi untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Apa intervensi yang paling tepat untuk memperbaiki sirkulasi dan mendukung penyembuhan luka pada pasien ini?

Terapi laser dengan intensitas tinggi

Terapi kompresi dengan pembalut hidrogel

Pemberian terapi pemanasan lokal dan latihan kaki

Pemberian latihan ketahanan otot

Teknik perawatan luka dengan larutan antiseptic

Answer explanation

Terapi laser dapat digunakan sebagai salah satu modalitas untuk mendukung proses penyembuhan jaringan. Pada luka diabetik, intervensi yang bertujuan mendukung sirkulasi dan proses regenerasi jaringan dapat menjadi bagian dari program fisioterapi. Namun, adanya tanda infeksi tetap memerlukan pengelolaan luka dan evaluasi medis yang tepat.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pasien berusia 55 tahun baru saja mengalami operasi pemindahan kulit untuk menangani luka bakar pada kaki kanan. Fisioterapis akan memberikan intervensi untuk mencegah kontraktur dan mempertahankan mobilitas sendi pada kaki yang terlibat. Apa pendekatan fisioterapi yang paling tepat untuk pasien ini?

Latihan ROM aktif dan pasif dengan penggunaan splint

Penggunaan terapi listrik untuk stimulasi otot

Teknik pemijatan pada jaringan parut

Penggunaan terapi hidroterapi pada ekstremitas bawah

Pemberian latihan kekuatan otot ekstremitas atas

Answer explanation

Setelah skin graft, mobilitas sendi perlu dipertahankan untuk mencegah keterbatasan gerak dan kontraktur. Latihan ROM aktif maupun pasif dapat membantu mempertahankan fleksibilitas jaringan dan fungsi sendi. Splint juga dapat membantu mempertahankan posisi jaringan selama proses penyembuhan.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pria berusia 63 tahun yang baru saja menjalani amputasi lengan kiri di bawah siku mengeluhkan rasa nyeri dan kesulitan tidur di malam hari karena ketidaknyamanan pada area stump. Fisioterapis berencana memberikan pendekatan fisioterapi untuk mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien selama masa penyembuhan. Pendekatan intervensi yang paling tepat adalah:

Penggunaan teknik relaksasi dan biofeedback

Teknik mobilisasi jaringan lunak pada area stump

Penggunaan pembalut elastis dan kompresi untuk mengurangi pembengkakan

Latihan penguatan otot pada ekstremitas atas kanan

Penggunaan terapi panas untuk meningkatkan sirkulasi darah

Answer explanation

Mobilisasi jaringan lunak dapat membantu mengurangi kekakuan jaringan dan meningkatkan kenyamanan pada area stump. Teknik ini juga dapat membantu adaptasi jaringan terhadap tekanan dan kontak selama proses rehabilitasi. Pemberian teknik harus memperhatikan kondisi luka dan tahap penyembuhan jaringan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pasien berusia 45 tahun dengan luka bakar derajat II pada tangan kiri datang ke fisioterapis untuk memulai program rehabilitasi. Fisioterapis perlu memantau perubahan ukuran dan kedalaman luka untuk menentukan efektivitas pengobatan. Alat ukur yang paling tepat untuk memantau luka ini adalah:

Penggunaan alat pengukur kedalaman luka (wound depth probe)

Penggunaan caliper untuk mengukur ketebalan jaringan

Alat ukur jarak untuk menilai panjang luka

Skala visual analog untuk menilai nyeri

Termometer untuk mengukur suhu pada area luka

Answer explanation

Wound depth probe digunakan untuk mengukur kedalaman luka secara langsung. Pengukuran tersebut membantu fisioterapis memantau perubahan kedalaman luka selama proses penyembuhan. Informasi ukuran dan kedalaman dapat digunakan untuk mengevaluasi perkembangan kondisi luka.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang pasien dengan luka pada kaki akibat diabetes melitus datang ke fisioterapis untuk pengelolaan luka dan pencegahan ulkus lebih lanjut. Fisioterapis memerlukan alat untuk mengukur sirkulasi darah di ekstremitas bawah guna menentukan terapi yang tepat. Alat ukur yang paling tepat untuk mengukur sirkulasi darah di area tersebut adalah:

Doppler ultrasound untuk mengukur arus darah

Termometer digital untuk mengukur suhu kulit

Alat pengukur tekanan darah pergelangan kaki (Ankle-Brachial Index, ABI)

Skala Borg untuk mengukur tingkat kelelahan

Caliper untuk mengukur ketebalan kulit

Answer explanation

ABI digunakan untuk menilai kondisi sirkulasi arteri pada ekstremitas bawah. Pemeriksaan dilakukan dengan membandingkan tekanan darah sistolik di pergelangan kaki dengan tekanan darah sistolik di lengan. Hasilnya dapat membantu menentukan adanya gangguan perfusi perifer yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan luka diabetik.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

By signing up, you agree to our Terms of Service & Privacy Policy

Already have an account?