
tRAT WEEK 2 BLOCK 2.7
Authored by Sri Ekawati
Other
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 20 pts
1. Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas untuk kontrol rujuk balik goiter yang sudah didiagnosis sebagai goiter eutiroid. Pasien berasal dari daerah pegunungan yang diketahui merupakan daerah endemik kekurangan iodium. Ia sebelumnya telah menjalani evaluasi oleh dokter spesialis dan tidak ditemukan tanda-tanda hipotiroidisme maupun hipertiroidisme. Hasil laboratorium terakhir menunjukkan: TSH: 2,1 µIU/mL (normal), FT4: 1,2 ng/dL (normal). USG tiroid: pembesaran difus, tanpa nodul, vaskularisasi normal. Saat ini pasien tidak memiliki keluhan kecuali benjolan di leher yang tidak membesar. Ia bertanya kepada petugas kesehatan mengenai cara alami dan praktis yang dapat dilakukan agar kondisi tiroidnya tidak semakin memburuk dan mencegah kemungkinan kambuhnya pembesaran di masa depan. Apa edukasi yang paling tepat diberikan pada pasien?
1. Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas untuk kontrol rujuk balik goiter yang sudah didiagnosis sebagai goiter eutiroid. Pasien berasal dari daerah pegunungan yang diketahui merupakan daerah endemik kekurangan iodium. Ia sebelumnya telah menjalani evaluasi oleh dokter spesialis dan tidak ditemukan tanda-tanda hipotiroidisme maupun hipertiroidisme. Hasil laboratorium terakhir menunjukkan: TSH: 2,1 µIU/mL (normal), FT4: 1,2 ng/dL (normal). USG tiroid: pembesaran difus, tanpa nodul, vaskularisasi normal. Saat ini pasien tidak memiliki keluhan kecuali benjolan di leher yang tidak membesar. Ia bertanya kepada petugas kesehatan mengenai cara alami dan praktis yang dapat dilakukan agar kondisi tiroidnya tidak semakin memburuk dan mencegah kemungkinan kambuhnya pembesaran di masa depan. Apa edukasi yang paling tepat diberikan pada pasien?
A. Kembalilah jika merasa mudah lapar dan berat badan bertambah
B. Kembalilah jika merasa sesak, suara berubah, atau benjolan membesar cepat
C. Tidak perlu kontrol selama 1 tahun jika tidak ada keluhan
D. Hentikan obat jika merasa lebih baik
E. Hindari konsumsi garam beriodium
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 20 pts
2. Seorang Perempuan berusia 28 tahun, bekerja sebagai sekretaris, datang ke klinik dengan keluhan wajah membulat, peningkatan berat badan, mudah memar, dan gangguan menstruasi. Ia juga mengeluhkan lemas dan tekanan darah yang sering tinggi. Tanda - tanda vital: Suhu: 36,7°C, TD: 160/100 mmHg, Nadi: 92 kali/menit, RR: 20 kali/menit. Pemeriksaan fisik: wajah tampak moon face, buffalo hump, obesitas sentral, dan striae merah keunguan di abdomen. Apa diagnosis yang paling tepat untuk pasien ini?
2. Seorang Perempuan berusia 28 tahun, bekerja sebagai sekretaris, datang ke klinik dengan keluhan wajah membulat, peningkatan berat badan, mudah memar, dan gangguan menstruasi. Ia juga mengeluhkan lemas dan tekanan darah yang sering tinggi. Tanda - tanda vital: Suhu: 36,7°C, TD: 160/100 mmHg, Nadi: 92 kali/menit, RR: 20 kali/menit. Pemeriksaan fisik: wajah tampak moon face, buffalo hump, obesitas sentral, dan striae merah keunguan di abdomen. Apa diagnosis yang paling tepat untuk pasien ini?
A. Sindrom metabolik
B. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
C. Hipotiroidisme
D. Cushing disease
E. Pheochromocytoma
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 20 pts
3. Seorang pria usia 52 tahun datang ke puskesmas untuk pemeriksaan rutin. Ia mengaku sering merasa lelah, mengantuk setelah makan, dan buang air kecil lebih sering dari biasanya. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan obesitas (IMT 30). Tidak ada riwayat ketoasidosis sebelumnya. Tanda vital: TD: 145/90 mmHg, Nadi: 86 x/menit, BB: 85 kg, TB: 165 cm, IMT: 31,2 (obesitas kelas I), Pemeriksaan Penunjang:, Gula darah sewaktu: 260 mg/dL, Gula darah puasa: 138 mg/dL, HbA1c: 7,3%, C-peptida: normal, Anti-GAD: negatif. Berdasarkan data tersebut, apa diagnosis yang paling tepat untuk pasien ini?
3. Seorang pria usia 52 tahun datang ke puskesmas untuk pemeriksaan rutin. Ia mengaku sering merasa lelah, mengantuk setelah makan, dan buang air kecil lebih sering dari biasanya. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan obesitas (IMT 30). Tidak ada riwayat ketoasidosis sebelumnya. Tanda vital: TD: 145/90 mmHg, Nadi: 86 x/menit, BB: 85 kg, TB: 165 cm, IMT: 31,2 (obesitas kelas I), Pemeriksaan Penunjang:, Gula darah sewaktu: 260 mg/dL, Gula darah puasa: 138 mg/dL, HbA1c: 7,3%, C-peptida: normal, Anti-GAD: negatif. Berdasarkan data tersebut, apa diagnosis yang paling tepat untuk pasien ini?
A). Diabetes Melitus tipe 1
B). Diabetes Melitus tipe 2
C). Prediabetes
D). Intoleransi glukosa akibat stres
E). Diabetes Melitus tipe lain (MODY)
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 20 pts
4. Seorang wanita usia 28 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi, palpitasi, dan gelisah sejak 12 jam lalu. Riwayat hipertiroidisme yang tidak terkontrol. Pemeriksaan fisik menunjukkan:
Tekanan darah: 160/90 mmHg, Nadi: 140 x/menit, Pernapasan: 24 x/menit, Suhu tubuh: 39,5°C
Pemeriksaan tambahan ditemukan gondok difus, tremor pada kedua tangan, agitasi psikomotor, diaphoresis. Hasil laboratorium menunjukkan TSH : <0,01 µIU/mL, FT4 : 4,5 ng/dL, Leukosit : 15.000/mm³, SGOT/SGPT : 80/90 U/L. Bagaimana terapi farmako untuk menangani kondisi pasien ini?
4. Seorang wanita usia 28 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi, palpitasi, dan gelisah sejak 12 jam lalu. Riwayat hipertiroidisme yang tidak terkontrol. Pemeriksaan fisik menunjukkan:
Tekanan darah: 160/90 mmHg, Nadi: 140 x/menit, Pernapasan: 24 x/menit, Suhu tubuh: 39,5°C
Pemeriksaan tambahan ditemukan gondok difus, tremor pada kedua tangan, agitasi psikomotor, diaphoresis. Hasil laboratorium menunjukkan TSH : <0,01 µIU/mL, FT4 : 4,5 ng/dL, Leukosit : 15.000/mm³, SGOT/SGPT : 80/90 U/L. Bagaimana terapi farmako untuk menangani kondisi pasien ini?
A. Levotiroksin dan propranolol
B. Propranolol dan PTU (propiltiourasil)
C. Dexamethasone dan levotiroksin
D. Propranolol dan metimazol
E. Aspirin dan propranolol
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 20 pts
5. Seorang pria usia 60 tahun datang dengan keluhan peningkatan ukuran leher dan gejala kompresi (dysfagia dan dyspnea). Pemeriksaan fisik menunjukkan: Tekanan darah: 130/85 mmHg, Nadi: 78 x/menit, Pernapasan: 20 x/menit, Suhu tubuh: 37,0°C. Pemeriksaan leher menunjukkan gondok multinodular dengan nodul dominan di lobus kiri. Laboratorium menunjukkan: TSH : 0,8 µIU/mL (normal), FT4 : 1,0 ng/dL (normal), TSH Receptor Antibody (TRAb) : Negatif, Radioiodine uptake scan : Uptake heterogen, tidak ada "hot nodule". Apakah komplikasi paling mungkin pada kasus i
5. Seorang pria usia 60 tahun datang dengan keluhan peningkatan ukuran leher dan gejala kompresi (dysfagia dan dyspnea). Pemeriksaan fisik menunjukkan: Tekanan darah: 130/85 mmHg, Nadi: 78 x/menit, Pernapasan: 20 x/menit, Suhu tubuh: 37,0°C. Pemeriksaan leher menunjukkan gondok multinodular dengan nodul dominan di lobus kiri. Laboratorium menunjukkan: TSH : 0,8 µIU/mL (normal), FT4 : 1,0 ng/dL (normal), TSH Receptor Antibody (TRAb) : Negatif, Radioiodine uptake scan : Uptake heterogen, tidak ada "hot nodule". Apakah komplikasi paling mungkin pada kasus i
A. Krisis tiroid
B. Hipotiroidisme iatrogenik
C. Kompresi trakea dan esofagus
D. Malignansi tiroid
E. Tiroiditis De Quervain
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?