Search Header Logo

SOAL LATIHAN LITERASI

Authored by Iin Friyana

World Languages

12th Grade

Used 2+ times

SOAL LATIHAN LITERASI
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 5 pts

Bacalah teks berikut dengan cermat!

Judul: "Efek Budaya Pop Korea (Hallyu) terhadap Identitas Generasi Muda Indonesia"

Hallyu atau gelombang budaya Korea telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan generasi muda Indonesia, mulai dari fashion, musik, hingga pola konsumsi. Survei Kementerian Pariwisata (2023) menunjukkan 78% remaja Indonesia mengonsumsi konten Korea secara rutin, seperti drama, K-pop, dan beauty trend.

Dampaknya bersifat multidimensi: positifnya, generasi muda menjadi lebih terbuka terhadap budaya global dan termotivasi belajar bahasa asing. Namun, di sisi negatif, terjadi erosi identitas lokal, seperti lunturnya minat pada batik atau tradisi daerah. Fenomena ini memicu debat tentang keseimbangan antara mengapresiasi budaya global dan melestarikan kearifan lokal.

Manakah dampak POSITIF Hallyu yang disebutkan dalam teks?

Meningkatnya penjualan batik.

Keterbukaan terhadap budaya global dan motivasi belajar bahasa asing.

Hilangnya bahasa daerah.

Penurunan industri film lokal.

Konflik antargenerasi.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Dalam penulisan karya ilmiah, penggunaan bahasa yang baku dan formal merupakan suatu keharusan. Bahasa baku mencerminkan penggunaan tata bahasa yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), baik dari segi ejaan, struktur kalimat, maupun pilihan kata. Penggunaan kata-kata tidak baku atau gaya bahasa yang terlalu santai dapat mengurangi kredibilitas tulisan ilmiah dan menyulitkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara objektif.

Selain itu, penggunaan bahasa yang logis dan koheren menjadi hal yang penting dalam penyusunan argumen dalam karya ilmiah. Kalimat-kalimat harus saling berkaitan secara logis, serta mendukung gagasan utama tulisan. Jika penggunaan bahasa tidak memperhatikan hubungan antargagasan, maka argumen yang disampaikan menjadi lemah dan sulit dipahami. Oleh karena itu, kemampuan menulis dengan bahasa yang terstruktur dan sistematis menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kualitas karya ilmiah.

Berdasarkan wacana di atas, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan peran bahasa dalam karya ilmiah?

Bahasa dalam karya ilmiah dapat menggunakan istilah sehari-hari agar lebih mudah dipahami pembaca umum.

Gaya bahasa dalam karya ilmiah sebaiknya bersifat naratif dan imajinatif agar menarik.

Penggunaan bahasa dalam karya ilmiah harus formal, baku, dan mendukung penyusunan gagasan secara logis.

Penulisan karya ilmiah sebaiknya menghindari penggunaan struktur kalimat yang kompleks dan panjang.

Bahasa dalam karya ilmiah sebaiknya disesuaikan dengan latar belakang budaya pembacanya agar lebih relevan.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai bahasa pengantar dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan di Indonesia. Dengan dijadikannya bahasa Indonesia sebagai medium utama dalam pendidikan, penelitian, dan penyebaran ilmu pengetahuan, maka akses terhadap ilmu menjadi lebih merata di seluruh penjuru negeri. Penggunaan bahasa nasional ini juga memperkuat identitas kebangsaan serta mendorong terciptanya masyarakat ilmiah yang tidak tercerabut dari akar budayanya sendiri.

Namun, tantangan tetap ada. Banyak istilah dalam ilmu pengetahuan yang berasal dari bahasa asing dan belum memiliki padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia. Hal ini memunculkan kebutuhan untuk terus memperkaya kosakata dan mengembangkan terjemahan yang sesuai agar bahasa Indonesia mampu mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan secara global. Dengan demikian, penguatan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar semua ilmu harus dibarengi dengan upaya sistematis dalam pengembangan istilah dan peningkatan mutu literasi akademik.

Berdasarkan wacana tersebut, manakah pernyataan yang paling tepat menunjukkan tantangan dalam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar semua ilmu?

Banyak ilmuwan Indonesia lebih memilih menulis dalam bahasa asing agar terlihat profesional.

Istilah ilmiah dalam bahasa asing sulit diucapkan dalam bahasa Indonesia.

Kurangnya minat masyarakat untuk mempelajari bahasa Indonesia secara mendalam.

Masih terdapat keterbatasan kosakata dalam bahasa Indonesia untuk menjelaskan istilah asing secara tepat.

Bahasa Indonesia tidak cocok digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan yang bersifat eksakta.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Di sebuah daerah yang mayoritas penduduknya masih menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar ilmu pengetahuan di sekolah mengalami tantangan tersendiri. Banyak siswa kesulitan memahami istilah-istilah akademik dalam bahasa Indonesia karena tidak terbiasa menggunakannya di rumah atau lingkungan sekitar. Sebaliknya, guru juga mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pelajaran karena harus sering menerjemahkan istilah ke dalam bahasa daerah agar siswa bisa memahami.

Kondisi ini mencerminkan bahwa faktor sosial seperti kebiasaan berbahasa dan lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan. Jika tidak ada upaya adaptasi atau pelatihan bahasa sejak dini, ketimpangan pemahaman akan terus terjadi. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus yang mengakomodasi latar belakang sosial-bahasa masyarakat agar peran bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar semua ilmu dapat berjalan optimal.

Apa simpulan paling tepat yang dapat diambil dari studi kasus tersebut?

Bahasa Indonesia sebaiknya tidak digunakan di daerah yang masih menggunakan bahasa daerah.
B. Guru sebaiknya hanya menggunakan bahasa daerah agar siswa lebih cepat memahami materi.
C. Penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan harus memperhatikan latar belakang sosial masyarakat.
D. Bahasa daerah harus dihapuskan agar tidak mengganggu pembelajaran dengan bahasa Indonesia.
E. Bahasa Indonesia hanya cocok digunakan di wilayah perkotaan yang modern dan maju.

Guru sebaiknya hanya menggunakan bahasa daerah agar siswa lebih cepat memahami materi.

Penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan harus memperhatikan latar belakang sosial masyarakat.

Bahasa daerah harus dihapuskan agar tidak mengganggu pembelajaran dengan bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia hanya cocok digunakan di wilayah perkotaan yang modern dan maju.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang pesat, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga semangat nasionalisme. Banyak dari mereka lebih mengenal budaya asing dibandingkan budaya bangsa sendiri. Meskipun demikian, tidak sedikit anak muda yang mulai bergerak dalam berbagai bidang untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa, seperti menciptakan inovasi digital, mengembangkan ekonomi kreatif lokal, hingga aktif dalam kegiatan sosial berbasis komunitas. Mereka sadar bahwa perjuangan saat ini bukan lagi melawan penjajah secara fisik, melainkan melawan kemiskinan, ketertinggalan, dan ketergantungan pada negara lain.

Kesadaran inilah yang menjadi kunci penting dalam melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Generasi muda tidak harus turun ke medan perang, tetapi bisa menunjukkan perjuangannya melalui pendidikan, kepemimpinan, serta penguatan identitas nasional. Namun, perjuangan itu tidak akan berarti jika tidak disertai semangat kolaborasi dan rasa cinta tanah air yang tulus. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami peran strategisnya dalam memajukan bangsa di era modern.

Apa makna utama yang dapat disimpulkan dari isi wacana di atas?

Generasi muda harus menolak pengaruh budaya asing agar tetap mencintai tanah air.
B. Generasi muda wajib mengikuti jejak perjuangan para pahlawan dengan cara yang sama.
C. Perjuangan generasi muda masa kini lebih mudah karena tidak ada penjajahan fisik.
D. Peran generasi muda dalam memajukan bangsa bergantung pada teknologi semata.
E. Generasi muda dapat melanjutkan perjuangan bangsa melalui inovasi, pendidikan, dan semangat nasionalisme.

Generasi muda wajib mengikuti jejak perjuangan para pahlawan dengan cara yang sama.

Perjuangan generasi muda masa kini lebih mudah karena tidak ada penjajahan fisik.

Peran generasi muda dalam memajukan bangsa bergantung pada teknologi semata.

Generasi muda dapat melanjutkan perjuangan bangsa melalui inovasi, pendidikan, dan semangat nasionalisme.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya, bahasa, dan adat istiadat. Setiap daerah memiliki tradisi yang khas dan nilai-nilai sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Di satu sisi, keberagaman ini menjadi kekayaan yang tak ternilai. Namun, di sisi lain, perbedaan tersebut dapat menjadi sumber konflik apabila tidak dikelola dengan bijak, terutama ketika generasi muda tidak memahami pentingnya toleransi dan saling menghargai antarkelompok budaya.

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul fenomena di mana sebagian masyarakat lebih mengutamakan identitas kelompoknya daripada identitas nasional. Hal ini memunculkan gesekan sosial, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Untuk menjaga persatuan, diperlukan kesadaran kolektif bahwa kehidupan sosial budaya Indonesia dibangun atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman bukan penghalang, melainkan fondasi untuk membangun masyarakat yang inklusif, saling menghormati, dan berkeadaban.

Berdasarkan ilustrasi di atas, upaya apa yang paling relevan untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial budaya di Indonesia?

Menghapus tradisi daerah agar tidak menimbulkan perpecahan.

Menyeragamkan budaya agar tercipta kesatuan nasional.

Mendorong dominasi budaya mayoritas sebagai acuan bersama.

Menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan budaya.


Membatasi interaksi antarbudaya agar tidak menimbulkan konflik.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Indonesia adalah negara yang dikenal dengan keragaman agama dan keyakinan. Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi antarpemeluk agama seringkali terjadi, baik dalam ruang publik maupun media sosial. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional berperan penting dalam menjembatani perbedaan itu, karena menjadi alat utama untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan secara santun, toleran, dan damai. Melalui bahasa yang baik dan benar, pesan-pesan agama dapat disampaikan secara inklusif tanpa menyinggung kelompok lain.

Namun, tidak jarang dijumpai penggunaan bahasa Indonesia yang tidak bijak dalam menyampaikan pesan keagamaan, baik karena nada yang provokatif maupun karena pilihan kata yang kasar. Hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman bahkan konflik antarumat beragama. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami bahwa berbahasa bukan hanya soal menyampaikan pesan, tetapi juga mencerminkan sikap dan nilai-nilai luhur yang sejalan dengan semangat toleransi beragama.

Apa kesimpulan paling tepat dari ilustrasi tersebut terkait hubungan antara bahasa Indonesia dan kehidupan beragama di Indonesia?

Bahasa Indonesia sebaiknya tidak digunakan untuk menyampaikan pesan keagamaan karena bisa disalahartikan.

Penyampaian pesan keagamaan dalam bahasa Indonesia harus mempertimbangkan etika dan nilai toleransi.

Setiap pemeluk agama hanya perlu menggunakan bahasa daerahnya sendiri dalam berdakwah.

Komunikasi antarpemeluk agama sebaiknya dibatasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Bahasa Indonesia tidak mampu menjangkau kompleksitas ajaran agama yang berbeda-beda.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?