
SOAL ANBK LITERASI KELAS 5 SD TAHUN 2025
Authored by MURNIATI MURNIATI
Education
5th Grade
Used 197+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 4 pts
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3. Kisah Kutu di Negeri Rambut Di suatu negeri yang subur, kutu berkumpul. Ada ribuan telur kutu di sekitar rambut panjang Ajeng. Ajeng kurang menjaga kebersihan. Ia sering menggaruk kepalanya karena gatal. Para kutu sudah semakin banyak. Mereka ingin mencari negeri baru. Tak jarang rambut teman-teman Ajeng menjadi korban. Teman-teman Ajeng menjadi risih. Ketika Ajeng mulai menggaruk rambut, mereka menjauhinya. Ajeng merasa sedih. Akhirnya ia memutuskan berkeramas dan memotong rambutnya. Para kutu sangat marah. Mereka berloncatan mencari negeri yang baru. 1. Dimana ribuan telur kutu berkumpul?
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 mins • 4 pts
Kisah Kutu di Negeri Rambut Di suatu negeri yang subur, kutu berkumpul. Ada ribuan telur kutu di sekitar rambut panjang Ajeng. Ajeng kurang menjaga kebersihan. Ia sering menggaruk kepalanya karena gatal. Para kutu sudah semakin banyak. Mereka ingin mencari negeri baru. Tak jarang rambut teman-teman Ajeng menjadi korban. Teman-teman Ajeng menjadi risih. Ketika Ajeng mulai menggaruk rambut, mereka menjauhinya. Ajeng merasa sedih. Akhirnya ia memutuskan berkeramas dan memotong rambutnya. Para kutu sangat marah. Mereka berloncatan mencari negeri yang baru. 3. Mengapa teman-teman Ajeng merasa risih kepadanya? (Jawaban benar lebih dari satu).
3.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 mins • 4 pts
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 4-7.
Menjaga Bumi
Beni dan Wawan tengah bermain di halaman belakang. Ayah membawa tempat sampah bertuliskan “sampah organik”. Wawan dan Beni mendekati Ayah.
“Ayo bantu Ayah potong-potong sampahnya!” ajak Ayah.
Ayah, Beni, dan Wawan memotong sampah menjadi bagian-bagian kecil agar mudah terurai. Kemudian sampah yang telah dipotong dimasukkan ke dalam tong yang telah disiapkan. Tidak lupa Ayah menambahkan sedikit air dan menutup tong dengan rapat.
“Tolong buka tong nomor 3 ya Ben!” pinta Ayah.
“Tidak mau,” tolak Beni.
“Itu sudah lebih dari tujuh hari. Komposnya sudah jadi. Tidak bau lagi seperti kemarin,” jelas Ayah sambil tersenyum.
“Kemarin bau karena belum jadi Yah?” Tanya Wawan.
“Iya. Kemarin hanya dibuka sebentar agar udara dalam tong tidak terlalu panas.”
Setelah itu Ayah mengeluarkan pupuk dari dalam tong. Dibantu Beni dan Wawan, Ayah memberikan pupuk kompos ke tanaman yang ada di belakang rumah agar tanam menjadi subur.
4. Mengapa saat membuat kompos sampah perlu dipotong-potong kecil?
(a)
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 4 pts
Menjaga Bumi Beni dan Wawan tengah bermain di halaman belakang. Ayah membawa tempat sampah bertuliskan “sampah organik”. Wawan dan Beni mendekati Ayah. “Ayo bantu Ayah potong-potong sampahnya!” ajak Ayah. Ayah, Beni, dan Wawan memotong sampah menjadi bagian-bagian kecil agar mudah terurai. Kemudian sampah yang telah dipotong dimasukkan ke dalam tong yang telah disiapkan. Tidak lupa Ayah menambahkan sedikit air dan menutup tong dengan rapat. “Tolong buka tong nomor 3 ya Ben!” pinta Ayah. “Tidak mau,” tolak Beni. “Itu sudah lebih dari tujuh hari. Komposnya sudah jadi. Tidak bau lagi seperti kemarin,” jelas Ayah sambil tersenyum. “Kemarin bau karena belum jadi Yah?” Tanya Wawan. “Iya. Kemarin hanya dibuka sebentar agar udara dalam tong tidak terlalu panas.” Setelah itu Ayah mengeluarkan pupuk dari dalam tong. Dibantu Beni dan Wawan, Ayah memberikan pupuk kompos ke tanaman yang ada di belakang rumah agar tanam menjadi subur. 5. Mengapa tong sampah perlu dibuka sebentar?
5.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 mins • 4 pts
Menjaga Bumi
Beni dan Wawan tengah bermain di halaman belakang. Ayah membawa tempat sampah bertuliskan “sampah organik”. Wawan dan Beni mendekati Ayah.
“Ayo bantu Ayah potong-potong sampahnya!” ajak Ayah.
Ayah, Beni, dan Wawan memotong sampah menjadi bagian-bagian kecil agar mudah terurai. Kemudian sampah yang telah dipotong dimasukkan ke dalam tong yang telah disiapkan. Tidak lupa Ayah menambahkan sedikit air dan menutup tong dengan rapat.
“Tolong buka tong nomor 3 ya Ben!” pinta Ayah.
“Tidak mau,” tolak Beni.
“Itu sudah lebih dari tujuh hari. Komposnya sudah jadi. Tidak bau lagi seperti kemarin,” jelas Ayah sambil tersenyum.
“Kemarin bau karena belum jadi Yah?” Tanya Wawan.
“Iya. Kemarin hanya dibuka sebentar agar udara dalam tong tidak terlalu panas.”
Setelah itu Ayah mengeluarkan pupuk dari dalam tong. Dibantu Beni dan Wawan, Ayah memberikan pupuk kompos ke tanaman yang ada di belakang rumah agar tanam menjadi subur.
6. Mengapa Beni menolak membantu Ayah membuka tutup tong?
(a)
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 mins • 4 pts
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 8-10. Jaket Abida Ata meminjam jaket Abida tanpa izin. Padahal Ata tahu, jika meminjam jaket Abida harus izin. Siang itu, Ata sedang belajar melukis di rumah menggunakan jaket Abida. Abida sedang belajar kelompok di rumah temannya. Ata tidak berhati-hati sehingga jaket Abida kotor. Ata takut dan menyembunyikan jaket Abida di bawah tempat tidur. Abida berlari ke ruang tamu. Ayah sedang bersantai. Abida mengadu ke ayah sambil menangis karena jaketnya hilang. Ata tidak suka melihat Abida seperti itu. Ata mencuci jaket Abida. Ternyata warna jaket Abida malah berubah. Abida akhirnya tahu dan marah kepada Ata. Ibu mengatahui keresahan Ata. Jadi, Ibu menyuruh Ata untuk meminta maaf kepada Abida. “Aku minta maaf Abida,” kata Ata dengan suara kecil dan tertunduk. Ata ingin memperbaiki jaket Abida. Akhirnya, Ata melukis pelangi di jaket Abida. Abida tersenyum lebar karena jaket Abida menjadi cantik. 8. Apa yang sedang dilakukan Ata dan Abida siang itu? (Jawaban benar lebih dari satu).
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 mins • 4 pts
Jaket Abida Ata meminjam jaket Abida tanpa izin. Padahal Ata tahu, jika meminjam jaket Abida harus izin. Siang itu, Ata sedang belajar melukis di rumah menggunakan jaket Abida. Abida sedang belajar kelompok di rumah temannya. Ata tidak berhati-hati sehingga jaket Abida kotor. Ata takut dan menyembunyikan jaket Abida di bawah tempat tidur. Abida berlari ke ruang tamu. Ayah sedang bersantai. Abida mengadu ke ayah sambil menangis karena jaketnya hilang. Ata tidak suka melihat Abida seperti itu. Ata mencuci jaket Abida. Ternyata warna jaket Abida malah berubah. Abida akhirnya tahu dan marah kepada Ata. Ibu mengatahui keresahan Ata. Jadi, Ibu menyuruh Ata untuk meminta maaf kepada Abida. “Aku minta maaf Abida,” kata Ata dengan suara kecil dan tertunduk. Ata ingin memperbaiki jaket Abida. Akhirnya, Ata melukis pelangi di jaket Abida. Abida tersenyum lebar karena jaket Abida menjadi cantik. 10. Bagaimana perasaan Abida saat mengetahui jaketnya hilang?Jawaban benar lebih dari satu.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?