
TWK PART 1
Authored by Aland Todapa
History
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
30 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan ekonomi akibat perang dagang AS-Tiongkok yang menyebabkan penurunan ekspor hingga 15% dan volatilitas pasar keuangan. Untuk mengatasi dampak tersebut, pemerintah melakukan efisiensi anggaran sambil tetap menjaga program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan pemberdayaan UMKM yang terdampak. Implementasi sila "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" dalam konteks kebijakan tersebut paling tepat diwujudkan melalui...
Pemotongan anggaran secara merata di semua sektor untuk menjaga keseimbangan fiskal negara
Realokasi anggaran dengan mengutamakan program perlindungan sosial dan pemberdayaan UMKM
Prioritas anggaran pada sektor infrastruktur untuk menarik investasi asing pascapandemi
Penundaan seluruh program pembangunan daerah hingga kondisi ekonomi global membaik
Fokus anggaran pada sektor ekspor untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Di tengah tekanan geopolitik akibat perang dagang, beberapa daerah mulai menunjukkan kecenderungan untuk mengutamakan kepentingan ekonomi regional dengan menjalin kerjasama langsung dengan investor asing tanpa koordinasi dengan pusat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan fragmentasi kebijakan ekonomi nasional. Dalam rangka mewujudkan sila "Persatuan Indonesia", koordinasi lintas sektor yang paling efektif untuk menghadapi situasi tersebut adalah...
Pembentukan satuan tugas khusus yang dipimpin TNI untuk mengawasi kebijakan ekonomi daerah
Sentralisasi pengambilan keputusan di tingkat pusat untuk menghindari konflik kepentingan
Pemisahan tugas yang jelas antar lembaga untuk menghindari tumpang tindih kewenangan
Koordinasi terpadu K/L-Pemda-TNI/Polri-masyarakat sipil melalui forum musyawarah reguler
Pemberian otonomi penuh kepada pemerintah daerah dalam mengatur investasi asing
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang ASN di Kementerian Perdagangan menemukan bahwa kebijakan diversifikasi pasar ekspor ke Afrika dan Timur Tengah menghadapi hambatan birokrasi yang kompleks melibatkan 5 kementerian berbeda. Proses perizinan yang seharusnya 30 hari menjadi 120 hari karena kurangnya koordinasi antar lembaga. Ekspor ke wilayah non-tradisional ini vital untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS dan Tiongkok. Sesuai sila "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan", tindakan yang paling tepat adalah...
Membuat kebijakan baru tanpa konsultasi untuk mempercepat proses implementasi
Menunggu instruksi dari atasan sebelum mengambil langkah apapun
Mengundang stakeholder terkait dalam forum musyawarah untuk mencari solusi bersama
Melaporkan hambatan tersebut kepada DPR untuk ditindaklanjuti secara legislatif
Mengabaikan hambatan dan tetap melaksanakan kebijakan sesuai petunjuk teknis
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Survei BPS 2024 menunjukkan: 68% masyarakat menilai pelayanan publik membaik, 45% merasa ASN responsif terhadap keluhan, namun 52% menilai koordinasi antar lembaga masih lemah. Di tengah krisis ekonomi global, masyarakat mengharapkan pelayanan yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas, terutama untuk layanan perizinan usaha yang mendukung UMKM bertahan dari dampak perang dagang. Berdasarkan data survei tersebut, strategi implementasi sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" dalam peningkatan pelayanan publik yang paling komprehensif adalah...
Kombinasi peningkatan kompetensi ASN, digitalisasi layanan, dan penguatan koordinasi lintas sektor
Penerapan sistem digital terintegrasi untuk memperbaiki koordinasi antar lembaga
Fokus pada pelatihan soft skills ASN untuk meningkatkan responsivitas dari 45% menjadi 70%
Penyederhanaan birokrasi dengan mengurangi jumlah lembaga yang terlibat dalam pelayanan
Peningkatan anggaran pelayanan publik untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur saja
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Dalam menghadapi perang dagang AS-Tiongkok, Indonesia menerapkan kebijakan diplomasi ekonomi yang tidak memihak blok manapun sambil tetap menjalin kerjasama dengan kedua negara berdasarkan prinsip saling menguntungkan. Beberapa kelompok masyarakat ada yang menginginkan Indonesia lebih dekat dengan AS karena nilai-nilai demokrasi, sementara yang lain mendukung kerjasama lebih erat dengan Tiongkok karena keuntungan ekonomi. Implementasi sila "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam konteks kebijakan luar negeri tersebut yang mencerminkan nilai toleransi dan persatuan adalah...
Membuat kebijakan ekonomi yang mengutamakan negara dengan mayoritas penduduk beragama sama
Memprioritaskan kerjasama ekonomi dengan negara-negara yang memiliki kesamaan nilai agama
Membuat regulasi yang memberikan keuntungan lebih besar kepada investor dari negara sahabat
Menolak kerjasama internasional yang berpotensi mengancam nilai-nilai keagamaan tradisional
Menerapkan prinsip keadilan dan kejujuran dalam kerjasama internasional tanpa diskriminasi ideologi
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Budi Utomo sebagai pelopor organisasi pergerakan nasional Indonesia didirikan pada 20 Mei 1908 di Jakarta atas inisiatif mahasiswa STOVIA. Pada Kongres Pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta tanggal 3-5 Oktober 1908, organisasi ini berhasil menyatukan cabang-cabang dari Jakarta, Bogor, Bandung, Magelang, Yogyakarta, Surabaya, dan Probolinggo. Tokoh yang memimpin rapat kongres tersebut adalah...
K.R.T. Tirtokusumo
Pangeran Notodirodjo
Dr. Wahidin Soedirohoesodo
Dr. Sutomo
Gunawan Mangunkusumo
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Serekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan pada 16 Oktober 1905 oleh Haji Samanhudi mengalami transformasi signifikan ketika pada kongres pertama di Solo tahun 1906 memutuskan menghilangkan kata "Dagang" menjadi Sarekat Islam. Di bawah kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto, organisasi ini memperoleh status badan hukum pada 14 September 1912 dan berubah fokus dari ekonomi pedagang pribumi menjadi agenda politik dan keagamaan. Perubahan visi organisasi ini mencerminkan...
Adaptasi terhadap tekanan pemerintah kolonial
Evolusi kesadaran nasional dari kepentingan sektoral ke tujuan kemerdekaan
Pengaruh organisasi Islam internasional
Konflik internal antara pedagang dan tokoh agama
Strategi menghindari pengawasan Belanda
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?