Search Header Logo

ULANGAN HARIAN 11-25-1

Authored by M Syafaat

World Languages

1st Grade

Used 15+ times

ULANGAN HARIAN 11-25-1
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

23 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Tiga tokoh penting dalam perumusan dasar negara Indonesia, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, memberikan usulan rumusan Pancasila yang berbeda dalam sidang BPUPKI tahun 1945.

Usulan Muhammad Yamin (29 Mei 1945) menyebutkan:

  1. Peri Kebangsaan

  2. Peri Kemanusiaan

  3. Peri Ketuhanan

  4. Peri Kerakyatan

  5. Kesejahteraan Rakyat

Usulan Soepomo (31 Mei 1945):

  1. Persatuan

  2. Kekeluargaan

  3. Keseimbangan lahir dan batin

  4. Musyawarah

  5. Keadilan sosial

Usulan Ir. Soekarno (1 Juni 1945):

  1. Kebangsaan Indonesia

  2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan

  3. Mufakat atau Demokrasi

  4. Kesejahteraan Sosial

  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan


1. Berdasarkan teks di atas, manakah perbedaan mencolok dari usulan Soepomo dibandingkan usulan Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno?

A. Soepomo tidak mencantumkan nilai Ketuhanan secara eksplisit

B. Soepomo hanya menekankan pada nilai demokrasi dan kebebasan

C. Usulan Soepomo tidak memuat aspek kesejahteraan rakyat

D. Soepomo adalah satu-satunya tokoh yang menolak musyawarah

E. Soepomo mencantumkan ketuhanan secara lebih tegas daripada tokoh lainnya

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Bacalah kutipan berikut dengan saksama!

Dalam sidang-sidang BPUPKI tahun 1945, tiga tokoh utama, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, masing-masing mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia.

  • Yamin mengusulkan lima dasar: peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

  • Soepomo mengusulkan: persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan rakyat.

  • Soekarno mengusulkan: kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau peri kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pertanyaan:

Apa persamaan utama dari ketiga rumusan dasar negara yang diusulkan oleh Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno?

A. Ketiganya mengutamakan ideologi liberalisme dan kapitalisme

B. Ketiganya tidak memuat unsur ketuhanan dalam rumusannya

C. Ketiganya menolak sistem musyawarah sebagai dasar pemerintahan

D. Ketiganya memuat unsur persatuan, keadilan, dan kemanusiaan

E. Ketiganya menyatakan bahwa Indonesia harus menjadi negara agama

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Teks bacaan:

Sidang BPUPKI pertama yang berlangsung pada tanggal 29 Mei–1 Juni 1945 membahas dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang tersebut, beberapa tokoh menyampaikan usulan rumusan dasar negara, seperti Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Perdebatan berlangsung hangat, menunjukkan perbedaan pandangan mengenai dasar negara, seperti peran agama dalam negara dan bentuk negara. Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 mengusulkan lima prinsip yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Sidang ini menunjukkan semangat kebersamaan, kompromi, dan gotong royong untuk mencapai kesepakatan.


Pertanyaan:

Berdasarkan teks di atas, bagaimana kondisi yang terjadi dalam sidang BPUPKI saat membahas rumusan dasar negara?

A. Sidang berjalan singkat karena semua tokoh sudah sepakat sejak awal.

B. Semua tokoh mengusulkan rumusan yang sama tanpa perbedaan pendapat.

C. Terjadi perdebatan hangat karena adanya perbedaan pandangan.

D. Tidak ada tokoh yang mengusulkan dasar negara secara tertulis.

E. Sidang ditunda karena tidak ada usulan yang dianggap tepat.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Pada sidang pertama BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan Pancasila yang terdiri dari lima sila, dengan sila pertama berbunyi: “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Namun, dalam perkembangan berikutnya, terutama demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk, sila tersebut mengalami perubahan. Pada 18 Agustus 1945, sila pertama menjadi: "Ketuhanan Yang Maha Esa", yang bersifat lebih inklusif terhadap semua agama di Indonesia.

Apa alasan utama diubahnya sila pertama dari rumusan Piagam Jakarta menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa"?

A. Untuk menghargai usulan dari kelompok Islam mayoritas

B. Agar sesuai dengan budaya lokal di seluruh Indonesia

Demi menjaga persatuan bangsa yang terdiri dari berbagai agama

D. Karena rumusan sebelumnya tidak sesuai dengan ajaran Islam

E. Supaya lebih singkat dan mudah diingat

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Mengapa rumusan "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dianggap kurang inklusif?

A. Karena hanya mengakomodasi kepentingan budaya lokal

B. Karena tidak mencantumkan semua agama yang diakui

C. Karena membuat Indonesia menjadi negara sekuler

D. Karena dapat menimbulkan perpecahan antar golongan agama

E. Karena tidak menggunakan bahasa Indonesia baku

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Teks Bacaan (Konteks Soal):

Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia hidup dalam penderitaan karena tidak memiliki dasar negara sendiri. Menjelang kemerdekaan, para tokoh bangsa menyadari perlunya dasar negara yang mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia yang beragam. Oleh karena itu, para tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo mengemukakan gagasan mengenai dasar negara yang akhirnya dirumuskan menjadi Pancasila. Pancasila dirumuskan untuk menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.


Berdasarkan teks di atas, apa alasan utama Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa?


A. Untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia luar

B. Agar bangsa Indonesia memiliki dasar negara yang menyatukan seluruh rakyat

C. Supaya Indonesia menjadi negara adidaya di Asia Tenggara

D. Untuk membentuk partai politik nasional

E. Agar Indonesia cepat memperoleh pengakuan dari PBB

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Mengapa keberagaman masyarakat Indonesia menjadi salah satu alasan penting dalam perumusan Pancasila?

A. Karena keberagaman membuat Indonesia menjadi negara terkaya di dunia

B. Karena keberagaman harus dihapuskan demi persatuan

C. Karena keberagaman memerlukan dasar negara yang mampu mempersatukan

D. Karena keberagaman hanya ada di wilayah tertentu

E. Karena keberagaman membuat Indonesia sulit untuk merdeka

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?