
Kuis b. indo 2
Authored by Witri Julita
Other
12th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hujan asam adalah hujan dengan pH air kurang dari 5,7. Hujan asam biasanya
terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat dalam polusi udara.
Umumnya, hal ini dipicu oleh peningkatan emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida
di atmosfer.
Hujan asam tidak memiliki ciri-ciri khusus secara fisik yang membedakannya dengan
hujan air biasa. Sebab, warna dan rasa air hujan asam dan hujan biasanya hampir
sama. Namun, hujan asam terkadang juga turun dalam bentuk hujan salju.
Penelitian tentang terbentuknya hujan asam lebih lanjut setidaknya sudah berjalan
sejak abad ke-19. Saat itu, di Inggris, dilaporkan bahwa hutan yang air hujannya
jatuh searah lokasi sebuah pabrik mengalami kerusakan berat. Laporan ini memicu
rasa penasaran seorang ahli kimia asal Skotlandia, Robert Angus Smith, pada tahun
1852. Ia pun kelak terkenal sebagai Bapak Hujan Asam. Penelitiannya tentang
polusi udara pada 1852 menemukan apa yang kemudian dikenal sebagai hujan
asam.
(Diadaptasi dari katadata.com)
Apa yang menyebabkan terjadinya hujan asam?
Tingkat keasaman air hujan yang meningkat.
Polusi udara yang mengandung asam nitrat dan sulfat yang tinggi.
Banyaknya pabrik yang melepaskan sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke udara.
Meningkatnya polusi udara yang mengandung banyak bahan kimia.
Answer explanation
Hujan asam disebabkan oleh polusi udara yang mengandung asam nitrat dan sulfat tinggi, yang berasal dari emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Ini menjelaskan mengapa pilihan yang benar adalah polusi udara tersebut.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hujan asam adalah hujan dengan pH air kurang dari 5,7. Hujan asam biasanya
terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat dalam polusi udara.
Umumnya, hal ini dipicu oleh peningkatan emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida
di atmosfer.
Hujan asam tidak memiliki ciri-ciri khusus secara fisik yang membedakannya dengan
hujan air biasa. Sebab, warna dan rasa air hujan asam dan hujan biasanya hampir
sama. Namun, hujan asam terkadang juga turun dalam bentuk hujan salju.
Penelitian tentang terbentuknya hujan asam lebih lanjut setidaknya sudah berjalan
sejak abad ke-19. Saat itu, di Inggris, dilaporkan bahwa hutan yang air hujannya
jatuh searah lokasi sebuah pabrik mengalami kerusakan berat. Laporan ini memicu
rasa penasaran seorang ahli kimia asal Skotlandia, Robert Angus Smith, pada tahun
1852. Ia pun kelak terkenal sebagai Bapak Hujan Asam. Penelitiannya tentang
polusi udara pada 1852 menemukan apa yang kemudian dikenal sebagai hujan
asam.
(Diadaptasi dari katadata.com)
Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat?
Hujan asam yang turun dalam bentuk hujan salju bersifat lebih merusak.
Hujan asam pertama kali ditemukan di Skotlandia oleh Robert Angus Smith.
Hujan asam belum pernah terjadi sebelum abad ke-19.
Sebelum 1852, belum ada ilmuwan yang mengetahui penyebab hujan asam.
Answer explanation
Sebelum 1852, penelitian Robert Angus Smith mengungkapkan penyebab hujan asam, menunjukkan bahwa tidak ada ilmuwan yang mengetahui hal ini sebelumnya. Pilihan lain tidak tepat karena hujan asam sudah ada sebelum abad ke-19.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seperti biasanya pasangan yang baru menikah, kami mendambakan buah hati. Saat
ini, pernikahan kami telah berjalan selama tiga tahun. Seharusnya kami telah
memperoleh buah hati, tetapi situasinya berbeda. Kemudian, kucoba
membicarakannya dengan Desita.
“Des, ini adalah tahun ketiga pernikahan kita. Bagaimana jika kita konsultasi ke
dokter kandungan?”“Iya, Hen,” tak banyak berargumen, Desita mengiyakan ajakanku.
Pada malam hari, kami akhirnya memutuskan untuk menemui dokter spesialis
kandungan. Sambil menunggu antrian, aku dan Desita mulai gelisah. Sementara
aku mulai bertanya-tanya dalam hati, apa yang menyebabkan istriku belum
mengandung juga?
Tak lama kemudian tibalah giliran kami untuk berkonsultasi. Dokter Maryam
menyarankan kami untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Aku berkeyakinan
bahwa ada masalah pada rahim istriku, dan ternyata itu terbukti benar karena
ditemukan kista di rahimnya. Akhirnya, dokter menyarankan Desita untuk menjalani
terapi rutin sehingga memungkinkan untuk memperoleh buah hati.
Telah dua tahun Desita menjalani terapi, tetapi tak ada hasil. Sampai satu malam,
aku memberanikan diri untuk bertanya kepada Desita di meja makan.
“Des, aku mau tanya. Apakah keluargamu ada yang mandul?”
“Apa maksudmu Hen, tanya begitu?”
“Ya, siapa tahu ada riwayat seperti itu dalam keluargamu.”
Mendengar perkataanku, Desita langsung meninggalkan meja makan dengan wajah
yang muram. Kupikir itu wajar saja, tetapi satu minggu telah berlalu dan wajahnya
masih muram. Ia tak mau berbicara atau menyapaku. Kini kusadar, ada masalah.
Mendekati akhir tahun, kucoba hubungi Tata, kakak iparku. Kuceritakan semua
masalah yang kami hadapi. Tata kemudian menyarankan agar kami melakukan
pemeriksaan menyeluruh, termasuk diriku. Mendengar sarannya, kami pun mencari
dokter spesialis kandungan lainnya.
Kami akhirnya menemui Dokter Eva dan melakukan pemeriksaan terhadap Desita.
Ternyata, Dokter Eva menyimpulkan bahwa Desita baik-baik saja. Maka
pemeriksaan terhadapku juga harus dilakukan. Seminggu kemudian, kami kembali
menemui Dokter Eva di tempat praktiknya. “Maaf Pak Hendra, hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa Bapak mengalami
beberapa masalah kesehatan dan sepertinya telah berlangsung cukup lama,”
demikian penjelasan Dokter Eva yang membuat Desita menatapku cukup lama.
“Lalu, apa yang harus kami lakukan?” tanyaku.
“Penanganannya perlu melibatkan dokter spesialis lainnya,” jelas Dokter Eva. “Saya
akan memberikan rekomendasi kepada dokter lainnya sehingga program kehamilan
Ibu Desita dapat berjalan sesuai rencana.”
(Diadaptasi dari dosenpintar.com)
Apa yang menyebabkan pertikaian antara Hendra dan Desita?
Sudah tiga tahun mereka menikah, tetapi belum juga dikaruniai anak.
Hendra menyalahkan Desita karena ia mandul.
Terapi yang dijalani Desita selama dua tahun tidak berhasil.
Desita tersinggung oleh pertanyaan Hendra yang kurang peka.
Answer explanation
Pertikaian terjadi karena Hendra menanyakan riwayat mandul dalam keluarga Desita, yang membuat Desita tersinggung. Ini menunjukkan kurangnya kepekaan Hendra terhadap perasaan Desita, yang sudah merasa tertekan karena masalah kesuburan.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seperti biasanya pasangan yang baru menikah, kami mendambakan buah hati. Saat
ini, pernikahan kami telah berjalan selama tiga tahun. Seharusnya kami telah
memperoleh buah hati, tetapi situasinya berbeda. Kemudian, kucoba
membicarakannya dengan Desita.
“Des, ini adalah tahun ketiga pernikahan kita. Bagaimana jika kita konsultasi ke
dokter kandungan?”“Iya, Hen,” tak banyak berargumen, Desita mengiyakan ajakanku.
Pada malam hari, kami akhirnya memutuskan untuk menemui dokter spesialis
kandungan. Sambil menunggu antrian, aku dan Desita mulai gelisah. Sementara
aku mulai bertanya-tanya dalam hati, apa yang menyebabkan istriku belum
mengandung juga?
Tak lama kemudian tibalah giliran kami untuk berkonsultasi. Dokter Maryam
menyarankan kami untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Aku berkeyakinan
bahwa ada masalah pada rahim istriku, dan ternyata itu terbukti benar karena
ditemukan kista di rahimnya. Akhirnya, dokter menyarankan Desita untuk menjalani
terapi rutin sehingga memungkinkan untuk memperoleh buah hati.
Telah dua tahun Desita menjalani terapi, tetapi tak ada hasil. Sampai satu malam,
aku memberanikan diri untuk bertanya kepada Desita di meja makan.
“Des, aku mau tanya. Apakah keluargamu ada yang mandul?”
“Apa maksudmu Hen, tanya begitu?”
“Ya, siapa tahu ada riwayat seperti itu dalam keluargamu.”
Mendengar perkataanku, Desita langsung meninggalkan meja makan dengan wajah
yang muram. Kupikir itu wajar saja, tetapi satu minggu telah berlalu dan wajahnya
masih muram. Ia tak mau berbicara atau menyapaku. Kini kusadar, ada masalah.
Mendekati akhir tahun, kucoba hubungi Tata, kakak iparku. Kuceritakan semua
masalah yang kami hadapi. Tata kemudian menyarankan agar kami melakukan
pemeriksaan menyeluruh, termasuk diriku. Mendengar sarannya, kami pun mencari
dokter spesialis kandungan lainnya.
Kami akhirnya menemui Dokter Eva dan melakukan pemeriksaan terhadap Desita.
Ternyata, Dokter Eva menyimpulkan bahwa Desita baik-baik saja. Maka
pemeriksaan terhadapku juga harus dilakukan. Seminggu kemudian, kami kembali
menemui Dokter Eva di tempat praktiknya. “Maaf Pak Hendra, hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa Bapak mengalami
beberapa masalah kesehatan dan sepertinya telah berlangsung cukup lama,”
demikian penjelasan Dokter Eva yang membuat Desita menatapku cukup lama.
“Lalu, apa yang harus kami lakukan?” tanyaku.
“Penanganannya perlu melibatkan dokter spesialis lainnya,” jelas Dokter Eva. “Saya
akan memberikan rekomendasi kepada dokter lainnya sehingga program kehamilan
Ibu Desita dapat berjalan sesuai rencana.”
(Diadaptasi dari dosenpintar.com)
Manakah dari berikut ini yang menjadi topik pembicaraan Hendra dan Desita?
Saran dari kakak ipar Hendra untuk menjalani pemeriksaan ulang.
Keputusan untuk menemui seorang dokter spesialis kandungan.
Masalah-masalah kesehatan yang dialami keluarga Desita.
Kecakapan Dokter Maryam dalam melakukan pemeriksaan.
Answer explanation
Topik pembicaraan Hendra dan Desita adalah keputusan untuk menemui dokter spesialis kandungan, yang merupakan langkah awal mereka untuk mencari solusi atas masalah kesuburan yang dihadapi.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seperti biasanya pasangan yang baru menikah, kami mendambakan buah hati. Saat
ini, pernikahan kami telah berjalan selama tiga tahun. Seharusnya kami telah
memperoleh buah hati, tetapi situasinya berbeda. Kemudian, kucoba
membicarakannya dengan Desita.
“Des, ini adalah tahun ketiga pernikahan kita. Bagaimana jika kita konsultasi ke
dokter kandungan?”“Iya, Hen,” tak banyak berargumen, Desita mengiyakan ajakanku.
Pada malam hari, kami akhirnya memutuskan untuk menemui dokter spesialis
kandungan. Sambil menunggu antrian, aku dan Desita mulai gelisah. Sementara
aku mulai bertanya-tanya dalam hati, apa yang menyebabkan istriku belum
mengandung juga?
Tak lama kemudian tibalah giliran kami untuk berkonsultasi. Dokter Maryam
menyarankan kami untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Aku berkeyakinan
bahwa ada masalah pada rahim istriku, dan ternyata itu terbukti benar karena
ditemukan kista di rahimnya. Akhirnya, dokter menyarankan Desita untuk menjalani
terapi rutin sehingga memungkinkan untuk memperoleh buah hati.
Telah dua tahun Desita menjalani terapi, tetapi tak ada hasil. Sampai satu malam,
aku memberanikan diri untuk bertanya kepada Desita di meja makan.
“Des, aku mau tanya. Apakah keluargamu ada yang mandul?”
“Apa maksudmu Hen, tanya begitu?”
“Ya, siapa tahu ada riwayat seperti itu dalam keluargamu.”
Mendengar perkataanku, Desita langsung meninggalkan meja makan dengan wajah
yang muram. Kupikir itu wajar saja, tetapi satu minggu telah berlalu dan wajahnya
masih muram. Ia tak mau berbicara atau menyapaku. Kini kusadar, ada masalah.
Mendekati akhir tahun, kucoba hubungi Tata, kakak iparku. Kuceritakan semua
masalah yang kami hadapi. Tata kemudian menyarankan agar kami melakukan
pemeriksaan menyeluruh, termasuk diriku. Mendengar sarannya, kami pun mencari
dokter spesialis kandungan lainnya.
Kami akhirnya menemui Dokter Eva dan melakukan pemeriksaan terhadap Desita.
Ternyata, Dokter Eva menyimpulkan bahwa Desita baik-baik saja. Maka
pemeriksaan terhadapku juga harus dilakukan. Seminggu kemudian, kami kembali
menemui Dokter Eva di tempat praktiknya. “Maaf Pak Hendra, hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa Bapak mengalami
beberapa masalah kesehatan dan sepertinya telah berlangsung cukup lama,”
demikian penjelasan Dokter Eva yang membuat Desita menatapku cukup lama.
“Lalu, apa yang harus kami lakukan?” tanyaku.
“Penanganannya perlu melibatkan dokter spesialis lainnya,” jelas Dokter Eva. “Saya
akan memberikan rekomendasi kepada dokter lainnya sehingga program kehamilan
Ibu Desita dapat berjalan sesuai rencana.”
(Diadaptasi dari dosenpintar.com)
Manakah dari berikut ini yang menyatakan urutan peristiwa yang benar?
Hendra dan Desita menikah, Desita menemui Dokter Eva, kemudian menjalani terapi.
Hendra dan Desita menjalani terapi, bertengkar, kemudian memiliki anak.
Hendra dan Desita ke dokter, menjalani terapi, kemudian makan malam bersama.
Dokter Maryam memeriksa Desita, Desita marah, kemudian mereka menjalani terapi.
Answer explanation
Urutan yang benar adalah Hendra dan Desita ke dokter, menjalani terapi, kemudian makan malam bersama. Ini sesuai dengan alur cerita yang menggambarkan langkah-langkah yang diambil oleh pasangan tersebut.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seperti biasanya pasangan yang baru menikah, kami mendambakan buah hati. Saat
ini, pernikahan kami telah berjalan selama tiga tahun. Seharusnya kami telah
memperoleh buah hati, tetapi situasinya berbeda. Kemudian, kucoba
membicarakannya dengan Desita.
“Des, ini adalah tahun ketiga pernikahan kita. Bagaimana jika kita konsultasi ke
dokter kandungan?”“Iya, Hen,” tak banyak berargumen, Desita mengiyakan ajakanku.
Pada malam hari, kami akhirnya memutuskan untuk menemui dokter spesialis
kandungan. Sambil menunggu antrian, aku dan Desita mulai gelisah. Sementara
aku mulai bertanya-tanya dalam hati, apa yang menyebabkan istriku belum
mengandung juga?
Tak lama kemudian tibalah giliran kami untuk berkonsultasi. Dokter Maryam
menyarankan kami untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Aku berkeyakinan
bahwa ada masalah pada rahim istriku, dan ternyata itu terbukti benar karena
ditemukan kista di rahimnya. Akhirnya, dokter menyarankan Desita untuk menjalani
terapi rutin sehingga memungkinkan untuk memperoleh buah hati.
Telah dua tahun Desita menjalani terapi, tetapi tak ada hasil. Sampai satu malam,
aku memberanikan diri untuk bertanya kepada Desita di meja makan.
“Des, aku mau tanya. Apakah keluargamu ada yang mandul?”
“Apa maksudmu Hen, tanya begitu?”
“Ya, siapa tahu ada riwayat seperti itu dalam keluargamu.”
Mendengar perkataanku, Desita langsung meninggalkan meja makan dengan wajah
yang muram. Kupikir itu wajar saja, tetapi satu minggu telah berlalu dan wajahnya
masih muram. Ia tak mau berbicara atau menyapaku. Kini kusadar, ada masalah.
Mendekati akhir tahun, kucoba hubungi Tata, kakak iparku. Kuceritakan semua
masalah yang kami hadapi. Tata kemudian menyarankan agar kami melakukan
pemeriksaan menyeluruh, termasuk diriku. Mendengar sarannya, kami pun mencari
dokter spesialis kandungan lainnya.
Kami akhirnya menemui Dokter Eva dan melakukan pemeriksaan terhadap Desita.
Ternyata, Dokter Eva menyimpulkan bahwa Desita baik-baik saja. Maka
pemeriksaan terhadapku juga harus dilakukan. Seminggu kemudian, kami kembali
menemui Dokter Eva di tempat praktiknya. “Maaf Pak Hendra, hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa Bapak mengalami
beberapa masalah kesehatan dan sepertinya telah berlangsung cukup lama,”
demikian penjelasan Dokter Eva yang membuat Desita menatapku cukup lama.
“Lalu, apa yang harus kami lakukan?” tanyaku.
“Penanganannya perlu melibatkan dokter spesialis lainnya,” jelas Dokter Eva. “Saya
akan memberikan rekomendasi kepada dokter lainnya sehingga program kehamilan
Ibu Desita dapat berjalan sesuai rencana.”
(Diadaptasi dari dosenpintar.com)
Manakah pernyataan di bawah ini yang tidak tepat?
Hendra dan Desita kesal dengan satu sama lain karena belum berhasil punya anak.
Hendra dan Desita menemui Dokter Eva karena penanganan Dokter Maryam tidak berhasil.
Hendra dan Desita sama-sama memiliki masalah kesehatan yang menghalangi usaha mereka memiliki anak.
Hendra tidak mengerti mengapa Desita marah ketika ia bertanya tentang keluarga Desita.
Answer explanation
Pernyataan bahwa Hendra dan Desita kesal satu sama lain tidak tepat. Mereka mengalami masalah, tetapi tidak ada indikasi bahwa mereka saling menyalahkan atau kesal, terutama setelah mengetahui masalah kesehatan Hendra.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Rudi, mana buku detektifnya? Boleh aku pinjam?” tanya Bayu.
“Tentu saja. Nih,” jawab Rudi sambil menyodorkan bukunya.
Setelah mengucapkan terima kasih, Bayu segera berlari meninggalkan Rudi. Bayu
menunjukkan buku itu pada Amir. Dari jauh Rudi melihat, Amir mengambil buku
yang disodorkan Bayu itu. Tak lama kemudian, Bayu dan Amir masuk ke mobil
jemputan yang sama.
“Rudi, ayo pulang. Mobil jemputan Pak Wandi sudah datang,” panggil Runi, adiknya.
Panggilan itu memecahkan lamunan Rudi. Diam-diam Rudi kesal melihat Bayu dan
Amir. Dia merasa Amir telah merebut sahabatnya. Namun, Rudi tidak terlalu
memikirkannya sampai ia bertemu kembali dengan Bayu dan Amir beberapa hari
kemudian.
“Rudi, kenalkan ini Amir. Dia juga suka cerita detektif, lo,” kata Bayu.
Rudi menyalami Amir tanpa senyuman. Dia masih kesal karena Amir telah merebut
satu-satunya sahabatnya. Sebenarnya, Rudi dan Amir sudah saling tahu nama
namun belum pernah bertegur sapa. “Rudi, aku tinggal di apartemen yang dulu kamu tempati. Ada beberapa petunjuk
yang berhasil aku pecahkan. Tetapi ada juga yang masih misterius,” kata Amir.
Mendengar itu, Rudi langsung lupa pada kekesalannya. Ia langsung teringat
permainan detektif yang sering ia mainkan bersama Bayu saat masih tinggal di
apartemen. Mereka memang meninggalkan beberapa petunjuk misterius yang tidak
mudah terlihat.
“Misteri itu hanya bisa dipecahkan oleh Rudi,” puji Bayu.
“Ah, enggak juga. Bayu juga bisa, kok,” kata Rudi merendah.
“Bagaimana kalau kita pecahkan bersama?” usul Amir.
Usul Amir itu disambut gembira oleh Rudi dan Bayu. Ketiga anak itu langsung
berbincang akrab. Rudi dan Bayu gantian bercerita tentang misteri suara dalam
tembok yang pernah mereka pecahkan bertahun-tahun yang lalu. Rudi juga
bercerita tentang permainan detektif yang mereka mainkan di apartemen yang
sekarang ditinggali oleh Amir itu.
(Diadaptasi dari “Sahabat Baru Rudi" karya Sarah Nafisah. Diakses dari bobo.grid.id)
Mengapa Rudi kesal dengan Amir saat pertama kali bertemu?
Rudi merasa Amir telah mengambil satu-satunya sahabat yang ia punya.
Rudi tidak tahu Amir juga suka membaca dan memecahkan cerita detektif.
Rudi belum terlalu kenal dengan Amir karena Bayu belum mengenalkan Amir kepadanya.
Amir mengambil buku detektif yang Rudi pinjamkan khusus kepada Bayu.
Answer explanation
Rudi kesal karena ia merasa Amir telah merebut satu-satunya sahabatnya, Bayu. Hal ini membuat Rudi merasa terancam dan cemburu saat melihat Bayu dan Amir bersama.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
22 questions
ULANGAN HARIAN III (SBK-9)
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Ejaan Bahasa Indonesia
Quiz
•
12th Grade
16 questions
bab-2 tingkatan 1 rbt
Quiz
•
12th Grade
20 questions
TEKA TEKI
Quiz
•
3rd Grade - Professio...
20 questions
UH PKWU Materi Pengolahan (Semester Genap)
Quiz
•
12th Grade
20 questions
TWK CPNS UUD 1945
Quiz
•
KG - Professional Dev...
20 questions
PRAKARYA BUDI DAYA TANAMAN SAYURAN
Quiz
•
1st - 12th Grade
20 questions
PPKN KELAS 7
Quiz
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Other
15 questions
Making Inferences
Quiz
•
7th - 12th Grade
23 questions
TSI Math Vocabulary
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
SSS/SAS
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Predicting Products
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Presidents Day challenge
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
20 questions
Banking
Quiz
•
9th - 12th Grade