
Sumatif Harian 1-Pancasila
Authored by resa novitasari
Social Studies
10th Grade
Used 34+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang ahli sejarah berpendapat bahwa rumusan Pancasila oleh Soekarno pada 1 Juni 1945 memiliki keunggulan karena menawarkan konsep yang lebih mudah dipahami oleh rakyat awam, berbeda dengan usulan lain yang lebih bernuansa filosofis. Mengapa pandangan tersebut dapat dianggap valid jika dilihat dari konteks sosial-politik saat itu?
Karena pidato Soekarno adalah satu-satunya yang mencantumkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama
Karena usulan Soekarno sepenuhnya mengabaikan unsur agama, sehingga cocok untuk negara sekuler.
Karena usulan Soekarno berakar pada ideologi komunisme yang dominan saat itu.
Karena Soekarno menawarkan konsep yang sangat pragmatis dan langsung dapat diterapkan tanpa perdebatan.
Karena Soekarno mampu merangkum berbagai ideologi menjadi konsep yang sederhana, berfokus pada persatuan dan kebangsaan, sehingga mudah diterima oleh semua kalangan
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perdebatan mengenai hubungan antara agama dan negara turut mewarnai sidang BPUPK kala itu. Para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia berbeda pendapat soal ini. Sebagian menghendaki Islam menjadi dasar negara, sebagian lainnya berpandangan bahwa negara Indonesia tidak perlu menjadikan agama sebagai dasar negara. Siapakah Tokoh yang berpandangan bahwa negara Indonesia tidak perlu menjadikan agama sebagai dasar negara...
Soekarno
Soepomo
M. Hatta
M. Yamin
Ki Bagus Hadikusumo
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang siswa berpendapat bahwa rumusan Pancasila oleh Mohammad Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 seharusnya lebih dipertimbangkan karena dianggap lebih lengkap dan terstruktur. Namun, mengapa gagasan Yamin menghadapi kritik dari beberapa anggota BPUPK saat itu?
Karena usulan Yamin terlalu fokus pada aspek ekonomi dan mengabaikan unsur politik.
Karena gagasan Yamin dianggap terlalu individualistis dan mengabaikan kolektivitas.
Karena usulan Yamin tidak mencantumkan prinsip keadilan sosial.
Karena rumusan Yamin lebih menyerupai undang-undang dasar daripada dasar negara yang berupa ideologi sederhana.
Karena usulan Yamin dianggap terlalu panjang dan sulit untuk dihafal oleh rakyat.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Prof. Soepomo mengusulkan ideologi negara berdasarkan 'Negara Integralistik'. Jika konsep ini diterapkan secara murni, bagaimana dampaknya terhadap kebebasan individu dan hak-hak minoritas?
Konsep ini akan menjamin kebebasan individu dan hak-hak minoritas secara penuh
Konsep ini akan menciptakan masyarakat yang sepenuhnya individualistis dan bebas.
Negara akan menjadi sepenuhnya demokratis karena semua keputusan dibuat berdasarkan musyawarah.
Setiap warga negara akan memiliki hak yang sama persis tanpa pengecualian
Hak-hak individu dan minoritas dapat diabaikan demi kepentingan kolektif yang dianggap lebih tinggi.
Perhatikan
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Pada gagasan Pancasila yang disampaikan oleh Soekarno dan hubungannya dengan konsep Trisila dan Ekasila. Mengapa ide-ide ini dianggap sebagai upaya Soekarno untuk menyederhanakan gagasan Pancasila, meskipun pada akhirnya tidak disepakati?
Karena Trisila dan Ekasila adalah inti dari pidato Soekarno, dan gagasan ini kemudian sepenuhnya ditolak oleh BPUPK
Karena konsep Trisila dan Ekasila merupakan upaya untuk menyarikan lima sila Pancasila ke dalam rumusan yang lebih ringkas, namun tetap mencakup esensi dasarnya.
Karena Soekarno ingin mengganti Pancasila dengan satu sila saja yang bernama 'Gotong Royong'.
Karena Soekarno menganggap Pancasila terlalu rumit dan tidak relevan untuk negara modern.
Karena konsep ini memungkinkan Pancasila untuk diinterpretasikan secara liberal dan kapitalis
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Dinamika Sidang BPUPK dipenuhi dengan perdebatan sengit antara golongan nasionalis dan Islamis, terutama mengenai dasar negara. Bagaimanakah "Piagam Jakarta" menjadi bukti kompromi yang paling signifikan dalam dinamika tersebut?
Piagam Jakarta hanya memuat prinsip-prinsip yang diusulkan oleh golongan Islamis saja.
Piagam Jakarta tidak mengakui keberadaan agama di Indonesia
Piagam Jakarta memasukkan tujuh kata di belakang 'Ketuhanan' yang mencerminkan aspirasi golongan Islamis, sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip kebangsaan yang diusulkan oleh golongan nasionalis.
Piagam Jakarta menunda semua keputusan sampai Indonesia merdeka sepenuhnya.
Piagam Jakarta secara mutlak menolak semua usulan dari golongan nasionalis
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Dalam sidang BPUPK, perdebatan tentang bentuk negara (kesatuan atau serikat) juga sangat dinamis. Jika seandainya para pendiri bangsa memilih bentuk negara serikat, analisis apa yang paling mungkin terjadi terhadap jalannya sidang dan masa depan bangsa?
Perdebatan tentang wilayah dan otonomi daerah akan semakin rumit, dan dapat memicu perpecahan pasca kemerdekaan
Indonesia akan langsung menjadi negara sosialis-komunis.
Bentuk negara serikat akan menghapus semua perbedaan suku dan budaya.
Sidang akan berjalan lebih cepat karena tidak ada perdebatan yang berarti.
Sidang BPUPK tidak perlu lagi membahas dasar negara karena sudah ada kesepakatan.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?