
Pengayaan Ukom Hematologi
Authored by Sri Dwijastuti
Health Sciences
University
Used 7+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Petugas ATLM menerima surat pengantar dari dokter, meminta melakukan pemeriksaan laboratorium pada pasien anak yang diagnosis sementara oleh dokter adalah Thalasemia. Hasil pemeriksaan laboratorium sudah diperoleh dan diserahkan kepada keluarga pasien untuk dibawa kembali kepada dokter. Keluarga menanyakan kepada petugas ATLM bagaimana hasil pemeriksaan yang diperoleh terhadap kondisi anaknya. Bagaimanakah komunikasi yang dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut?
A.“Maaf Pak, saya tidak tahu kesimpulan hasilnya”
B.“Bapak silahkan nanti bertanya langsung kepada
dokter”
C.“Baik Bapak akan saya jelaskan hasil dari
pemeriksaannya”
D.“Bapak silahkan bawa hasil pemeriksaan ini ke dokter, disana Bapak bisa tahu hasilnya”
E.“Mohon maaf Pak, saya tidak berhak untuk
menyampaikan hasil, nanti dokter yang akan
menjelaskan”
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang pria usia 45 tahun menjalani terapi anemia hemolitik. Dokter meminta pemeriksaan retikulosit untuk memantau respons sumsum tulang terhadap anemia. Pemeriksaan dilakukan dengan pewarnaan supravital menggunakan biru brilliant cresyl. Hasil menunjukkan retikulosit 6% (nilai normal 0,5–1,5%). Pasien baru saja mendapat transfusi darah seminggu sebelumnya. Peningkatan retikulosit pada pasien ini menunjukkan bahwa:
A. Pasien mengalami kegagalan sumsum tulang
B. Pasien tidak memberikan respons terhadap transfusi
C. Sumsum tulang pasien aktif memproduksi eritrosit baru
D. Terjadi kesalahan dalam proses pewarnaan supravital
E. Pasien mengalami defisiensi zat besi berat
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang wanita usia 28 tahun mengeluh mudah lelah dan sering pusing. Pemeriksaan darah menunjukkan Hb 9 g/dL, MCV 70 fL, dan MCH 24 pg. Untuk menegakkan diagnosis lebih lanjut, dokter meminta pemeriksaan feritin serum. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar feritin 8 ng/mL (nilai normal wanita: 12–150 ng/mL). Hasil pemeriksaan feritin tersebut paling mendukung diagnosis:
A. Anemia hemolitik
B. Anemia defisiensi besi
C. Anemia megaloblastik
D. Anemia penyakit kronis
E. Talasemia minor
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang ke laboratorium dengan keluhan demam tinggi. Hasil hematology analyzer menunjukkan leukosit 20.000/µL. Untuk memastikan, petugas membuat apusan darah tepi dan melakukan hitung jenis manual. Hasilnya: neutrofil 85%, limfosit 10%, monosit 5%. Interpretasi hasil pemeriksaan tersebut paling sesuai dengan kondisi:
A. Infeksi virus akut
B. Infeksi bakteri akut
C. Leukemia limfositik kronis
D. Anemia aplastik
E. Reaksi alergi
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang pasien laki-laki usia 40 tahun datang untuk pemeriksaan kesehatan rutin. Hasil laboratorium menunjukkan Hb 12 g/dL, hematokrit 60%, dan jumlah eritrosit 6 juta/µL. Petugas melakukan pemeriksaan hematokrit dengan metode mikrohematokrit. Nilai hematokrit yang tinggi ini tidak sesuai dengan kadar Hb pasien. Hasil hematokrit tinggi palsu paling mungkin disebabkan oleh:
A. Pemakaian tabung kapiler dengan volume darah kurang
B. Pemakaian antikoagulan berlebihan
C. Sentifugasi tidak optimal sehingga plasma masih bercampur
D. Penggunaan tabung kapiler yang tidak ditutup rapat
E. Adanya trapped plasma dalam kolom eritrosit
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang pasien laki-laki usia 50 tahun datang untuk pemeriksaan Hb rutin. Petugas mengambil sampel darah dengan tabung EDTA. Sampel kemudian dibiarkan di meja laboratorium selama 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan Hb dengan metode sianmethemoglobin. Hasil Hb tercatat 6 g/dL, jauh lebih rendah dari kondisi klinis pasien yang masih tampak sehat.Kesalahan pra-analitik yang menyebabkan hasil Hb rendah palsu adalah:
A. Penggunaan antikoagulan EDTA
B. Penyimpanan sampel terlalu lama pada suhu ruang
C. Penggunaan tabung heparin
D. Pemipetan sampel berlebihan
E. Sampel darah bercampur lipemia
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang anak usia 6 tahun dirujuk ke laboratorium karena mimisan berulang. Hasil pemeriksaan hematology analyzer menunjukkan trombosit 90.000/µL. Untuk konfirmasi, petugas melakukan hitung trombosit manual menggunakan kamar hitung. Saat menghitung, petugas tidak menghomogenkan sampel dengan benar sebelum dipipet ke kamar hitung. Kesalahan teknis ini dapat menyebabkan hasil pemeriksaan trombosit menjadi:
A. Terlihat lebih tinggi dari nilai sebenarnya
B. Terlihat lebih rendah dari nilai sebenarnya
C. Sama dengan nilai sebenarnya
D. Tidak terbaca karena pembekuan
E. Normal meskipun sebenarnya abnormal
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?