Search Header Logo

soal tka

Authored by Sri Wahyuni

Geography

9th - 12th Grade

Used 1+ times

soal tka
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

indikator: Menganalisis informasi dari peta kontur dan hidrologi untuk menentukan potensi kegiatan ekonomi suatu wilayah.

Peta kontur suatu wilayah menunjukkan garis-garis yang rapat di bagian utara dan semakin merenggang di bagian selatan. Wilayah tersebut dialiri oleh beberapa sungai kecil yang bermuara di sebuah danau di selatan. Berdasarkan karakteristik fisik tersebut, kegiatan ekonomi apa yang paling sesuai untuk dikembangkan di wilayah selatan?

A. Pertanian sawah irigasi dan perikanan air tawar

B. Kawasan wisata panjat tebing

C. Perkebunan teh di lereng terjal

D. Industri berat dan pertambangan

2.

MATCH QUESTION

1 min • 1 pt

Jodohkan jenis informasi spasial berikut dengan fungsi utamanya dalam menjelaskan karakteristik wilayah.

Memahami distribusi dan konsentrasi pers

Peta Topografi

ketinggian, dan kemiringan lereng

Citra Satelit Penginderaan Jauh

Menganalisis perubahan penggunaan lahan

Peta Tematik Kepadatan Penduduk

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pemerintah berencana membangun kawasan industri baru. Lokasi A adalah dataran rendah subur yang dekat dengan pusat kota dan akses tol. Lokasi B adalah lahan tandus berbukit yang lebih jauh dari kota namun dekat dengan sumber bahan baku tambang. Jika tujuan utama pemerintah adalah meminimalkan dampak sosial negatif dan menjaga ketahanan pangan, manakah evaluasi yang paling tepat?

A. Lokasi A lebih baik karena akan menyerap lebih banyak tenaga kerja dari kota.

B. Lokasi A lebih baik karena menghemat biaya transportasi dan infrastruktur.

C. Lokasi B lebih buruk karena akan menyebabkan kerusakan lingkungan akibat pertambangan.

D. Lokasi B lebih baik karena tidak mengorbankan lahan pertanian produktif dan menghindari konflik sosial terkait urbanisasi.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Membandingkan dua kota, Kota X memiliki pola permukiman yang menyebar tidak teratur (sprawl) sedangkan Kota Y memiliki pola yang kompak dan terpusat dengan sistem transportasi publik yang efisien. Mana pernyataan yang paling akurat dalam mengevaluasi karakteristik sosial kedua kota

A. Kota Y lebih rentan terhadap masalah ketimpangan sosial karena adanya pemisahan fungsi lahan yang jelas.

B. Kota X memiliki kualitas lingkungan yang lebih baik karena banyaknya ruang terbuka di antara permukiman.

C. Efisiensi waktu dan biaya transportasi warga di Kota Y lebih tinggi, yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup.

tersebut?

D. Interaksi sosial antarwarga di Kota X lebih kuat karena jarak antar rumah lebih jauh.

5.

MATCH QUESTION

1 min • 1 pt

Jodohkan berikut ini

Anda adalah seorang perencana wilayah. Jodohkan setiap karakteristik fisik wilayah rawan bencana berikut dengan strategi mitigasi struktural berbasis informasi spasial yang paling tepat.

Pembangunan terasering dan sabo dam

Lembah sungai besar yang sering meluap.

Kawasan pesisir dengan topografi landai.

Penanaman mangrove dan pembangunan pemecah gelombang.

Normalisasi sungai dan pembangunan tangg

Daerah lereng curam dengan curah hujan tinggi.

6.

MULTIPLE SELECT QUESTION

45 sec • 1 pt

Sebuah wilayah di pesisir utara Jawa memiliki karakteristik fisik berupa dataran rendah aluvial yang subur, namun sering mengalami banjir rob. Analisislah kesesuaian pernyataan berikut dengan karakteristik wilayah tersebut.

1. Wilayah ini sangat ideal untuk permukiman padat tanpa perlu adanya adaptasi khusus.

2. Mata pencaharian penduduk yang dominan kemungkinan besar adalah petani sawah dan nelayan.

3. Pola permukiman penduduk cenderung terkonsentrasi jauh dari garis pantai untuk menghindari risiko.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebuah kota menghadapi masalah kemacetan kronis yang terpusat di kawasan pusat bisnis (CBD). Peta menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja tinggal di wilayah pinggiran (suburban) dan menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mengatasi masalah ini, kebijakan penataan ruang yang paling inovatif dan berkelanjutan adalah...

Menerapkan konsep Transit-Oriented Development (TOD) dengan membangun hunian vertikal dan pusat aktivitas baru di sekitar simpul transportasi publik di pinggiran. 

Membangun lebih banyak jalan tol layang di atas pusat kota.

Melarang total penggunaan kendaraan pribadi di seluruh wilayah kota. 

 Memperlebar semua jalan yang menuju ke CBD. 

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?