Search Header Logo

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

Authored by Erwin Tamoran

World Languages

12th Grade

Used 5+ times

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

32 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

(1) Dalam upaya mengatasi krisis energi global, ilmuwan kini mengembangkan fotosintesis buatan, sebuah teknologi yang meniru cara tumbuhan mengubah sinar matahari, air, dan karbon dioksida menjadi energi kimia. Jika tumbuhan menghasilkan glukosa sebagai sumber energi, maka sistem buatan ini menghasilkan hidrogen dan metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

(2) Prinsip dasar fotosintesis buatan adalah meniru proses alam menggunakan katalis dan sel fotoelektrokimia. Katalis tersebut berperan seperti enzim pada tumbuhan yang mempercepat reaksi tanpa ikut berubah. Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang.

(3) Para ilmuwan optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi bagi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Meski begitu, sebagian peneliti memperingatkan bahwa biaya produksi tinggi dan kebutuhan infrastruktur baru masih menjadi penghambat utama penerapannya secara massal.

(4) Dalam konteks kebijakan energi, fotosintesis buatan berpotensi melengkapi sumber energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin. Dengan efisiensi yang terus meningkat, teknologi ini dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Berdasarkan analogi yang digunakan pada paragraf pertama, hubungan antara fotosintesis alami dan fotosintesis buatan dapat digambarkan sebagai ....

hubungan antara resep makanan dan mesin penyalin resep

hubungan antara koki dan robot yang meniru gerakannya

hubungan antara pohon dan bayangannya di air

hubungan antara cahaya dan energi listrik

hubungan antara reaksi kimia dan hasil pembakarannya

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

(1) Dalam upaya mengatasi krisis energi global, ilmuwan kini mengembangkan fotosintesis buatan, sebuah teknologi yang meniru cara tumbuhan mengubah sinar matahari, air, dan karbon dioksida menjadi energi kimia. Jika tumbuhan menghasilkan glukosa sebagai sumber energi, maka sistem buatan ini menghasilkan hidrogen dan metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

(2) Prinsip dasar fotosintesis buatan adalah meniru proses alam menggunakan katalis dan sel fotoelektrokimia. Katalis tersebut berperan seperti enzim pada tumbuhan yang mempercepat reaksi tanpa ikut berubah. Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang.

(3) Para ilmuwan optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi bagi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Meski begitu, sebagian peneliti memperingatkan bahwa biaya produksi tinggi dan kebutuhan infrastruktur baru masih menjadi penghambat utama penerapannya secara massal.

(4) Dalam konteks kebijakan energi, fotosintesis buatan berpotensi melengkapi sumber energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin. Dengan efisiensi yang terus meningkat, teknologi ini dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Kalimat "Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang" berhubungan dengan logis dengan kalimat sebelumnya untuk ....

menambahkan rincian tentang hasil penelitian

memperjelas kelemahan dari proses yang dijelaskan sebelumnya

mengontraskan manfaat dan risiko fotosintesis buatan

menunjukkan keberhasilan ilmuwan dalam menciptakan katalis baru

menyimpulkan keunggulan teknologi fotosintesis buatan

3.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

(1) Dalam upaya mengatasi krisis energi global, ilmuwan kini mengembangkan fotosintesis buatan, sebuah teknologi yang meniru cara tumbuhan mengubah sinar matahari, air, dan karbon dioksida menjadi energi kimia. Jika tumbuhan menghasilkan glukosa sebagai sumber energi, maka sistem buatan ini menghasilkan hidrogen dan metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

(2) Prinsip dasar fotosintesis buatan adalah meniru proses alam menggunakan katalis dan sel fotoelektrokimia. Katalis tersebut berperan seperti enzim pada tumbuhan yang mempercepat reaksi tanpa ikut berubah. Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang.

(3) Para ilmuwan optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi bagi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Meski begitu, sebagian peneliti memperingatkan bahwa biaya produksi tinggi dan kebutuhan infrastruktur baru masih menjadi penghambat utama penerapannya secara massal.

(4) Dalam konteks kebijakan energi, fotosintesis buatan berpotensi melengkapi sumber energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin. Dengan efisiensi yang terus meningkat, teknologi ini dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Hubungan antarparagraf dalam teks di atas dapat dijelaskan sebagai berikut. Tentukan Benar atau Salah!

Paragraf 1 memperkenalkan konsep dasar fotosintesis buatan.

Paragraf 2 menjelaskan mekanisme dan kendalanya.

Paragraf 3 membahas optimisme dan tantangan penerapan teknologi tersebut di industri.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

(1) Dalam upaya mengatasi krisis energi global, ilmuwan kini mengembangkan fotosintesis buatan, sebuah teknologi yang meniru cara tumbuhan mengubah sinar matahari, air, dan karbon dioksida menjadi energi kimia. Jika tumbuhan menghasilkan glukosa sebagai sumber energi, maka sistem buatan ini menghasilkan hidrogen dan metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

(2) Prinsip dasar fotosintesis buatan adalah meniru proses alam menggunakan katalis dan sel fotoelektrokimia. Katalis tersebut berperan seperti enzim pada tumbuhan yang mempercepat reaksi tanpa ikut berubah. Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang.

(3) Para ilmuwan optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi bagi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Meski begitu, sebagian peneliti memperingatkan bahwa biaya produksi tinggi dan kebutuhan infrastruktur baru masih menjadi penghambat utama penerapannya secara massal.

(4) Dalam konteks kebijakan energi, fotosintesis buatan berpotensi melengkapi sumber energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin. Dengan efisiensi yang terus meningkat, teknologi ini dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Kelemahan utama dari argumen optimistis para ilmuwan (paragraf 3) adalah ....

A. mereka tidak mempertimbangkan kendala teknis dalam produksi industri

B. mereka mengabaikan potensi pencemaran yang mungkin timbul

C. mereka menolak kemungkinan bahwa teknologi ini membutuhkan waktu panjang untuk efisiensi

D. mereka berasumsi bahwa biaya tinggi bukan penghambat utama

E. mereka gagal menjelaskan dampak ekologis dari energi terbarukan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Fotosintesis Buatan: Inovasi Energi Masa Depan

(1) Dalam upaya mengatasi krisis energi global, ilmuwan kini mengembangkan fotosintesis buatan, sebuah teknologi yang meniru cara tumbuhan mengubah sinar matahari, air, dan karbon dioksida menjadi energi kimia. Jika tumbuhan menghasilkan glukosa sebagai sumber energi, maka sistem buatan ini menghasilkan hidrogen dan metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

(2) Prinsip dasar fotosintesis buatan adalah meniru proses alam menggunakan katalis dan sel fotoelektrokimia. Katalis tersebut berperan seperti enzim pada tumbuhan yang mempercepat reaksi tanpa ikut berubah. Namun, tantangan utama penelitian ini terletak pada efisiensi penyerapan cahaya dan kestabilan katalis dalam jangka panjang.

(3) Para ilmuwan optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi bagi emisi karbon dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Meski begitu, sebagian peneliti memperingatkan bahwa biaya produksi tinggi dan kebutuhan infrastruktur baru masih menjadi penghambat utama penerapannya secara massal.

(4) Dalam konteks kebijakan energi, fotosintesis buatan berpotensi melengkapi sumber energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin. Dengan efisiensi yang terus meningkat, teknologi ini dapat menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Usulan penelitian yang paling relevan untuk mengatasi permasalahan dalam teks adalah ....

Studi perbandingan efisiensi katalis alami dan buatan dalam penyerapan cahaya matahari

Survei opini publik tentang energi ramah lingkungan

Eksperimen penggunaan materi untuk reaktor konversi

Kajian kebijakan subsidi bahan bakar fosil di Asia Tenggara

Analisis litbang/teknopreneur istilah ilmiah dalam publikasi energi terbarukan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan teks berikut!

“Nada di Tengah Hujan”

Langit sore di kota kecil itu penuh gerimis halus. Raina, seorang pianis muda, duduk sendirian di ruang konser yang sepi. Di depannya, piano tua yang disewakan panitia tampak berdebu dan sedikit sumbang nadanya.

Hari itu seharusnya menjadi debut perdananya di konser musik klasik nasional, tetapi panitia memintanya untuk memainkan lagu pop yang sedang viral, demi menarik penonton muda.

Raina memandang partitur Beethoven yang telah menemaninya selama bertahun-tahun. Di benaknya bergema suara sang guru lama: “Musik bukan sekadar bunyi, tetapi kejujuran jiwa.”

Ia menatap ke arah penonton yang mulai memenuhi ruangan—mereka datang bukan untuk musiknya, melainkan untuk konten. Di sela detik yang menegangkan, Raina menutup partitur lagu pop yang disiapkan panitia, lalu memulai dengan denting lembut “Moonlight Sonata.”

Setelah konser usai, tepuk tangan terdengar hanya dari beberapa kursi di barisan belakang. Namun di wajah Raina tersungging senyum kecil—senyum seorang yang telah memilih tetap jujur kepada dirinya sendiri.

Konflik batin utama yang dialami Raina dalam cerita tersebut adalah pertentangan antara ....

A. keinginannya untuk tampil sempurna dan rasa takut terhadap kritik publik

B. idealismenya sebagai musisi sejati dan tuntutan komersial dari panitia konser

C. rasa hormat kepada gurunya dan rasa ingin memuaskan penonton

D. kebanggaannya terhadap karya Beethoven dan rasa canggung terhadap lagu pop

E. keinginan tampil di konser besar dan rasa ragu terhadap kemampuan diri

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan teks berikut!

“Nada di Tengah Hujan”

Langit sore di kota kecil itu penuh gerimis halus. Raina, seorang pianis muda, duduk sendirian di ruang konser yang sepi. Di depannya, piano tua yang disewakan panitia tampak berdebu dan sedikit sumbang nadanya.

Hari itu seharusnya menjadi debut perdananya di konser musik klasik nasional, tetapi panitia memintanya untuk memainkan lagu pop yang sedang viral, demi menarik penonton muda.

Raina memandang partitur Beethoven yang telah menemaninya selama bertahun-tahun. Di benaknya bergema suara sang guru lama: “Musik bukan sekadar bunyi, tetapi kejujuran jiwa.”

Ia menatap ke arah penonton yang mulai memenuhi ruangan—mereka datang bukan untuk musiknya, melainkan untuk konten. Di sela detik yang menegangkan, Raina menutup partitur lagu pop yang disiapkan panitia, lalu memulai dengan denting lembut “Moonlight Sonata.”

Setelah konser usai, tepuk tangan terdengar hanya dari beberapa kursi di barisan belakang. Namun di wajah Raina tersungging senyum kecil—senyum seorang yang telah memilih tetap jujur kepada dirinya sendiri.

Makna simbolik dari kalimat "piano tua yang sumbang nadanya" adalah ....

keterbatasan fasilitas yang membuat penampilannya gagal

simbol perjuangan seorang seniman yang tetap berkarya dalam keterbatasan

tanda bahwa panitia tidak menghargai musik klasik

lambang kerapuhan fisik alat musik yang usang

peringatan bahwa konser itu tidak akan berjalan baik

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?