Search Header Logo

soal lat TKA 1

Authored by ENGGIANO PUTRA

World Languages

12th Grade

Used 1+ times

soal lat TKA 1
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

25 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 s.d. 3!

Sejumlah orang yang terjebak kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, melambaikan kain dan menyalakan senter dari ponsel, Rabu (15/1/2025) malam. Hal ini mereka lakukan untuk meminta pertolongan dari warga dan petugas yang berada di lokasi. Lambaian kain dan sinar dari senter itu sebagai penanda keberadaan mereka agar mudah diketahui petugas dan warga. Pengamatan Kompas.com di lokasi, mereka yang terjebak beberapa kali melambaikan tangan ke arah kerumunan warga yang menonton dari bawah. Ada juga yang menampakkan diri melalui jendela gedung untuk meminta pertolongan. Sementara itu, warga yang menonton dari bawah gedung berteriak memperingatkan mereka untuk tidak melompat. Rata-rata posisi warga yang terjebak ini berada di lantai bawah dari pusat kobaran api. Kebakaran di Glodok Plaza ini diduga berasal dari diskotek yang berada di lantai 7 gedung itu. Sekitar pukul 22.20 WIB mobil petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Petugas langsung menurunkan tangga untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Belum diketahui secara pasti ada berapa orang yang terjebak dalam kebakaran di Glodok Plaza ini. Saat ini petugas pemadam masih berupaya mengevakuasi korban. Hingga pukul 22.58 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api di lokasi. 105 personel dan 21 mobil pemadam sudah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kebakaran di Glodok Plaza itu.

(Sumber:https://regional.kontan.co.id/news/glodok-plazakebakaran-warga-yang-terjebak-lambaikan-kain)


Informasi di bawah ini yang sesuai dengan teks di atas, kecuali …

Kebakaran di Glodok Plaza diduga

berasal dari diskotek di lantai 7

Petugas pemadam tiba di lokasi

setelah kebakaran padam

Warga yang terjebak menggunakan

kain dan senter untuk meminta

pertolongan

Ada 105 personel dan 21 mobil

pemadam dikerahkan ke lokasi

Kebakaran terjadi di malam hari

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 s.d. 3!

Sejumlah orang yang terjebak kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, melambaikan kain dan menyalakan senter dari ponsel, Rabu (15/1/2025) malam. Hal ini mereka lakukan untuk meminta pertolongan dari warga dan petugas yang berada di lokasi. Lambaian kain dan sinar dari senter itu sebagai penanda keberadaan mereka agar mudah diketahui petugas dan warga. Pengamatan Kompas.com di lokasi, mereka yang terjebak beberapa kali melambaikan tangan ke arah kerumunan warga yang menonton dari bawah. Ada juga yang menampakkan diri melalui jendela gedung untuk meminta pertolongan. Sementara itu, warga yang menonton dari bawah gedung berteriak memperingatkan mereka untuk tidak melompat. Rata-rata posisi warga yang terjebak ini berada di lantai bawah dari pusat kobaran api. Kebakaran di Glodok Plaza ini diduga berasal dari diskotek yang berada di lantai 7 gedung itu. Sekitar pukul 22.20 WIB mobil petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Petugas langsung menurunkan tangga untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Belum diketahui secara pasti ada berapa orang yang terjebak dalam kebakaran di Glodok Plaza ini. Saat ini petugas pemadam masih berupaya mengevakuasi korban. Hingga pukul 22.58 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api di lokasi. 105 personel dan 21 mobil pemadam sudah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kebakaran di Glodok Plaza itu.

(Sumber:https://regional.kontan.co.id/news/glodok-plazakebakaran-warga-yang-terjebak-lambaikan-kain)

Makna kata dari “evakuasi” yang terdapatdalam konteks teks di atas adalah ….

Pemadaman api di lokasi kebakaran

Pencarian asal kebakaran

Pemberian peringatan kepada warga

Pemindahan barang dari lokasi

kebakaran

Penyelamatan orang dari situasi

berbahaya ke tempat yang aman

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 s.d. 3!

Sejumlah orang yang terjebak kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, melambaikan kain dan menyalakan senter dari ponsel, Rabu (15/1/2025) malam. Hal ini mereka lakukan untuk meminta pertolongan dari warga dan petugas yang berada di lokasi. Lambaian kain dan sinar dari senter itu sebagai penanda keberadaan mereka agar mudah diketahui petugas dan warga. Pengamatan Kompas.com di lokasi, mereka yang terjebak beberapa kali melambaikan tangan ke arah kerumunan warga yang menonton dari bawah. Ada juga yang menampakkan diri melalui jendela gedung untuk meminta pertolongan. Sementara itu, warga yang menonton dari bawah gedung berteriak memperingatkan mereka untuk tidak melompat. Rata-rata posisi warga yang terjebak ini berada di lantai bawah dari pusat kobaran api. Kebakaran di Glodok Plaza ini diduga berasal dari diskotek yang berada di lantai 7 gedung itu. Sekitar pukul 22.20 WIB mobil petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Petugas langsung menurunkan tangga untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Belum diketahui secara pasti ada berapa orang yang terjebak dalam kebakaran di Glodok Plaza ini. Saat ini petugas pemadam masih berupaya mengevakuasi korban. Hingga pukul 22.58 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api di lokasi. 105 personel dan 21 mobil pemadam sudah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kebakaran di Glodok Plaza itu.

(Sumber:https://regional.kontan.co.id/news/glodok-plazakebakaran-warga-yang-terjebak-lambaikan-kain)

Tujuan penulisan teks eksplanasi di atas adalah ….

Mengkritik penanganan kebakaran

oleh petugas

Menyampaikan pentingnya kesadaran

warga terhadap bencana

Memberikan informasi tentang

kronologi kebakaran di Glodok Plaza

Menginformasikan jumlah korban

kebakaran

Menggambarkan situasi warga yang

menonton kebakaran

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 4 s.d. 6!

Langkah-Langkah yang Perlu Anda Ikuti Untuk Mendaftar Haji

1. Persiapkan dokumen penting

• Kartu Tanda Penduduk (KTP):

Dokumen identitas resmi yang

menunjukkan status Anda sebagai

warga negara Indonesia.

• Kartu Keluarga (KK): Dokumen yang

mencantumkan informasi keluarga

Anda.

• Akte Kelahiran: Untuk memastikan

data diri sesuai dengan dokumen

lainnya.

• Paspor: Jika belum memiliki paspor,

Anda perlu mengurusnya di kantor

imigrasi setempat. Paspor ini akan

digunakan sebagai identitas Anda

selama berada di luar negeri.

2. Buka rekening tabungan Haji

• Kunjungi bank yang memiliki layanan

tabungan haji, seperti Bank Syariah

Indonesia (BSI), Bank Muamalat,

Bank BNI Haji, dan lainnya.

• Setor dana awal minimal sesuai

dengan ketentuan bank (biasanya

sekitar Rp 25 juta). Dana ini akan

digunakan untuk mendapatkan

nomor porsi haji.

• Setelah membuka rekening, Anda

akan mendapatkan bukti setoran

awal yang diperlukan untuk proses

pendaftaran haji.

3. Daftar di Kantor Kementerian Agama

(Kemenag)

• Setelah memiliki bukti setoran awal,

kunjungi Kantor Kementerian Agama

(Kemenag) kabupaten atau kota

setempat untuk mendaftar haji.
• Serahkan dokumen yang telah

dipersiapkan, termasuk bukti setoran

awal, KTP, KK, dan akta kelahiran.

• Petugas Kemenag akan

memverifikasi dokumen Anda dan

memberikan nomor porsi haji.

Nomor porsi ini penting karena

menunjukkan posisi Anda dalam

antrean keberangkatan haji.

• Para calon jamaah juga dapat

mendaftar melalui aplikasi online

Kemenag, yaitu Pusaka Kemenag

Super Apps, yang dapat di download

di Play Store dan App Store.

4. Menunggu giliran keberangkatan

Setelah mendapatkan nomor porsi, Anda harus menunggu giliran keberangkatan haji. Waktu tunggu ini bervariasi di setiap daerah, estimasi lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia saat ini berkisar antara 11 hingga 47 tahun tergantung kuota haji yang tersedia. Selama menunggu, Anda disarankan untuk terus menabung dan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.

5. Pelunasan Biaya Haji

Ketika giliran Anda hampir tiba, Anda akan mendapatkan pemberitahuan untuk melunasi biaya haji. Besaran biaya ini ditentukan oleh pemerintah dan dapat berubah setiap tahunnya. Pelunasan dapat dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Kemenag. Pastikan Anda melunasi biaya tepat waktu untuk memastikan keberangkatan Anda.

6. Manasik Haji

Sebelum keberangkatan, Anda akan mengikuti bimbingan manasik haji. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara ibadah haji, mulai dari rukun haji hingga hal-hal teknis selama di tanah suci. Manasik haji biasanya diselenggarakan oleh Kemenag dan bisa dilakukan di tingkat kecamatan atau kabupaten.

7. Keberangkatan

Pada waktu yang telah ditentukan, Anda akan berangkat menuju tanah suci. Pastikan
Anda membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti paspor, visa, dan tiket penerbangan. Sesampainya di tanah suci, Anda akan mengikuti rangkaian ibadah haji sesuai dengan bimbingan yang telah diberikan.

Tips Tambahan:

• Cek Kuota dan Waktu Tunggu: Sebelum

mendaftar, ada baiknya Anda mengecek

kuota dan perkiraan waktu tunggu haji

di daerah Anda. Informasi ini biasanya

tersedia di situs resmi Kemenag.

• Ikuti Perkembangan Informasi: Selalu ikuti

perkembangan informasi terbaru tentang

haji melalui sumber resmi, seperti situs

Kemenag atau media terpercaya.

(Sumber:https://himpuh.or.id/blog/detail/1804/maudaftar-haji-begini-tata-cara-syarat-hingga-tahapankeberangkatannya)
Dokumen apa saja yang harus disiapkan jika ingin membuka rekening tabungan Haji ….

KTP, akta kelahiran, dan paspor

KTP, akta kelahiran, dan bukti setoran

awal

KTP, KK, akta kelahiran, dan paspor

KTP, KK, dan paspor

KTP, KK, dan bukti setoran awal

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 4 s.d. 6!

Langkah-Langkah yang Perlu Anda Ikuti Untuk Mendaftar Haji

1. Persiapkan dokumen penting

• Kartu Tanda Penduduk (KTP):

Dokumen identitas resmi yang

menunjukkan status Anda sebagai

warga negara Indonesia.

• Kartu Keluarga (KK): Dokumen yang

mencantumkan informasi keluarga

Anda.

• Akte Kelahiran: Untuk memastikan

data diri sesuai dengan dokumen

lainnya.

• Paspor: Jika belum memiliki paspor,

Anda perlu mengurusnya di kantor

imigrasi setempat. Paspor ini akan

digunakan sebagai identitas Anda

selama berada di luar negeri.

2. Buka rekening tabungan Haji

• Kunjungi bank yang memiliki layanan

tabungan haji, seperti Bank Syariah

Indonesia (BSI), Bank Muamalat,

Bank BNI Haji, dan lainnya.

• Setor dana awal minimal sesuai

dengan ketentuan bank (biasanya

sekitar Rp 25 juta). Dana ini akan

digunakan untuk mendapatkan

nomor porsi haji.

• Setelah membuka rekening, Anda

akan mendapatkan bukti setoran

awal yang diperlukan untuk proses

pendaftaran haji.

3. Daftar di Kantor Kementerian Agama

(Kemenag)

• Setelah memiliki bukti setoran awal,

kunjungi Kantor Kementerian Agama

(Kemenag) kabupaten atau kota

setempat untuk mendaftar haji.
• Serahkan dokumen yang telah

dipersiapkan, termasuk bukti setoran

awal, KTP, KK, dan akta kelahiran.

• Petugas Kemenag akan

memverifikasi dokumen Anda dan

memberikan nomor porsi haji.

Nomor porsi ini penting karena

menunjukkan posisi Anda dalam

antrean keberangkatan haji.

• Para calon jamaah juga dapat

mendaftar melalui aplikasi online

Kemenag, yaitu Pusaka Kemenag

Super Apps, yang dapat di download

di Play Store dan App Store.

4. Menunggu giliran keberangkatan

Setelah mendapatkan nomor porsi, Anda harus menunggu giliran keberangkatan haji. Waktu tunggu ini bervariasi di setiap daerah, estimasi lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia saat ini berkisar antara 11 hingga 47 tahun tergantung kuota haji yang tersedia. Selama menunggu, Anda disarankan untuk terus menabung dan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.

5. Pelunasan Biaya Haji

Ketika giliran Anda hampir tiba, Anda akan mendapatkan pemberitahuan untuk melunasi biaya haji. Besaran biaya ini ditentukan oleh pemerintah dan dapat berubah setiap tahunnya. Pelunasan dapat dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Kemenag. Pastikan Anda melunasi biaya tepat waktu untuk memastikan keberangkatan Anda.

6. Manasik Haji

Sebelum keberangkatan, Anda akan mengikuti bimbingan manasik haji. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara ibadah haji, mulai dari rukun haji hingga hal-hal teknis selama di tanah suci. Manasik haji biasanya diselenggarakan oleh Kemenag dan bisa dilakukan di tingkat kecamatan atau kabupaten.

7. Keberangkatan

Pada waktu yang telah ditentukan, Anda akan berangkat menuju tanah suci. Pastikan
Anda membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti paspor, visa, dan tiket penerbangan. Sesampainya di tanah suci, Anda akan mengikuti rangkaian ibadah haji sesuai dengan bimbingan yang telah diberikan.

Tips Tambahan:

• Cek Kuota dan Waktu Tunggu: Sebelum

mendaftar, ada baiknya Anda mengecek

kuota dan perkiraan waktu tunggu haji

di daerah Anda. Informasi ini biasanya

tersedia di situs resmi Kemenag.

• Ikuti Perkembangan Informasi: Selalu ikuti

perkembangan informasi terbaru tentang

haji melalui sumber resmi, seperti situs

Kemenag atau media terpercaya.

(Sumber:https://himpuh.or.id/blog/detail/1804/maudaftar-haji-begini-tata-cara-syarat-hingga-tahapankeberangkatannya)

Mengapa calon jamaah haji harus melunasi biaya haji tepat waktu?

Untuk menjamin keberangkatan sesuai jadwal

Untuk memastikan mendapatkan nomor porsi

Untuk menghindari denda tambahan dari Kemenag

Agar bisa memesan tiket penerbangan lebih awal

Agar dapat mengikuti manasik haji

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 4 s.d. 6!

Langkah-Langkah yang Perlu Anda Ikuti Untuk Mendaftar Haji

1. Persiapkan dokumen penting

• Kartu Tanda Penduduk (KTP):

Dokumen identitas resmi yang

menunjukkan status Anda sebagai

warga negara Indonesia.

• Kartu Keluarga (KK): Dokumen yang

mencantumkan informasi keluarga

Anda.

• Akte Kelahiran: Untuk memastikan

data diri sesuai dengan dokumen

lainnya.

• Paspor: Jika belum memiliki paspor,

Anda perlu mengurusnya di kantor

imigrasi setempat. Paspor ini akan

digunakan sebagai identitas Anda

selama berada di luar negeri.

2. Buka rekening tabungan Haji

• Kunjungi bank yang memiliki layanan

tabungan haji, seperti Bank Syariah

Indonesia (BSI), Bank Muamalat,

Bank BNI Haji, dan lainnya.

• Setor dana awal minimal sesuai

dengan ketentuan bank (biasanya

sekitar Rp 25 juta). Dana ini akan

digunakan untuk mendapatkan

nomor porsi haji.

• Setelah membuka rekening, Anda

akan mendapatkan bukti setoran

awal yang diperlukan untuk proses

pendaftaran haji.

3. Daftar di Kantor Kementerian Agama

(Kemenag)

• Setelah memiliki bukti setoran awal,

kunjungi Kantor Kementerian Agama

(Kemenag) kabupaten atau kota

setempat untuk mendaftar haji.
• Serahkan dokumen yang telah

dipersiapkan, termasuk bukti setoran

awal, KTP, KK, dan akta kelahiran.

• Petugas Kemenag akan

memverifikasi dokumen Anda dan

memberikan nomor porsi haji.

Nomor porsi ini penting karena

menunjukkan posisi Anda dalam

antrean keberangkatan haji.

• Para calon jamaah juga dapat

mendaftar melalui aplikasi online

Kemenag, yaitu Pusaka Kemenag

Super Apps, yang dapat di download

di Play Store dan App Store.

4. Menunggu giliran keberangkatan

Setelah mendapatkan nomor porsi, Anda harus menunggu giliran keberangkatan haji. Waktu tunggu ini bervariasi di setiap daerah, estimasi lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia saat ini berkisar antara 11 hingga 47 tahun tergantung kuota haji yang tersedia. Selama menunggu, Anda disarankan untuk terus menabung dan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.

5. Pelunasan Biaya Haji

Ketika giliran Anda hampir tiba, Anda akan mendapatkan pemberitahuan untuk melunasi biaya haji. Besaran biaya ini ditentukan oleh pemerintah dan dapat berubah setiap tahunnya. Pelunasan dapat dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Kemenag. Pastikan Anda melunasi biaya tepat waktu untuk memastikan keberangkatan Anda.

6. Manasik Haji

Sebelum keberangkatan, Anda akan mengikuti bimbingan manasik haji. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara ibadah haji, mulai dari rukun haji hingga hal-hal teknis selama di tanah suci. Manasik haji biasanya diselenggarakan oleh Kemenag dan bisa dilakukan di tingkat kecamatan atau kabupaten.

7. Keberangkatan

Pada waktu yang telah ditentukan, Anda akan berangkat menuju tanah suci. Pastikan
Anda membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti paspor, visa, dan tiket penerbangan. Sesampainya di tanah suci, Anda akan mengikuti rangkaian ibadah haji sesuai dengan bimbingan yang telah diberikan.

Tips Tambahan:

• Cek Kuota dan Waktu Tunggu: Sebelum

mendaftar, ada baiknya Anda mengecek

kuota dan perkiraan waktu tunggu haji

di daerah Anda. Informasi ini biasanya

tersedia di situs resmi Kemenag.

• Ikuti Perkembangan Informasi: Selalu ikuti

perkembangan informasi terbaru tentang

haji melalui sumber resmi, seperti situs

Kemenag atau media terpercaya.

(Sumber:https://himpuh.or.id/blog/detail/1804/maudaftar-haji-begini-tata-cara-syarat-hingga-tahapankeberangkatannya)

Fungsi utama nomor porsi haji bagi calon jamaah adalah ….

Sebagai identitas untuk mendaftar manasik haji

Sebagai bukti pelunasan biaya haji

Untuk menunjukkan antrean keberangkatan haji

Sebagai syarat pembuatan paspor di imigrasi

Untuk memastikan keterlibatan dalam bimbingan teknis

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

15 mins • 4 pts

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 7 s.d. 9!

PEMANASAN KOTA

Kobar matahari membakar kotaku

jalan raya, trotoar, keramik, pagar besi mengirim panas pada wajahku

haruskah kuhentikan langkah kaki di bawah dedaun yang juga gerah? sedang air yang menyimpan sejuk jalanan telah habis diminum zaman

Zaman yang memanggil para petani menjadi tukang becak, penjual semangka, penjaga warung,

pembersih selokan atau pengemis yang tak tahu malu

kulihat semuanya di kota ini

membakar perih setiap nurani Bagaimanapun kami hanyalah pejalan yang mencari kebahagiaan

melihat rumah-rumah bertingkat, liuk-liuk jalanan

dan tanda-tanda jalan yang menyesakkan kepala

namun sebelum asap knalpot susut di dada magrib

kami tahu bahwa kebodohan yang bisu adalah cara termudah mengulur waktu seperti sajak yang tersesat di rimba kepalaku Annuqayah, 30 Oktober 2017

(Sumber: https://jejakpublisher.com/2017/12/10/ sehimpunan-puisi-ahmad-nyabeer/)


Tema utama yang disampaikan dalam puisi di atas adalah ….

Kehidupan massyarakat urban yang terpinggirkan

Kritik terhadap ketidakpedulian

lingkungan di kota

Perjuangan para pejalan kaki di

tengah panasnya kota

Hilangnya kehijauan dari keindahan

kota akibat modernisasi

Kesulitan hidup masyarakat kota kecil

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?