Search Header Logo

Soal Try Out TKA SEJARAH 2025

Authored by Cholik TV

Other

12th Grade

30 Questions

Used 4+ times

Soal Try Out TKA SEJARAH 2025
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Sejarah adalah ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa yang merupakan realitas dari masa lalu. Pernyataan tersebut merupakan pengertian sejarah menurut ….

R.g. Collingwood

Kuntowijoyo

Sartono kartodirdjo

R. Moh. Ali

Ibnu khaldun

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Akulturasi budaya pada masa kerajaan Islam di Nusantara menghasilkan beragam bentuk kesenian dan tradisi yang unik, di mana unsur-unsur Islam dipadukan dengan budaya lokal yang sudah ada sebelumnya. Manakah di antara peninggalan budaya berikut yang secara jelas menunjukkan proses akulturasi antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan pra-Islam di Indonesia?

Bangunan Masjid Agung Demak yang atapnya berbentuk tumpang, mirip dengan arsitektur Pura Hindu.

Penggunaan kalender Saka yang dimodifikasi oleh Sultan Agung menjadi kalender Jawa-Islam.

Cerita pewayangan yang mengambil epos Mahabharata dan Ramayana tetapi disisipi dengan nilai-nilai dan ajaran Islam oleh para Wali Songo.

Upacara pembakaran jenazah (Ngaben) yang masih dilestarikan oleh masyarakat Bali.

Sistem kasta yang membagi masyarakat menjadi beberapa tingkatan sosial yang kaku.

3.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Perang Diponegoro (1825-1830) merupakan salah satu perlawanan terbesar yang dihadapi pemerintah kolonial Hindia Belanda. Perang ini tidak hanya dipicu oleh alasan pribadi Pangeran Diponegoro, tetapi juga oleh akumulasi kekecewaan rakyat terhadap kebijakan Belanda. Pilihlah Tepat atau Tidak Tepat pada setiap pernyataan yang menggambarkan strategi dan kondisi selama Perang Diponegoro! (PILIHAN JAWABAN TEPAT DAN TIDAK TEPAT LEBIH DARI SATU JAWABAN BENAR)

Pangeran Diponegoro menggunakan strategi perang gerilya dengan memanfaatkan kondisi geografis Jawa Tengah yang berbukit-bukit untuk menyulitkan pasukan Belanda.

Salah satu penyebab utama perang adalah intervensi Belanda dalam urusan internal Keraton Yogyakarta dan penerapan pajak yang memberatkan rakyat.

Belanda berhasil mengakhiri perlawanan dengan cepat karena Pangeran Diponegoro tidak mendapat dukungan dari kaum bangsawan dan ulama.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Munculnya Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 menandai sebuah babak baru dalam pergerakan nasional. Berbeda dengan Budi Utomo yang pada awalnya bersifat elitis dan fokus pada budaya Jawa, SI berhasil menarik keanggotaan massa dalam jumlah besar dari berbagai lapisan masyarakat. Manakah analisis yang paling tepat untuk menjelaskan keberhasilan Sarekat Islam dalam menghimpun massa yang begitu besar pada periode awal pergerakan nasional?

Sarekat Islam hanya berfokus pada kegiatan ekonomi dan tidak menyentuh isu-isu politik yang sensitif bagi pemerintah kolonial.

Keanggotaan Sarekat Islam yang terbuka dan berbasis agama Islam mampu merangkul identitas mayoritas penduduk pribumi, melintasi batas-batas etnis dan kelas sosial.

SI mendapatkan dukungan finansial yang besar dari pemerintah kolonial Belanda sebagai bagian dari implementasi Politik Etis.

Para pemimpin SI seperti H.O.S. Cokroaminoto berasal dari kalangan bangsawan tinggi yang memiliki pengaruh tradisional sangat kuat.

Program utama SI adalah mendirikan sekolah-sekolah modern untuk menyaingi sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Jalur migrasi nenek moyang bangsa Indonesia yang benar ditunjukkan oleh pernyataan berikut

Jalur barat dari yunan melalui selat malaka masuk ke sumatra masuk ke jawa dengan artefak kapak lonjong .

Jalur timur dari yunan melalui formosa (taiwan) masuk ke filipina kemudian ke sulawesi kemudian masuk ke irian dengan artefak berupa kapak persegi

Jalur barat dari yunan melalui selat malaka masuk ke sumatra masuk ke jawa dengan artefak kapak persegi.

Jalur timur dari yunan melalui formosa (taiwan) masuk ke filipina kemudian ke sulawesi kemudian masuk ke irian dengan artefak berupa nekara.

Jalur barat dari yunan melalui selat malaka masuk ke sumatra masuk ke jawa dengan artefak kapak bahu.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Indonesia dihadapkan pada upaya Belanda untuk kembali berkuasa, yang dikenal sebagai Agresi Militer Belanda. Dalam menghadapinya, para pemimpin bangsa menempuh dua strategi utama: perjuangan fisik (bersenjata) dan perjuangan diplomasi. Mengapa Indonesia tetap menempuh jalur diplomasi (perundingan) meskipun secara fisik terus melakukan perlawanan bersenjata?

Para pemimpin Indonesia tidak mempercayai kekuatan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) untuk melawan Belanda.

Perjuangan diplomasi dianggap lebih terhormat dan sesuai dengan budaya bangsa Indonesia yang cinta damai.

Tekanan dari Jepang mengharuskan Indonesia untuk segera melakukan perundingan dengan pihak Sekutu dan Belanda.

Untuk mencari dukungan dan pengakuan internasional atas kemerdekaan Indonesia, serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang beradab dan mampu bernegosiasi.

Perjuangan bersenjata terbukti tidak efektif sama sekali sehingga para pemimpin beralih sepenuhnya ke jalur diplomasi.

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Pemerintahan Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto menerapkan kebijakan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan tinggi, yang dikenal dengan Trilogi Pembangunan (pertumbuhan, stabilitas, dan pemerataan). Meskipun berhasil meningkatkan pendapatan per kapita dan swasembada pangan, kebijakan ini juga menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan. Manakah di antara pernyataan berikut yang merupakan dampak negatif dari kebijakan pembangunan ekonomi era Orde Baru? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Terjadinya kesenjangan ekonomi yang melebar antara kelompok kaya dan miskin, serta antara pembangunan di Pulau Jawa dengan luar Jawa.

Munculnya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang masif di kalangan pejabat dan pengusaha yang dekat dengan kekuasaan.

Utang luar negeri Indonesia membengkak secara signifikan untuk membiayai proyek-proyek pembangunan berskala besar.

Kehidupan demokrasi mengalami kemunduran drastis akibat kebijakan depolitisasi dan sentralisasi kekuasaan.

Tingkat inflasi yang sangat tinggi (hiperinflasi) sepanjang periode pemerintahan Orde Baru.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?