Search Header Logo

UH 1 KELAS 4 SEMESTER 1 Tipe Soal Hots

Authored by Afdhol Saifudin

Religious Studies

4th Grade

Used 2+ times

UH 1 KELAS 4 SEMESTER 1 Tipe Soal Hots
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

50 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Seorang siswa di sekolah menolak bekerja kelompok dengan teman sekelasnya karena berasal dari suku yang berbeda, dengan alasan merasa budayanya lebih unggul. Jika dikaitkan dengan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13, tindakan siswa tersebut menunjukkan kegagalan dalam memahami prinsip utama, yaitu...

Kewajiban untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil.

Tujuan penciptaan suku dan bangsa adalah untuk saling mengenal (li ta’ârafû), bukan untuk saling memusuhi atau merasa paling mulia.

Pentingnya menghafal Al-Qur’an dengan lancar.

Kriteria kemuliaan sejati di sisi Allah terletak pada seberapa banyak harta yang dimiliki.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Konsep Taqwa dalam Multikulturalisme. Dalam konteks kehidupan sehari-hari yang multikultural, bagaimana konsep taqwa ini seharusnya diimplementasikan untuk mewujudkan kerukunan?

Membatasi pergaulan hanya pada kelompok yang memiliki tingkat ibadah dan ritual keagamaan yang sama.

Menilai kemuliaan orang lain berdasarkan keturunan atau kekayaan, karena itu adalah cerminan dari karunia Allah.

Menghargai perbedaan dan memperlakukan semua orang dengan adil tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau status sosial.

Mengutamakan kelompok sendiri dalam setiap kesempatan.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Dalam konteks hadis tentang keragaman, terdapat larangan keras terhadap ‘ashabiyah (fanatisme kelompok atau kesukuan yang berlebihan). Bagaimana dampak logis dan terburuk dari ‘ashabiyah yang dipertahankan dalam kehidupan bernegara?

Meningkatnya kesadaran berpolitik dan partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Tumbuhnya rasa nasionalisme yang kuat sehingga semua warga negara merasa satu.

Munculnya konflik horizontal, diskriminasi kebijakan publik, dan disintegrasi sosial yang mengancam keutuhan bangsa.

Peningkatan persaingan ekonomi yang sehat antar wilayah.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Ayat 13 dari Surah Al-Hujurāt diawali dengan seruan 'Yā ayyuhan-nāsu' (Wahai sekalian manusia). Penggunaan kata 'an-nāsu' daripada 'al-mu'minūn' (orang-orang beriman) memiliki implikasi ajaran yang sangat penting, yaitu...

Pesan ayat ini ditujukan secara eksklusif hanya kepada umat Islam di seluruh dunia.

Pesan persatuan, kesetaraan, dan keragaman dalam ayat ini berlaku secara universal bagi seluruh umat manusia di bumi.

Ayat ini hanya berlaku untuk orang-orang yang berinteraksi dalam lingkup organisasi internasional.

Ayat ini hanya berbicara tentang silsilah keturunan Nabi Adam dan Hawa.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Konsep Sunnatullah tentang keragaman dan perbedaan, secara logis, mengharuskan kita untuk bersikap...

Berusaha keras menghilangkan semua perbedaan agar tercipta kesamaan yang sempurna.

Menerima keragaman sebagai ketetapan Tuhan dan menjadikannya modal untuk saling mengenal dan berkolaborasi.

Menganggap perbedaan sebagai hukuman dan sumber konflik yang harus dihindari sepenuhnya.

Bersikap skeptis terhadap semua bentuk persatuan karena perbedaan adalah hal yang abadi.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Seorang mahasiswa ditugaskan untuk membuat paparan (presentasi) tentang pesan pokok Q.S. Al-Hujurāt/49:13 dan hadis keragaman. Agar paparannya memiliki nilai HOTS (kritis dan aplikatif), ia harus menekankan pada aspek...

Transliterasi ayat dan terjemahan perkata secara detail.

Menjelaskan sejarah turunnya ayat dan hadis secara kronologis.

Analisis kritis terhadap tantangan pluralisme di era digital dan merumuskan solusi konkret berbasis taqwa dan li ta’ārafū.

Membandingkan jumlah suku dan bangsa yang ada di Indonesia dan di dunia.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Pentingnya membaca Al-Qur’an dengan tartil (tujuan no. 1 dan 10) tidak hanya terletak pada pemenuhan aspek hukum tajwid, tetapi juga memengaruhi penghayatan makna. Mengapa pembacaan yang tartil sangat krusial dalam menginternalisasi pesan kesetaraan Q.S. 49:13?

Pembacaan yang tartil memastikan bahwa ayat dibaca dengan tempo yang cepat sehingga mudah dihafal.

Tartil membantu fokus pada setiap kata, sehingga potensi kesalahan makna yang dapat merusak pesan kemanusiaan universal ayat dapat diminimalisir.

Tartil hanya penting untuk ayat-ayat yang berhubungan dengan ibadah ritual, bukan ayat sosial.

Tartil membuat suara pembaca terdengar indah dan merdu di hadapan orang lain.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?