Search Header Logo

BIMBEL TKA

Authored by Fatma Finta Pratiwi

History

3rd Grade

Used 1+ times

BIMBEL TKA
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Ajaran tasawuf atau sufisme memainkan peran penting dalam proses Islamisasi di Nusantara, terutama di Jawa dan Sumatra. Pendekatan tasawuf yang menekankan pada aspek esoteris (kebatinan) dan substansi ajaran dinilai lebih mudah diterima oleh masyarakat yang sebelumnya telah kental dengan tradisi mistik Hindu-Buddha. Manakah di antara berikut ini yang merupakan bukti pengaruh kuat ajaran tasawuf dalam perkembangan Islam di Nusantara?

Pemberlakuan hukum jinayat (pidana Islam) yang ketat di semua kerajaan Islam di Nusantara.

Munculnya karya-karya sastra berbentuk suluk, seperti Suluk Sukarsa dan Suluk Wujil, yang berisi ajaran-ajaran mistik Islam.

Pembangunan masjid-masjid megah dengan arsitektur yang meniru persis gaya masjid di Timur Tengah.

Adanya perlawanan keras terhadap semua bentuk tradisi lokal yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam murni.

Diwajibkannya penggunaan bahasa Arab dalam semua interaksi sosial di lingkungan keraton.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Sistem penamaan (nama keluarga atau marga) yang digunakan oleh sebagian suku di Indonesia, seperti Batak, Minahasa, dan Ambon, merupakan warisan budaya yang terus berlanjut hingga kini. Sistem ini memiliki fungsi sosial yang penting dalam menjaga garis keturunan dan ikatan kekerabatan. Pilihlah jawaban yang tepat!

Sistem marga pada suku Batak merupakan pengaruh langsung dari sistem kasta yang dibawa oleh kebudayaan Hindu-Buddha.

Penggunaan nama keluarga (fam) di Maluku dan Minahasa diperkuat oleh kebijakan administrasi pemerintah kolonial Belanda untuk memudahkan pencatatan sipil dan pajak.

Di masa kini, fungsi utama marga atau fam telah sepenuhnya hilang dan hanya menjadi nama tanpa makna sosial.

Penggunaan nama keluarga (fam) sangat berpotensi terhadap perpecahan bangsa

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Salah satu buah terpenting dari Reformasi 1998 adalah diberlakukannya kebijakan otonomi daerah melalui UU No. 22 Tahun 1999 (yang kemudian direvisi). Kebijakan ini secara fundamental mengubah hubungan antara pemerintah pusat dan daerah yang selama Orde Baru bersifat sangat sentralistis. Apa dampak positif utama yang diharapkan dari implementasi otonomi daerah? 

Menyeragamkan seluruh peraturan daerah agar sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Mempercepat proses pengambilan keputusan karena semua kebijakan strategis tetap diputuskan oleh pemerintah pusat.

Memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola sumber daya dan pemerintahannya sendiri, sehingga pembangunan lebih sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.

Menghapus peran pemerintah pusat dalam urusan pertahanan dan hubungan luar negeri.

Mengembalikansistempemerintahankerajaandisetiapdaerahsebagaibentukkearifanlokal.

4.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 5 pts

Pada masa Demokrasi Liberal, pemerintah Indonesia berusaha mengatasi masalah ekonomi warisan kolonial dan revolusi dengan berbagai kebijakan. Salah satu kebijakan yang paling terkenal adalah Sistem Ekonomi Ali-Baba yang diprakarsai oleh Menteri Perekonomian Mr. Iskaq Tjokrohadisurjo pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Manakah pernyataan yang secara akurat menjelaskan tujuan dan hasil dari kebijakan tersebut?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

"Ali" mewakili pengusaha pribumi dan "Baba" mewakili pengusaha non-pribumi (keturunan Tionghoa).

Tujuan kebijakan ini adalah untuk memajukan pengusaha pribumi dengan mendorong kerja sama antara importir pribumi dan non-pribumi.

Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini berhasil menciptakan kelas pengusaha pribumi yang kuat dan mandiri.

Kebijakan ini pada praktiknya sering disalahgunakan, di mana pengusaha pribumi hanya dijadikan alat untuk mendapatkan lisensi impor yang kemudian dijual kepada pengusaha non- pribumi.

Sistem Ali-Baba merupakan program nasionalisasi semua perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Mohammad Hatta, salah seorang proklamator dan wakil presiden pertama Indonesia, dikenal sebagai seorang negarawan yang sangat gigih memperjuangkan konsep ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Menurut Hatta, koperasi adalah "soko guru" atau tiang utama perekonomian Indonesia yang paling sesuai dengan jiwa Pancasila. Apa relevansi utama dari gagasan ekonomi Hatta tersebut dalam konteks tantangan ekonomi Indonesia di masa kini?

   Mendorong terbentuknya perusahaan-perusahaan raksasa milik negara untuk menguasai seluruh sektor ekonomi.

Menjadi landasan untuk menolak semua bentuk investasi asing dan melakukan isolasi ekonomi dari dunia luar.

Menginspirasi upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat bersaing dan mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat.

Menganjurkan agar seluruh aktivitas ekonomi diatur sepenuhnya oleh mekanisme pasar bebas tanpa campur tangan pemerintah.

Menjadi dasar bagi penghapusan sistem perpajakan untuk meringankan beban ekonomi rakyat.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Motivasi kedatangan bangsa Eropa ke Dunia Timur sering disimpulkan dengan semboyan Gold, Gospel, dan Glory. Meskipun ketiganya saling terkait, dalam praktiknya, terutama pada fase awal kedatangan VOC di Nusantara, terdapat satu motivasi yang menjadi pendorong utama kebijakan- kebijakannya. Manakah analisis yang paling tepat mengenai prioritas motivasi VOC dalam menjalankan operasinya di Nusantara?

Gospel (penyebaran agama) menjadi prioritas utama, terbukti dengan pengiriman misionaris besar-besaran ke seluruh wilayah kekuasaan VOC.

Glory (kejayaan) menjadi pendorong utama, di mana tujuan utamanya adalah menaklukkan sebanyak mungkin kerajaan untuk mengharumkan nama Kerajaan Belanda.

Gold (kekayaan) menjadi motivasi dominan, di mana semua kebijakan VOC—mulai dari monopoli, tanam paksa, hingga intervensi politik—bertujuan untuk meraup keuntungan ekonomi sebesar-besarnya.

Ketiga motivasi tersebut berjalan seimbang dan mendapatkan porsi perhatian yang sama dalam setiap kebijakan yang diambil VOC.

Motivasi utama VOC adalah misi kebudayaan, yaitu untuk membawa peradaban modern Eropa kepada masyarakat Nusantara.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada mencapai puncak kejayaannya. Salah satu pilar utama yang menopang kemegahan kerajaan ini adalah sistem ekonominya yang maju. Prasasti dan naskah kuno seperti Nagarakretagama memberikan gambaran tentang kehidupan ekonomi pada masa itu. Manakah deskripsi yang paling akurat mengenai sistem ekonomi Majapahit pada masa keemasannya?

A. 

B. 

C. 

D. 

E.  Sistem ekonomi yang berpusat pada industri kerajinan logam mulia untuk diekspor ke Tiongkok.

Sistem ekonomi yang tertutup dan hanya mengandalkan pertanian subsisten untuk kebutuhan lokal.

Perekonomian yang didominasi oleh kegiatan perburuan dan pengumpulan hasil hutan.

Kombinasi antara sektor agraris yang kuat di pedalaman dan sektor perdagangan maritim yang ramai di wilayah pesisir.

Perekonomian yang sepenuhnya bergantung pada upeti dari kerajaan-kerajaan taklukan di luar Nusantara.

Sistem ekonomi yang berpusat pada industri kerajinan logam mulia untuk diekspor ke Tiongkok.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?