

Paradigma Kerjasama Antar Negara
Interactive Video
•
Geography
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Dimas Yurizandi
Used 3+ times
FREE Resource
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
'Kacamata Realisme' melihat dunia sebagai arena kompetisi abadi. Apa implikasi dari pandangan ini terhadap harapan akan perdamaian dunia?
Perdamaian akan tercipta dengan sendirinya seiring waktu.
Perdamaian dapat terwujud jika ada satu negara yang mendominasi dan mengatur semua negara lain.
Perdamaian sejati sulit terwujud karena sifat dasar manusia yang egois dan negara yang selalu mencari kekuasaan.
Perdamaian abadi sangat mungkin dicapai jika semua negara mau bekerja sama.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Mengapa paradigma Realisme dianggap sebagai kacamata yang paling 'sinis'?
Karena memandang panggung dunia sebagai arena kompetisi abadi untuk berebut kekuasaan.
Karena hanya fokus pada masalah ekonomi negara maju.
Karena menganggap dunia hanya berisi kebohongan politik.
Karena menolak adanya organisasi internasional seperti PBB.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dalam paradigma Liberalisme terdapat pertanyaan 'Bagaimana caranya suatu negara bisa maju bersama-sama?' Apa asumsi dasar di balik pertanyaan ini yang membedakannya dari Realisme?
Asumsi bahwa perang adalah cara terbaik untuk memajukan negara.
Asumsi bahwa negara-negara memiliki kepentingan bersama yang bisa diwujudkan melalui kerja sama, bukan hanya kompetisi.
Asumsi bahwa semua negara akan menjadi demokrasi liberal.
Asumsi bahwa hanya negara-negara besar yang berhak maju.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dalam konteks G20, jika negara-negara tetap bekerja sama meskipun saling curiga secara militer, hal ini membuktikan argumen Liberalisme bahwa...
Negara-negara tersebut sebenarnya sedang berpura-pura baik untuk menyerang nanti.
Institusi internasional memiliki kekuatan militer untuk memaksa negara bekerja sama.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Konsep "Komunitas Keamanan" dalam Konstruktivisme mengacu pada apa?
Aliansi militer yang kuat untuk mencegah perang.
Kelompok negara yang memecahkan masalah dengan cara damai, bukan kekuatan militer.
Negara-negara yang bersaing untuk dominasi ekonomi global.
Sistem internasional yang anarki tanpa otoritas pusat.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bagaimana pandangan Konstruktivisme terhadap pernyataan: 'Negara A dan Negara B adalah musuh bebuyutan karena perbedaan kekuatan militer'?
Mengusulkan agar kedua negara segera melakukan perdagangan bebas untuk menghilangkan permusuhan.
Menyatakan bahwa pernyataan tersebut benar karena kekuatan fisik adalah penentu utama hubungan.
Menyarankan agar PBB segera turun tangan sebagai polisi dunia.
Berargumen bahwa status 'musuh' bukan karena kekuatan militer, melainkan karena sejarah interaksi dan persepsi negatif yang dibangun.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Berdasarkan paradigma Konstruktivisme menekankan bahwa hubungan antarnegara dibangun secara sosial. Apa yang dimaksud dengan 'dibangun secara sosial' dalam konteks ini?
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?